Obsession

Obsession
Gavin (25)


__ADS_3

Alexa tidak tau bahwa Gavin itu perokok yang dia tau Gavin memang menyentuh benda bernikotin itu, tapi Gavin sendiri pernah bercerita bahwa dia tidak lagi menyentuh rokok karena takut di marah orang tuanya. Sayangnya malam ini di birthday party Tiffani dia melihat Gavin yang sudah menghabiskan dua batang rokok bahkan ketika pesta belum di mulai.


Bersama dengan Arsaka di parkiran Gavin asik menikmati benda bernikotin yang sudah lama tidak dia sentuh, karena merasa kesal atau sedang banyak fikiran, mungkin. Ya, malam ini dia mendapat kabar bahwa Alexa tidak mau datang bersama dengan Rama dan parahnya lagi gadis itu datang bersama Nicholas.


Bahkan Gavin meminta Sherin masuk lebih dulu karena dia sedang tidak mood.


"Vin udah woy." Kata Arsaka ketika teman baiknya itu ingin mengambil bungkus rokok yang ada di saku celananya


"Gak papa Ka." Kata Gavin kesal


"Udah mulai acaranya." Kata Arsaka membuat Gavin berdecak kesal


"Sialan"


"Udahlah Vin kalau cemburu sama Alexa mah bilang gak usah gengsi." Kata Arsaka


"Enggak"


"Halah keliatan lo itu cemburu banget sama dia." Kata Arsaka


Gavin memilih untuk tidak menjawab dan berjalan masuk karena acara akan segera di mulai.


Di belakang Arsaka hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan, dasar terlalu banyak gengsi.


Begitu sampai di dalam Gavin langsung di hampiri oleh Sherin yang membuat pria itu tersenyum lalu merangkulnya, tapi mata Gavin masih terus menjelajah mencari keberadaan Alexa.


"Tuh liat temen lo." Kata Arsaka pada Rama


"Yang di rangkul Sherin yang di cari Alexa." Kekeh Rama


"Batu banget dia." Kata Arsaka kesal


"Udahlah biarin nanti kalau di tinggal beneran baru tau rasa." Kata Rama


"Apa susahnya sih ngaku?" Kata Arsaka lagi


Serius dia gemas sendiri melihatnya.


"Biarin ajalah capek ngomong sama dia mah Ka." Kata Rama


Arsaka hanya bergumam pelan, dia benar-benar ingin memukul kepala Gavin sekarang.


Di lain sisi ada Alexa yang menatap dengan senyuman tipis ke arah Gavin yang tangannya merangkul manis pundak Sherin, mereka terlihat serasi.


Apa Gavin tidak pernah memikirkan perasaannya ya?


Di samping Alexa mungkin ada Nicholas, tapi mata Alexa tetap tidak bisa beralih dari Gavin yang sudah mengisi hatinya. Selama ini Alexa selalu percaya bahwa meskipun Gavin dekat dengan banyak wanita, tapi Alexa tetap yang spesial.

__ADS_1


Ternyata salah Gavin tidak pernah mengabaikannya biasanya kalau ada acara seperti ini Gavin akan langsung meminta dia untuk pergi bersama, tapi sekarang tidak.


Apa tempatnya sudah terganti ya?


"Lex"


"Eh iya?"


Alexa menatap Nicholas dengan senyuman tipis yang menghiasi wajahnya.


"Bengong aja." Kekeh Nicholas


"Hm"


"Gak usah takut nanti gue anterin sampai masuk rumah kalau takut kena marah orang tua lo karena pulang terlalu larut." Kata Nicholas


"Enggak kok"


"Masih mikirin Gavin ya? Udahlah Lex lupain aja dia tuh gak serius sama kamu kalau serius dia gak bakal sejahat itu kan?" Kata Nicholas


Alexa diam tanpa memberikan sedikitpun tanggapan.


Di kira mudah ya?


Mereka tidak pernah tau bagaimana Gavin selama ini memperlakukan dirinya, meskipun sering membuat kesal dan sakit hati, tapi Alexa sangat sayang pada Gavin.


Alexa sedikit tersentak, tapi dia tetap diam dan tidak melakukan apapun.


"Nic"


"Hm"


"Lo bilang Gavin ini itu, tapi lo juga kayak gitu." Kata Alexa


"Gitu gimana?" Tanya Nicholas


"Lo gak inget? Dulu gue pernah di chat cewek lo di kira perebut pacar orang." Kata Alexa


"Yah udah gak usah di ingetin lagi dong itu kan cuman sekali aja gue kayak gitu Lex." Kata Nicholas


Alexa tertawa lalu menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan tanpa sadar matanya bertemu dengan manik mata Gavin yang menatapnya dengan sangat tajam.


Apa pria itu marah?


Ah tidak untuk apa juga Gavin marah dia kan tidak berarti untuk pria itu, sama sekali.


°°°°°

__ADS_1


Sepanjang pesta ulang tahun Tiffani yang sedang berlangsung Gavin sama sekali tidak menikmatinya dia benar-benar terus memperhatikan Alexa yang bersama dengan Nicholas. Kedua orang itu tertawa bahkan sesekali Alexa memukul pelan lengan Nicholas membuat Gavin kesal sendiri melihatnya.


Ya meskipun ada Sherin di sampingnya, tapi tetap saja Gavin sejak tadi menatap ke arah Alexa karena ada rasa tidak rela di hatinya melihat Alexa begitu dekat dengan pria lain. Mungkin dia cemburu, tapi kalau dia cemburu artinya dia mencintai Alexa, apa Gavin sudah mencintai Alexa?


Selama ini Gavin merasa nyaman dekat dengan Alexa bahkan setiap kali dekat dengan wanita lain tetap saja tidak ada yang membuat Gavin nyaman seperti bersama Alexa.


Apa dia tidak peka dengan perasaannya sendiri?


"Vin"


Panggilan itu membuat Gavin menoleh dan menatap Sherin yang memanggil namanya.


"Kamu diam aja sih." Kata Sherin dengan bibir mengerucut


Gavin tersenyum singkat lalu mengusap pelan kepala Sherin membuat gadis itu memasang wajah cemberut.


"Enggak papa lagi mikir takut di marah Mommy." Jawab Gavin asal


Mengangguk singkat Sherin memeluk lengan Gavin lalu bersandar manja di tangannya yang hanya Gavin diamkan tanpa memberikan larangan.


"Rin"


"Hm"


"Menurut lo gue ini cowok yang kayak mana?" Tanya Gavin


"Hm baik sih ya cuman kamu tuh terlalu friendly ke cewek-cewek." Kata Sherin jujur


"Memang salah ya kalau terlalu friendly sama cewek?" Tanya Gavin sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


"Ya salah Vin cewek kan cemburuan apalagi kamu tuh terlalu friendly tau asal main pelak peluk cewek." Kata Sherin


"Memang iya?" Kata Gavin tak sadar diri


"Ih gak sadar diri, kamu sama aku aja asal peluk terus cium pipi, tapi aku tau kamu kayak gitu gak ke aku aja kan? Mungkin sama Alexa lebih manis." Kata Sherin


Gavin hanya tersenyum tipis lalu menatap ke arah Alexa yang ternyata juga menatap ke arahnya.


Dalam waktu singkat Alexa mengalihkan pandangannya lalu seolah membalas dendam dia memeluk lengan Nicholas yang ada di sampingnya membuat Gavin mengumpat pelan.


"Brengsek"


Oh sialan Gavin tidak bisa begini!


°°°°


Maaf yaa baru updatee🥰

__ADS_1


__ADS_2