My Posesif Boyfriend

My Posesif Boyfriend
Episode 5


__ADS_3

~Happy Reading~


Sebelum atau sesudah membaca biasakan selalu menekan Like, Fav, Rate 5 Bintang, karena semua itu GRATIS loh 😊😗


°°°


Setelah kejadian di kantin. Ana lebih banyak diam di kelas, membuat kedua sahabatnya bingung dengan perubahan sikap teman barunya itu.


" Shutt, wi. " Panggil Vio dengan pelan.


" Apaan? " Tanya Dewi sambil menoleh kebelakang.


" Itu si Ana kenapa? Sehabis dari kantin dia banyak diam. " Ujar Vio dengan pelan takut di dengar Ana.


" Gak tau gua, tapi gua rasa nihh ya. Ini ada sangkut pautnya sama kak Alex. " Ujar Dewi yang mengingat sebelum pergi dari kantin, ketua The Boys itu sempat membisikkan sesuatu ke Ana.


" Emang kak Alex bisikkin apa? Sampai-sampai Ana diam aja. " Ujar Vio dengan berbisik.


" Ya gak tau lah, lu kira gua bisa denger bisikkan kak Alex ke Ana, lama-lama lo bikin gua emosi. " Ujar Dewi membuat Vio terkekeh.


" Terus kita harus gimana? Apa coba lo tanya ke kak Victor, kan secara lo sepupunya dia. " Ujar Vio memberikan usulan.


" Gua nanya sama si balok es? Percuma! Yang ada gua di diamin. " Ujar Dewi membuat Vio menghela nafas.


Walaupun Dewi adik sepupu dari Victor. Hubungan keduanya tidak lah terlalu dekat. Ditambah dengan sikap Victor yang dingin dan cuek, membuat dirinya susah untuk dekat dengan kakak sepupunya itu.


" Terus gimana? " Tanya Vio.


" Jalan satu-satunya kita tunggu Ana sampai dia mau cerita. " Ujar Dewi membuat Vio laki-laki menghela nafas.

__ADS_1


" Ya udah, gimana sehabis kita pulang sekolah. Kita ajak Ana shopping, biar dia lupa sama kejadian di kantin tadi. " Ujar Vio.


" Boleh tuh, gua tanyain dulu. " Ujar Dewi yang langsung membalikkan badannya kembali dan menoleh menatap Ana.


" Hana. " Panggil Dewi sambil menepuk pundak Ana.


Ana tersadar dari lamunannya dan menatap Dewi yang tengah menatapnya.


" Lo kenapa diam aja daritadi? Ada masalah? Kalau ada masalah cerita aja sama kita berdua, walaupun kita baru kenal, tapi lo bisa percaya ke kita kok, kalau kita gak bakal jaga rahasia lo baik-baik. " Ujar Dewi dan diangguki Vio yang sudah pindah duduk menjadi di depan.


Mumpung si pemilik bangku belum datang. Dia bisa menempatinya sebentar.


" Bener tuh yang di bilang Dewi, kita gak bakal lemes. " Ujar Vio membuat Ana tersenyum.


" Gak papa, Ana cuma lagi mikirin pelajaran yang tertinggal. " Ujar Ana membuat Dewi dan Vio tidak percaya, pasti ada masalah lain yang di sembunyikan sahabat barunya itu.


" Udah lo gak usah mikirin itu, daripada lo pusing-pusing mikirin pelajaran, mendingan kita shopping habis pulang sekolah. " Ujar Dewi.


" Gua setuju, lo mau kan? " Ujar Vio menatap Ana.


" Iyaa, Ana mau. " Ujar Ana sambil tersenyum.


" Yeayyy! Shopping!!! " Teriak Vio membuat siswa dan siswi yang baru datang ke kelas menatap aneh kearahnya.


" Dasar sinting. "


" Lo yang sinting! dasar tante girang! " Ujar Vio membuat Dewi terkekeh sedangkan Ana hanya tersenyum tipis saja.


" Sirik lo sama gua! Secara gua primadona disini. " Ujar si cabe kelas mipa 1 sekaligus primadona di sekolah mereka.

__ADS_1


" Gua sirik sama lo? GAK BANGET!!! " Tekan Vio membuat si primadona mengepalkan tangannya kesal.


" Lagian gua heran, kenapa cabe kaya lo bisa jadi primadona disini, padahal banyak siswi yang lebih cantik dan good attitude dari lo. " Ujar Vio membuat para murid mipa 1 yang baru datang langsung terdiam menyaksikan perdebatan si tukang tidur dengan si cabe sekaligus primadona sekolah mereka.


" LO NYARI RIBUT SAMA GUA?!! " Teriak Si promadona dengan menarik kerah seragam Vio.


" Yang nyari ribut duluan siapa? Gua atau lo, hahh? " Ujar Vio yang menghempaskan tangan si primadona itu dari seragamnya.


" Cil udah cil, lo lupa dia temennya Dewi? Gua gak mau berurusan sama anak the boys nanti. " Ujar teman si primadona atau cecil.


Cecil terdiam, ada benarnya juga perkataan temannya itu. Secara Vio temannya Dewi, kalau Dewi sampai mengadu ke sepupunya, bisa habis dia.


Mereka semua tidak tau, bahwa kedekatan Dewi dan Victor tidak lah terlalu dekat. Yang mereka tau Dewi sepupu Victor.


" Awas lo! " Ujar Cecil menatap tajam Vio sebelum dia kembali duduk.


" Lo ngapain masih disini?! " Ujar Vio menatap temannya Cecil.


" SANTAI DONG!!! " Teriak kedua temannya Cecil dan mereka pun langsung berlalu pergi.


" Selamat pagi anak-anak. " Ujar guru matematika yang baru datang.


Vio yang melihat kedatangan guru matematika itu membuat dirinya langsung kembali duduk di bangkunya.


~Bersambung~


Masih ada kah yang baca? 🤔 Kalau masih ada, jangan lupa like ya😘


Jangan lupa juga mampir ke Novel baru author " Kekasih Simpanan Mafia Bastard " 😅

__ADS_1


__ADS_2