
"Mommy mau makannn"
Diandra yang mendengar suara Danira langsung keluar dari kamar dan menghampiri anaknya yang berada di dekat meja makan. Tersenyum manis Diandra mengangkat tubuh Danira dan mendudukkannya di kursi lalu mengambilkan makan untuk anaknya.
Belakangan ini Danira memang lahap sekali makan bahkan terkadang setelah makan siang dia tetap lapar lalu minta untuk makan lagi. Tidak masalah Diandra justru senang karena tubuh Danira sangat berisi dengan pipi nya yang tembam.
Senyuman manis Danira mengembang dengan sempurna dia langsung memakan hidangan yang ada dihadapannya membuat Diandra tersenyum dan mengusap sayang kepalanya. Saat tengah asik menunggu Danira makan Diandra mendengar suara Gavin dari ruang tengah membuat dia bergegas menghampirinya karena Gavin sedang bersama si kecil Galen.
"Mommy adiknya mau susu." Kata Gavin sambil menunjuk Galen yang menangis
Diandra tersenyum lalu mendekat dan menggendong Galen sambil mengusap sayanh punggungnya.
"Ada apa baby?" Tanya Diandra
"Cucuu"
"Susu? Iya Mommy buatkan, nah Gavin main sendiri dulu ya? Danira nya lagi makan." Kata Diandra
Gavin menjawabnya dengan anggukan singkat lalu kembali bermain sendirian dan membiarkan Diandra pergi bersama anaknya ke dapur. Melewati ruang makan Diandra dapat melihat Danira yang masih makan dengan lahap anak itu memang kalau makan lama sekali, dia selalu mengunyah untuk waktu yang lama.
Masih dengan Galen di gendongannya Diandra membuatkan susu untuk anaknya menggunakan dot bayi lalu memberikannya pada Galen yang langsung anak itu minum dengan rakus. Pasti haus sekali sampai Galen begitu bersemangat meminum susunya.
"Mommy Mommyy ada Daddyyy"
Diandra menoleh ketika Gavin berlari ke arahnya sambil menunjukkan layar ponselnya. Ternyata sang suami ingin melakukan panggilan vidio dan Gavin sudah mengangkatnya.
"Mas"
'Sayang apa baby Galen lagi minum susu?'
"Hm dia habis menangis dan minta susu, kamu lagi dimana Mas?" Tanya Diandra
'Masih di butik sebentar lagi pulang'
Diandra baru akan bicara, tapi Gavin sudah lebih dulu membalik ponselnya hingga sekarang layar ponsel itu penuh dengan wajahnya.
"Daddy Daddy kapan pulangnya?" Tanya Gavin
Gibran tertawa kecil melihat anaknya.
'Sebentar lagi, Gavin mau apa?'
"Mau ice cream." Kata Gavin dengan semangat
'Baiklah nanti Daddy belikan ya? Danira mana sayang?'
"Ila lagi makan." Kata Gavin
Gavin berjalan sambil membawa ponsel Diandra membuat Diandra tersenyum geli melihatnya lalu berjalan mengikuti Gavin dari belakang.
"Ila Ila ada Daddy." Kata Gavin
Mendengar itu Danira tersenyum senang lalu turun dari kursi dan berlari menghampiri Kakaknya sambil merebut ponselnya. Memang begitu Danira suka sekali dengan Gibran bahkan dia sering mengeluh kalau Daddy nya pulang terlambat.
"Daddy Daddy Ila habis makann"
__ADS_1
Mendengar hal itu Gibran tersenyum lalu melambaikan tangannya pada Danira membuat senyuman anak itu mengembang dengan sempurna.
"Daddy beliin esklim untuk Ila." Kata Danira
'Iya nanti Daddy belikan'
"Daddy kapan pulangnya? Ila kangen Daddy." Kata Danira membuat Gibran tersenyum senang
'Ini sebentar lagi pulang sayang'
"Yaudah Ila mau makan lagi ini Kakak." Kata Danira
Menyerahkan ponsel itu pada Gavin lagi Danira kembali naik dan melanjutkan makannya membuat Diandra tertawa kecil melihat tingkahnya. Terkadang anak-anaknya suka membuat dia tertawa sendiri sangking gemasnya.
Sekarang Gavin yang menguasai ponselnya dia bahkan membawa benda itu ke ruang tengah lagi tidak memberi waktu bagi Diandra untuk bicara pada suaminya.
