Obsession

Obsession
Special Part 3


__ADS_3

Wajah Diandra mendadak cemas ketika suara tangisan Danira terdengar dan membuat dia yang berada di kamar setelah menidurkan Galen langsung berlari keluar. Dari tangga tempatnya berdiri Diandra dapat melihat Gavin yang menarik tangan Danira untuk masuk ke dalam rumah dan membuat anak itu menangis sambil memanggilnya.


Melihat hal itu Diandra bergegas menghampiri keduanya lalu ketika Gavin melepaskan tangannya Danira berlari menghampirinya dan memeluknya dengan sangat erat sambil menangis. Secara refleks Diandra membalas pelukan itu sambil mengusap sayang kepala Danira dan bertanya pada anak laki-lakinya.


Bukan jawaban, tapi Gavin malah menunjukkan wajah cemberutnya membuat Diandra harus bertanya untuk yang kedua kalinya.


"Gavin kenapa?" Tanya Diandra lagi


Gavin mengerucutkan bibirnya lalu menunjuk ke arah Danira yang masih menangis.


"Ila nakal!" Kata Gavin


"Enggak enggak Kakak nakal." Kata Danira sambil mengeratkan pelukannya


"Ada apa Gavin? Kenapa kamu begitu sama Danira? Enggak boleh sayang narik tangan adiknya kayak gitu nanti tangan Ila sakit." Kata Diandra dengan penuh kelembutan


"Ila nakal! Ila gak mau main sama Gavin dia mainnya sama teman Gavin!" Kata Gavin masih dengan wajah cemberutnya


"Enggak Ila main sama Kakak juga." Kata Danira


"Enggak Mommy tadi Ila main sama Regan." Kata Gavin lagi


"Tapi... tapi sama Kakak juga." Kata Danira sambil menolehkan kepalanya dan menatap Gavin


"Enggak Ila mainnya sama Regan dia naik sepeda Mommy berdua Gavin ditinggalin." Kata Gavin


Diandra hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat penyebab pertengkaran kedua anaknya.


"Gavin tetep aja sayang kamu gak boleh narik tangan Ila nanti sakit." Kata Diandra


Meraih tangan kanan anaknya Diandra menunjukkannya pada Gavin.


"Sakit enggak Ila?" Tanya Diandra


Danira mengerucutkan bibirnya lalu menganggukkan kepalanya.


"Tapi, Ila nakal." Kata Gavin


"Gavin jangan bilang adiknya nakal ah gak boleh Ila kan cuman naik sepeda sama Regan biasanya juga sama Gavin kan? Biasanya Ila sama Gavin naik sepeda berdua." Kata Diandra


"Ila bolehnya main sepeda sama Gavin aja." Kata Gavin


Diandra menghela nafasnya pelan lalu melepaskan pelukan Danira dan menangkup wajahnya sambil tersenyum Diandra menghapus air mata di pipi anaknya.


"Gavin buat Ila nangis." Kata Diandra


"Ila nakal." Kata Gavin lagi


Astaga Diandra jadi gemas sendiri dengan anaknya.

__ADS_1


"Yaudah Ila sayang minta maaf sama Kakak dan Gavin juga minta maaf sama Ila." Kata Diandra


Danira menurut dia menatap Kakaknya dengan takut lalu mengulurkan tangannya.


"Ila minta maaf." Kata Danira pelan bahkan dia menunduk


Gavin diam lalu menatap Diandra yang tersenyum dan pada akhirnya Gavin mendekat lalu memeluk adiknya dengan erat.


"Kakak juga minta maaf sama Ila." Kata Gavin


Tersenyum senang Diandra mengusap kepala kedua anaknya bergantian lalu mengajak keduanya untuk pergi makan siang. Menggandeng tangan kedua anaknya Diandra meminta mereka untuk duduk lalu menanyakan keinginan mereka.


"Nah sekarang Gavin sama Ila mau makan apa? Tadi Mommy masak sup ayam." Kata Diandra


"Gavin mau mie goreng." Kata Gavin dengan senyuman


"Ila juga Ila juga mau mie goleng." Kata Danira


"Yaudah sekarang Ila sama Gavin tunggu ya? Mommy masak mie nya dulu." Kata Diandra


"Mommy maunya sambil nonton tv." Kata Gavin


"Hm boleh sini turun dulu." Kata Diandra sambil menurunkan kedua anaknya


Begitu kedua anaknya turun Gavin langsung mengajak adiknya ke ruang tengah untuk menonton tv dan keduanya berjalan bersama. Di tempatnya Diandra tersenyum sambil menatap kedua anaknya yang terlihat sangat menggemaskan.


