
Masuk ke dalam kamar adiknya Gavin duduk manis di pinggiran ranjang adiknya dan menunggu Danira yang sepertinya masih di kamar mandi karena Gavin masih dapat mendengar suara air di dalam kamar mandi. Tenang saja pintu kamar Gavin biarkan terbuka dan lagi adiknya selalu mengganti pakaian di kamar mandi, jadi aman.
Melihat ponsel adiknya yang ada di atas bantal Gavin meraihnya dan baru saja menghidupkan Gavin melihat foto Arsaka yang adiknya jadikan sebagai lockscreen. Berlanjut lagi begitu membuka ponsel adiknya Gavin melihat foto mereka berdua yang dijadikan wallpaper membuat raut wajah Gavin berubah seketika.
Dia merasa kesal karena adiknya itu berbohong.
Beralih lagi Gavin membuka chat yang ada di ponsel adiknya lalu melihat ada nama Arsaka disertai emoticon love di sana membuat Gavin tertawa kecil, belum lagi ketika dia membuka chat mereka.
Oh astaga Arsaka bisa seperti itu juga ternyata.
Daniraa
Lama banget balas pesannya, masih mandi ya?
Kangen Ra haha padahal baru sebentar
Gavin menggeser tangannya ke atas dan membaca chat yang lebih atas lagi.
Kak Sakaa
Ayo main, tapi takut ketauan Kakakk😌
Mau jalan-jalan sama Kak Sakaa, tapi takut Kak Gavin marahh
Menghela nafasnya pelan Gavin mendongak begitu pintu kamar mandi terbuka dan dia langsung mendongak. Adiknya itu keluar dengan sudah memakai pakaian lengkap dan rambut yang tergerai.
Danira diam dia menatap ponselnya yang ada di tangan sang Kakak dan jantungnya berdetak dengan sangat cepat.
"Sini La bawa sisir biar Kakak sisirin rambutnya." Kata Gavin sambil tersenyum
Danira mengangguk patuh dan mengambil sisir lalu duduk di hadapan Kakaknya dan menatap lagi layar ponselnya yang masih menyala juga menampilkan percakapan antara dia dan Arsaka.
"Hadap sana." Kata Gavin
__ADS_1
Sekali lagi Danira hanya menurut dia membelakangi Kakaknya dan membiarkan Gavin menyisir rambutnya yang sudah tidak terlalu basah.
"Ila udah punya pacar ya?" Tanya Gavin
Danira diam tangannya mengepal kuat karena dia takut dan Gavin melihatnya, dia juga langsung tau apa jawabannya.
"Pacarnya Ila itu Arsaka kan?" Kata Gavin lagi
Danira masih tidak menjawab hingga ketika Gavin selesai dia meminta Danira untuk berbalik hingga kini menghadapnya.
Tersenyum tipis Gavin menarik dagu Danira hingga kini adiknya itu menatap matanya dengan takut.
"Ayo jawab Kakak nanya." Kata Gavin dengan penuh kelembutan
"Kakak jangan marah." Kata Danira pelan
"Kakak tanya Ila sama Arsaka pacaran ya?" Tanya Gavin lagi
"Gak kasih tau sama Kakak." Kata Gavin lagi
"Nanti Kakak marah." Kata Danira takut
Gavin menghela nafasnya pelan dia menatap Danira dengan senyuman lalu mengusap pipinya dengan penuh kelembutan.
"Ila gak suka Kakak atur ya?" Kata Gavin lagi
"Bukan gitu Kak." Kata Danira
"Iya Kakak bercanda." Kekeh Gavin
Danira menatap Kakaknya yang tersenyum.
"Sini peluk." Kata Gavin
__ADS_1
Danira lantas mendekat dan memeluk Kakaknya dengan sangat erat membuat Gavin tersenyum sambil mengusap rambut hitam Danira dengan sayang.
"Nanti bilang sama Mommy dan Daddy ya?" Kata Gavin
"Kakak enggak marah?" Tanya Danira
Gavin menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"Ila maunya Kakak marah?" Tanya Gavin yang langsung di jawab dengan gelengan oleh adiknya
"Kakak gak marah karena Kakak sama Alexa juga punya hubungan, jadi gak adil kalau Kakak larang kamu sementara Kakak juga punya hubungan sama Alexa." Kata Gavin
Danira tersenyum lalu melepaskan pelukannya dan menatap Gavin yang juga tersenyum padanya.
"Tapi, Kakak tetep gak kasih izin kamu untuk keluar malam-malam dan lagi Ila harus janji satu hal." Kata Gavin
"Janji apa?" Tanya Danira
"Janji kalau Arsaka buat Ila sedih Ila harus bilang sama Kakak." Kata Gavin
Danira terdiam sejenak sebelum akhirnya mengangguk patuh.
"Gak ada yang boleh buat adiknya Kak Gavin sedih apalagi sampai nangis nanti Kak Gavin nya marah besar." Kata Gavin
Danira tertawa senang kemudian memeluk Kakaknya dan mencium sayang pipinya.
"Sayang Kakakk"
Gavin memang Kakak terbaik!
°°°°
Aku update hehe maaf ya baru bisa update sekarang🥰
__ADS_1