Obsession

Obsession
Gavin (2)


__ADS_3

Bibir Danira mengerucut sebal ketika Kakaknya mengacak gemas rambut hitamnya yang rapih bahkan karena kesal dia sampai memukul lengan Gavin yang malah membuat pria itu tertawa senang. Sebelum pergi ke kelas Gavin mengajaknya ke kantin untuk membeli yupi salah satu jajanan yang paling Danira suka bahkan di rumah Gibran selalu membeli banyak untuknya.


Setelah kembali dari kantin seperti biasa Gavin mengantar adiknya itu ke kelas lalu mengganggunya sebelum benar-benar pergi ke kelas. Seharusnya Danira masih berada di kelas satu sma hanya saja dulu gadis itu terlalu cepat masuk sekolah.


Jangan tanya kenapa karena Danira sendiri yang terus merengek minta untuk sekolah hanya karena iri melihat Gavin memakai seragam dan membeli tas baru.


"Udah masuk kelas belajar yang bener." Kata Gavin


"Berantakan tau rambutnya." Keluh Danira


"Yaudah maaf." Kata Gavin sambil merapihkan rambut adiknya


"Yaudah Ila mau masuk kelas dulu Kakak juga belajarnya yang bener jangan bolos nanti aku bilangin Daddy." Kata Danira


"Iya bawel"


"Dadah Kak Gavin nanti gak usah susul aku ke kantin soalnya mau ke kantin sama Manda." Kata Danira


Gavin bergumam pelan dan melambaikan tangannya sambil menatap Danira hingga memastikan adiknya itu duduk di tempat duduknya.


Tersenyum manis Gavin beranjak dari kelas Danira dan pergi ke kelasnya tidak lupa seperti Gibran dahulu dia sangat tebar pesona pada orang-orang yang sialnya memang selalu terpesona pada sosok Gavin Aditya Wijaya. Saat ada yang menyapa Gavin akan membalasnya dengan senyuman manis yang memabukkan dan jangan pernah tanya berapa banyak gadis yang sudah pernah dia dekati.


Jawabannya banyak sekali bahkan adiknya suka kesal sendiri, didikan Gibran sekali.


Masuk ke dalam kelas Gavin langsung pergi ke tempat duduknya yang ada di belakang lalu duduk tepat di samping Rama dan Arsaka.


"Mana Danira?" Tanya Arsaka


"Di kelasnya lah." Kata Gavin sewot


"Gue kan nanya Vin." Kata Arsaka


"Pertanyaan lo aneh Ka." Kata Rama sambil tertawa


"Tuh denger pertanyaan lo aneh ya jelas Danira di kelasnya masa iya mau gue bawa ke kelas." Kata Gavin


"Makin cantik aja dia Vin." Kata Arsaka


"Ya lo lihat aja Kakaknya jelas aja dia cantik orang Kakaknya aja cakep gini." Kata Gavin


"Serius gak ada pacar dia Vin?" Tanya Arsaka


"Kepo banget lo." Kata Rama


"Gak ada dan gak boleh pacaran dia tuh masih kecil." Kata Gavin


"Ah gak asik udah gede lah dia Vin bukan anak kecil lagi." Kata Arsaka


"Dia masih kecil bagi gue." Kata Gavin sambil menatap temannya itu dengan menyebalkan


"Kayaknya yang mau jadi pacar Danira udah kena mental duluan gara-gara Gavin." Kata Rama sambil tertawa


"Gue sih udah kebal." Kata Arsaka


"Gue enggak kasih izin Danira pacaran sampai dia selesai kuliah." Kata Gavin

__ADS_1


"Wah gila itu sih Vin namanya." Kata Arsaka


"Suka-suka gue lah dia kan adek gue." Kata Gavin sewot


Tersenyum miring Arsaka mengeluarkan ponsel miliknya lalu menunjukkan sesuatu yang membuat mata Gavin melotot.


"Cantik ya pacar gue nih." Kata Arsaka


Rama yang penasaran mengambil ponsel Arsaka dan matanya membulat melihat foto Danira di sana.


Wah kalau sudah begini sih namanya Arsaka cari mati.


"Nyolong dari mana lo Ka?!" Seru Gavin membuat teman sekelas mereka menoleh


"Di kirim Danira." Kata Arsaka


"Heh gak usah asal ngomong ya?" Kata Gavin


"Ka jangan nyari mati lo." Kata Rama


"Bener gue Danira yang kirim sendiri nih ada lagi." Kata Arsaka sambil menggeser foto ke samping


"Wah bener-bener lo ya sini gak! Hapus fotonya!" Kata Gavin


"Gimana bisa Danira kirim foto ke lo?" Kata Rama bingung


"Ya emang udah sering chatan gue sama dia." Kata Arsaka santai


"Brengsek nih anak." Kata Gavin sambil memukul meja


"Pegangin Ram"


Rama yang memang menjadi tim Gavin langsung menahan Arsaka, dia juga tidak rela Danira bersama dengan Arsaka lebih baik bersamanya.


