Obsession

Obsession
Gavin (14)


__ADS_3

"Gavinnnn"


Gavin berdecak pelan kala mendengar suara Alexa yang memanggilnya padahal kalian harus tau bahwa jarak mereka tidak terlalu jauh, tapi suara gadis itu benar-benar kuat. Ada banyak mata yang menatap ke arah mereka dan seruan kecil terdengar kala Alexa mendekat sambil merangkul tangannya.


Upacara baru saja akan di mulai dan Gavin yang tadi sedang ke kamar mandi berjalan seorang diri menuju lapangan, tapi Alexa ternyata menunggunya. Baiklah katakan saja Gavin sedikit kurang ajar, tapi jujur dia sekarang sedikit kesal pada Alexa yang selalu menempel padanya.


Sayangnya Gavin tidak meminta gadis itu melepaskan tangannya dan hanya membiarkan saja Alexa bergelayut manja di lengannya.


Jangan saja Danira melihat.


"Barisnya sampingan ya?" Kata Alexa


Gavin bergumam pelan sebagai jawaban lalu dia tersenyum begitu melihat seseorang.


"Eh Hai Nin"


Gadis yang di sapa Gavin itu tersenyum manis sambil melanjutkan langkah kakinya.


"Kamu ngapain nyapa dia?" Tanya Alexa


"Lah semua orang juga biasanya memang aku sapa Lex kemana aja kamu." Kekeh Gavin


"Vinn"


"Hm jangan minta kepastian deh ya? Lo tau jawaban gue apa." Kata Gavin


"Ihh Gavin"


Gavin mengangkat bahunya acuh lalu dia melepaskan tangan Alexa dan bergabung ke barisan bersama teman-temannya.


"Cewek lo Vin main tinggal aja." Kekeh Rama


Gavin tertawa kecil lalu menoleh pada Alexa yang berjalan mendekat dan bergabung dengan barisan perempuan tepat di sebelah Gavin yang terlihat begitu menawan dengan sinar matahari yang mengenai sedikit wajahnya.


"Panas banget sih? Ini jam berapa?" Tanya Gavin sambil menyipitkan matanya ketika melihat ke atas


Banyak pasang mata yang menatap ke arah pria itu dan tentu saja kebanyakan adalah wanita yang mengagumi ketampanan Gavin.


"Baru setengah tujuh Vin." Kata Arsaka


"Gila jam segini aja udah panas banget." Kata Gavin

__ADS_1


Berdecak pelan Gavin melihat ke sekitar lalu menatap ke depan.


"Ah lama amat gak mulai-mulai upacaranya." Keluh Gavin


"Berisik Vin sabar." Kata Rama


"Panas"


"Banyak dosa lo." Kata Arsaka


"Brengsek lo Ka." Kata Gavin yang malah membuat kedua temannya tertawa


Mengendurkan sedikit dasi yang dia kenakan Gavin mengalihkan lagi pandangannya dan kali ini dia melihat adiknya yang berbaris cukup jauh, tapi Gavin masih dengan mudah mengenalinya.


Hanya dengan melihat dari jauh saja Gavin sudah dapat tau bahwa itu adiknya yang tengah mengobrol bersama teman satu kelasnya.


"Adek gue cantik banget dah." Kata Gavin


Perkataan itu membuat Arsaka langsung mengikuti arah pandang Gavin dan benar saja dia dapat melihat adik dari teman baiknya.


"Gila pantesan gue seganteng ini." Kata Gavin pede


Kedua teman baiknya itu hanya bisa menggelengkan kepala saja melihat tingkah Gavin mau membantah juga memang kenyataannya pria itu tampan.


Mulai dari Gavin lalu Danira hingga Galen dan si bungsu Davin.


Semuanya memang memiliki pesona yang luar biasa.


°°°°°


"Ihh balikinnn!"


Danira berseru kesal sambil berusaha mengambil ponselnya yang ada di genggaman teman sekelasnya, Gatra yang memang sangat jahil. Tadi Danira sedang melihat sesuatu bersama dengan Manda lalu pria itu tanpa rasa berdosa mengambil ponselnya dan membawanya pergi.


Sambil tertawa Gatra mengangkat tinggi-tinggi ponsel milik Danira dan membuat gadis itu mengerucutkan bibirnya sebal sambil berusaha menggapai benda kesayangannya. Sungguh Gatra memang sangat menyebalkan dia suka sekali mengganggu teman sekelasnya terutama Danira yang tidak pernah bisa melawan.


"Gat balikin lo ngapa sih jahil banget?!" Kata Nanda sebal


"Nandaa bantuin ambil HP aku." Kata Danira dengan wajah memohon


"Gat udah deh jangan jail." Kata Nanda sambil berusaha mengambil ponsel milik Danira

__ADS_1


"Nan udah deh diam." Kata Gatra


"Ishh balikinnn." Kata Danira


"Balikin Gat." Kata Nanda sambil menatapnya dengan tajam


"Ya ampun iya nih gue balikin." Kata Gatra sambil menyerahkan ponselnya pada Danira


Dengan wajah kesal Danira mengambil ponselnya.


"Maaf ya Ra jangan ngambek lo jadi tambah gemesin." Kata Gatra nakal


Pria itu bahkan mengusap-ngusap kepalanya membuat Danira berusaha menepis tangan besar itu dari kepalanya.


Belum sempat membuat Gatra menjauhkan tangannya suara Gavin sudah membuat pria itu melakukannya.


"Heh apaan lo pegang-pegang adek gue?!"


Gavin berdecak kesal dia berjalan mendekat lalu menatap pria di dekatnya dengan tatapan tajamnya.


"Bercanda Bang"


"Enak aja bercanda gak boleh lo asal pegang adek gue limited edition nih anak." Kata Gavin sambil merangkul Danira dan menariknya mendekat


Gatra tertawa mendengarnya lalu meminta maaf dan masuk ke dalam kelas.


"Ish lepas"


"Nih Nan jagain adek gue suruh belajar yang bener." Kata Gavin


Setelah mengatakan hal itu Gavin melepaskan tangannya dan berjalan pergi sambil memasukkan satu tangannya ke saku celana.


"Kak Gavin ish mau kemana? Kelas Kakak bukan disitu sebentar lagi masuk." Kata Danira


Gavin menoleh sebentar lalu mengatakan hal yang membuat Danira berseru kesal.


"Mau bolos"


Danira melotot ketika Kakaknya itu terus melangkahkan kakinya menjauh.


"KAKAK AKU BILANG MOMMY NANTI!"

__ADS_1


°°°°


Aduh Gavin nakal udah tau Mommy Diandra punya ilmu sihir🤣


__ADS_2