Gavin sudah terlihat tinggi sepertinya dia akan memiliki tubuh seperti Gibran dan Danira dia cukup pendek sama seperti Diandra, jadi lucu melihat mereka berdua jalan berdampingan begitu.


"Ila mau tingkel bell." Kata Danira


"Enggak ada Ila kita nonton doraemon aja Ila kan suka doraemon." Kata Gavin


"Ila maunya tingkel bell." Kata Danira sedih


"Tapi, enggak ada." Kata Gavin


Danira mengerucutkan bibirnya lalu menatap layar tv yang terus berpindah-pindah karena Gavin terus menekan tombol selanjutnya.


"Itu Kakak ituu ajaa pilm belbii." Kata Danira dengan semangat


"Kakak enggak mau barbie." Kata Gavin


"Ila mau barbiee." Rengek Danira


"Yaudah nonton barbie, tapi Ila janji gak boleh main sama Regan lagi." Kata Gavin


"Tapi, Kakak Legan baik dia suka kasih Ila pelmen." Kata Danira


"Ish gak boleh." Kata Gavin galak

__ADS_1


"Em yaudah, tapi Ila mau nonton belbi." Kata Danira


Gavin tersenyum senang lalu membiarkan layar tv memutar film barbie dan membesarkan sedikit suaranya membuat Danira tersenyum sambil menatap dengan binar kebahagiaan.


Saat tengah asik menonton Diandra datang dengan membawa dua piring mie goreng yang membuat kedua anaknya berseru senang. Tertawa kecil Diandra meletakkan piringnya dihadapan kedua anaknya juga air minum yang dia bawa dan setelahnya Diandra meletakkan nampan di meja.


Kedua anaknya tengah asik makan ketika suara Gibran terdengar dan membuat keduanya menoleh lalu tersenyum senang melihat kehadiran Daddy nya. Sama dengan kedua anaknya Diandra juya cukup terkejut dengan kehadiran suaminya, tapi dia tetap berdiri dan menghampiri suaminya.


"Loh Mas kok udah pulang?" Tanya Diandra


"Hm tidak banyak pemotretan sayang." Kata Gibran


Memberikan ciuman singkat di kening istrinya Gibran tersenyum lalu berjalan menghampiri kedua anaknya.


"Makan apa sayang?" Tanya Gibran


"Makan miee." Jawab keduanya kompak


Tertawa kecil Gibran mengusap kepala kedua anaknya bergantian lalu menatap Diandra lagi.


"Udah makan belum Mas?" Tanya Diandra


"Belum sayang, tapi nanti saja belum lapar." Kata Gibran membuat Diandra tersenyum dan mengangguk faham


"Tadi anak-anak habis ribut." Kata Diandra


"Ribut? Kenapa lagi kali ini?" Kekeh Gibran


Kedua anaknya memang sering begitu sekarang dan terkadang ributnya karena hal-hal sepele.


"Gavin marah karena Danira main sama Regan dan dia ditinggal sendirian." Kata Diandra


"Astaga mereka menggemaskan sekali kemarin Danira yang marah karena Gavin main sama teman-temannya." Kata Gibran


"Aku tidak bisa bayangkan kalau Galen sudah sedikit lebih besar." Kata Diandra membuat Gibran ikut tersenyum mendengarnya


"Mungkin rumah kita akan sangat ramai." Kata Gibran


Diandra mengangguk setujut lalu dia menatap sebentar anak-anaknya yang terlihat fokus dengan tv.


Tersenyum penuh arti Diandra mendekat lalu mencium sebentar bibir Gibran dan berbisik pelan ditelinganya.


"Aku sudah selesai haid"


Gibran tertawa kecil lalu mencapit gemas hidung istrinya begitu Diandra menjauhkan wajahnya.


"Kamu baru saja membangunkan singa yang sedang tidur sayang"


¤¤¤

__ADS_1


Hm sepertinya Gavin akan menjadi Kakak yang posesif😂


__ADS_2