Menikah Muda Karena Terpaksa

Menikah Muda Karena Terpaksa
Bab 124


__ADS_3

"Sayang," panggil Indah.


"Kenapa," jawab Rangga.


"Kalau kamu nanti di sana, jangan genit-genit ya!" peringat Indah.


"Nggak akan sayang, aku akan jaga hati untuk kamu," jawab Rangga mengelus rambut Indah.


"Kita berenang yuk." ajak Rangga.


"Kamu nggak capek, dari tadi udah bantuin aku," ujar Indah tersenyum.


"Nggak kok, ayo kita berenang. Udah lama banget aku nggak berenang," ujar Rangga dengan raut wajah yang gembira.


"Ya sudah aku ganti pakaian dulu ya," ujar Indah lalu berjalan menuju ruang ganti, ia akan menggunakan pakaian yang biasa di gunakan untuk renang.


"Ya sudah aku tunggu ya," jawab Rangga.


"Iya sayang," jawab Indah.


Rangga lebih dulu menjatuhkan tubuhnya di kolam berenang, ia sudah lama sekali ingin berenang bersama dengan Indah.


Indah berjalan menuju kolam renang, disana sudah ada Rangga yang telah bermain-main.


"Ayo turun," ujar Rangga.


Tanpa aba-aba, Indah langsung menceburkan dirinya ke dalam kolam renang. Kini Rangga dan Indah berenang bersama, Rangga dan Indah juga melakukan lomba berenang.


"Sayang," ujar Indah.

__ADS_1


"Iya sayang," jawab Rangga.


"Kita lomba yuk, dari sini sampai ke sana terus balik lagi, siapa yang menang akan dapat hadiah," ujar Indah memberikan tantangan.


"Ayo siapa takut, tapi yang menang terserah mau minta apa aja ya," jawab Rangga menunjukkan senyum yang tidak bisa di tebak.


"Oke aku terima," jawab Indah. Lalu mengulurkan tangannya tanda deal.


Indah dan Rangga mengambil posisi mereka masing-masing, setelah hitungan ketiga keduanya menjatuhkan tubuh mereka ke dalam air. Sepasang suami istri ini berlomba-lomba siapa yang lebih dulu mencapai finish.


Rangga sengaja tidak mengeluarkan seluruh tenaganya, ia ingin melihat sekuat apa istrinya ini untuk mengalahkan dirinya.


Akhirnya Indah memenangkan perlombaan tersebut, Rangga tersenyum senang melihatnya.


"Yeay aku menang," ujar Indah berteriak senang.


"Hehe, berarti kamu harus turuti apa kemaua aku ya," ucap Indah dengan nada yang genit.


"Kamu jangan goda aku ya," jawab Rangga.


"Sama suami sendiri genitnya, nggak kenapa-kenapa kan," balas Indah tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Kalau kamu seperti ini, aku nggal tenang untuk pergi nanti." jawab Rangga cemberut.


"Aku kayak gini sama kamu aja sayang, mana berani aku sama orang lain," jawab Indah. Lalu mencium pipi kanan dan pipi kiri Rangga.


"Hmm iya deh, awas aja ya kamu genit-genit nantinya," jawab Rangga memberi peringatan.


"Iya sayang," jawab Indah tersenyum manis.

__ADS_1


"Ya sudah ayo kita bersih-bersih, kamu temenin aku ke toko buku ya," ujar Indah.


"Siap buk bos," jawab Rangga memberi hormat.


"Kamu ini," balas Indah.


Rangga dan Indah naik dari dalam kolam menuju ruang ganti, ingat ya! mereka berdua menggunakan tempat yang berbeda.


Setelah bersih, keduanya berjalan menuju kamar untuk bersiap-siap.


Malam tiba, desir angin malam yang berhembusan membuat suasana malam terasa lebih nyaman. Indah dan Rangga telah lebih dulu pamit untuk keluar, mereka sudah diberi izin oleh Mama Vania dan Papa Dika untuk keluar malam ini.


Seperti tujuan awal, Rangga dan Indah pergi ke toko buku. Indah ingin membeli beberapa buku novel dan pelajaran.


Setelah semuanya telah lengkap, Indah dan Rangga pergi menuju restoran. Mereka ingin mengisi perut mereka yang kosong.


Rangga memesan makanan untuk dirinya dan Indah, selama menunggu Indah lebih fokus pada buku novel yang dia beli.


Oke guys sampai di sini dulu😍,


jangan lupa like dan vote ya


serta ikuti akun aku.


Tolong jangan jadi pembaca aja, bantu like dan vote dari kalian ya😊.


SalamManis♡.


Maaf untuk beberapq hari belum bisa update, karena sinyal disini lagi ada gangguan.

__ADS_1


__ADS_2