"Lihat Kakak kamu baby Galen." Kekeh Diandra sambil mencium singkat pipi anaknya
Diandra senang sekali dengan rutinitasnya sebagai seorang ibu rumah tangga yang menjaga anak-anak serta mengurus suaminya.
Dia bahagia dan sangat berterima kasih pada Gibran yang membuat dia bisa merasakan hal seperti ini karena kalau bukan karena Gibran dia pasti masih menjadi asisten Sahara dan bekerja di butik.
Tidak menyangka bahwa dia akan berakhir dengan menjadi istri serta ibu dari anak-anak Gibran.
¤¤¤
"DADDYY"
Gibran tertawa kecil ketika melihat anaknya berseru kencang menyambut kepulangannya sambil berlari menghampirinya dan memeluk dengan sangat erat. Membalas pelukan itu dengan sayang Gibran mencium puncak kepala anaknya bergantian lalu melepaskan pelukannya.
Menata kedua anaknya bergantian Gibran tersenyum lalu mengusap sayang kepalanya dan bersamaan dengan itu Diandra datang dengan Galen di gendongannya. Senyuman manis Gibran semakin mengembang dia berdiri dan menghampiri istrinya lalu mencium keningnya dengan sayang.
"Sayang ini ice creamnya." Kata Diandra
Gavin dan Danira tersenyum senang lalu mengikuti Diandra ke ruang tamu dan duduk manis di sofa.
"Mau makan coklat juga?" Tanya Diandra
"Mau Ila mau." Kata Danira
Diandra tersenyum lalu mengeluarkan coklat yang dibelikan oleh Gibran juga.
"Gavin enggak mau?" Tanya Diandra
"Enggak"
Mengangguk singkat Diandra membawa kantung belanjaan itu ke dapur untuk meletakkan beberapa diantaranya ke dalam kulkas meninggalkan anak-anaknya bersama dengan Gibran.
"Daddy tadi Ila tidul sama baby Galen." Kata Danira
"Benarkah sayang?" Tanya Gibran
Danira mengangguk dengan semangat lalu beranjak dari tempatnya dan duduk disamping Daddy nya yang sedang memangku si kecil Galen.
"Kakak dali tadi main enggak jagaiin adik Galen." Kata Danira
__ADS_1
"Ish bohong." Kata Gavin tidak terima
"Iya benal Daddy dali tadi Kakak main game di hp Mommy." Kata Danira lagi
"Enggak Ila bohong." Kata Gavin
"Benal kok"
"Hey udah udah jangan berantem." Kata Gibran pada kedua anaknya
Danira diam dan mendekat pada Gibran lalu memainkan jari-jari tangan Galen yang kecil.
"Adiknya kasih esklim boleh?" Tanya Danira
"Eh belum boleh sayang Galen kan masih kecil." Kata Diandra yang baru saja kembali dari dapur
Danira mengangguk faham lalu memakan ice cream miliknya lagi.
"Daddy aja dong yang di kasih." Kata Gibran
"Boleh"
Danira berdiri di sofa lalu memberikan ice cream miliknya kepada Gibran dan tersenyum senang.
"Mommy juga." Kata Danira sambil berjalan menghampiri Diandra
Tersenyum manis Diandra memakan ice cream milik anaknya lalu mencubit gemas pipi Danira.
"Daddy kapan kita main ke taman lagi? Gavin mau main sepeda." Kata Gavin
"Hm besok ya? Besok Daddy tidak kerja." Kata Gibran
Gavin mengangguk dengan semangat, dia sangat ingin bermain sepeda ke taman.
"Diandra kamu sudah masak makan malam?" Tanya Gibran
"Hm belum Mas nunggu kamu pulang dulu." Kata Diandra
"Kalau gitu tidak usah masak kita makan malam di luar saja." Kata Gibran
"Em boleh kalau gitu nanti aku akan siap-siap, kamu mau mandi dulu?" Tanya Diandra
"Iya pakai air hangat ya sayang." Kata Gibran
Diandra mengangguk faham lalu pergi ke kamar untuk menyiapkan air hangat dan meninggalkan Gibran yang menatapnya dari jauh.
Gibran tersenyum ternyata obsesi gilanya dulu membuat dia merasakan kebahagiaan yang begitu besar sekarang.
Gibran menatap ketiga anaknya bergantian dan tersenyum penuh arti.
"Danira Gavin sini sayang." Kata Gibran
Kedua anaknya mengangguk singkat lalu berjalan mendekat pada Gibran yang langsung mencium kedua anaknya bergantian.
"Daddy sayang kalian"
__ADS_1
¤¤¤
Ada special part lagii💞