"Wah emang nyari masalah sama gue lo ya Ka!" Kata Gavin


"Elah Vin pelit banget lagian Danira sendiri yang kirim." Kata Arsaka


"Lo nyari kesempatan dalam kesempitan gila." Kata Rama


"Vin ada Alexa"


Perkataan itu membuat Gavin dan Rama menoleh karena mendengar nama siswi di kelas sebelah yang memang menjadi incaran banyak pria dan hal itu membuat Arsaka langsung melepaskan diri lalu merebut ponselnya. Mata Gavin membulat dia menatap Arsaka yang berlari keluar kelas sambil membawa ponselnya.


"WOY ARSAKA HAPUS GAK FOTONYA!"


Arsaka memang menyukai Danira bahkan dia bersama Danira pernah beberapa kali jalan tanpa sepengetahuan Gavin bahkan mereka pernah menonton film bersama tak hanya itu Danira sendiri sering menjadikan Manda alasan jika dia ingin jalan bersama Arsaka.


Mungkin kalau Gavin tidak posesif mereka sudah berpacaran sejak lama.


Sayangnya Gavin terlalu posesif pada Danira dan Danira tidak berani melawan Kakaknya.


Kalau Arsaka masih sayang nyawa.


°°°°

__ADS_1


Danira mengerutkan dahinya ketika Gavin malah datang ke kelasnya ketika waktu istirahat padahal tadi dia bilang kalau dia mau ke kantin bersama Manda, menyebalkan sekali. Tidak hanya itu Gavin juga malah menarik tangan Danira dan mengajaknya menjauh dari Manda yang membuat Danira langsung merengek minta di lepaskan.


Bukan melepaskan Gavin malah membawa Danira ke tempat yang cukup sepi lalu melepaskan tangannya dan menatap adiknya itu dengan gemas. Di tambah lagi Gavin mencubit pipinya dan menariknya cukup kuat membuat Danira memukul pelan lengannya.


"Sakitttt ih lepas Ila mau ke kantin tuh lihat udah bawa bekal yang tadi Mommy siapin." Kata Danira yang sayangnya sama sekali tidak Gavin pedulikan


"Sejak kapan kamu deket sama Arsaka? Udah Kakak bilang kamu tuh masih kecil gak usah deket-deket sama cowok." Kata Gavin


"Ihh apa sih Kak?" Kata Danira dengan bibir mengerucut sebal


"Kamu sama Arsaka dekat kan? Sampai kirim-kirim foto ke dia." Kata Gavin kesal


"Kenapa? Kak Arsaka baik tau sama aku." Kata Danira sambil tersenyum


"Gak ada baik-baik dia cuman modus." Kata Gavin


"Ih galak banget sih." Kata Danira


"Gak usah kayak gitu lagi sama dia nanti Kakak beliin yupi di kantin setiap hari." Kata Gavin


"Ah bohong Kakak mah sering jajanin Kak Alexa." Kata Danira sebal


"Beneran"


"Kenapa sih memangnya sama Kak Arsaka? Dia baik tau suka bantuin Ila bahkan Ila pernah cerita ke Mommy terus Mommy seneng." Kata Danira sambil tersenyum


"Enggak! Jangan deket-deket lagi sama dia!" Kata Gavin


"Mau deket-deket aja." Kata Danira sambil menunjukkan cengirannya


"Susah banget sih di kasih tau La." Kata Gavin


"Ya lagian aneh Ila kan udah besar Kak boleh lah deket sama siapa aja malu tau Manda aja punya pacar." Kata Danira


"Gak ada pacar-pacar! Awas sampai ketauan pacaran Kakak hajar cowok kamu." Kata Gavin dengan wajah serius


Danira mengerucutkan bibirnya sebal padahal dia bicara serius.


"Mommy bilang boleh." Kata Danira


"Daddy bilang enggak boleh dan Kakak bilang enggak." Kata Gavin


"Galen aja udah punya pacar padahal dia masih kecil." Kata Danira


"Biarin"


"Ihh sebel"


Menghentakkan kakinya karena kesal Danira mendorong pelan tubuh Gavin ke samping lalu melangkahkan kakinya dengan wajah cemberut.


"Awas ya jangan deket-deket lagi sama Arsaka atau cowok lain!"


°°°°


Gimana?? Suka enggak sama ceritanya😅

__ADS_1


__ADS_2