Obsession

Obsession
Gavin (39)


__ADS_3

Danira berlari kecil menghampiri Arsaka yang berdiri di depan kelasnya dengan senyuman membuat pria itu ikut tersenyum dan langsung mengulurkan tangannya yang langsung Danira sambut dengan hangat. Baru saja Danira sampai ke sekolah dan tadi dia di antar oleh Gibran karena Daddy nya itu bilang sepulang sekolah mereka akan ke rumah sakit, sekali lagi Danira diminta untuk tidak memberitahu Diandra soal Kakaknya.


Jam masuk masih cukup lama, jadi Arsaka mengajak Danira ke kantin sekalian mau sarapan karena pria itu tidak sempat makan katanya. Sekarang Danira juga Arsaka tidak takut lagi untuk terang-terangan masalah hubungan mereka karena Gavin sendiri sudah tidak pernah marah.


"Boleh gak Kakak panggil kamu Ila juga seperti Gavin dan keluarga kamu manggil kamu?"


Pertanyaan itu tiba-tiba terlontar membuat Danira mendongak untuk menata Arsaka yang memang jauh lebih tinggi darinya, dia tersenyum lalu mengangguk sebagai jawaban.


"Boleh"


Arsaka tersenyum dia mengusap tangan Danira yang ada di genggamannya.


Begitu sampai di kantin Arsaka meminta Danira untuk duduk selagi dia pergi memesan dan Arsaka juga bertanya apa yang mau gadisnya itu pesan.


"Ila mau susu aja ehh sama yupii." Kata Danira


Mengangguk faham Arsaka pergi memesan dan meninggalkan Danira duduk sambil menunggu dia kembali. Di tempatnya duduk Danira melihat ke sekeliling sambil tersenyum dan tiba-tiba ada Nanda yang datang lalu duduk di dekatnya.


Pria itu tersenyum membuat Danira ikut tersenyum.


"Eh tumben kamu udah datang Nan." Kata Danira


"Di antar tadi berangkatnya." Kata Nanda


Danira mengangguk faham dan tak lama Arsaka datang raut wajahnya berubah tak suka melihat ada seorang pria yang duduk di hadapan gadisnya.


"Ini punya kamu La." Kata Arsaka


"Makasih Kakk." Kata Danira senang


Arsaka tersenyum lalu mengusap sayang kepalanya membuat mata Nanda menatap keduanya bergantian, tapi setelahnya dia mengangkat bahunya acuh dan malah melirik permen yang ada di meja.


"Bagi satu Ra." Kata Nanda sambil mengambil satu permen yupi yang ada di meja


"Itu punya Danira." Kata Arsaka ketus


"Ehh"


"Enggak papa Nanda ini ada banyak." Kata Danira sambil tersenyum


"Tuh Bang enggak papa katanya." Kekeh Nanda

__ADS_1


Arsaka mendengus kesal dan mulai memakan sarapannya dengan tidak bersemangat sedangkan kedua orang itu malah asik mengobrol.


Baiklah Arsaha adalah orang asing disini.


"Kamu udah tugas dari Miss Claudia?" Tanya Danira


"Hah? Yang mana?" Kata Nanda dengan raut wajah bingung


"Ada Nanda yang minggu kemarin." Kata Danira


"Lah? Gue belum berarti." Kata Nanda


Danira menggelengkan kepalanya pelan lalu dia mengambil sesuatu di dalam tasnya dan memberikan pada Nanda.


"Nih lihat punya aku aja." Kata Danira


"Aduh memang yang terbaik lo Ra haha makasih ya?" Kata Nanda senang


Danira mengangguk singkat, tapi setelahnya dia di buat kaget ketika Arsaka menaruh kasar sendoknya ke piring membuat suara dentingan hingga Danira menoleh ke arahnya.


"Eh gue gak bawa pulpen pinjem Ra." Kata Nanda


Danira menatap teman baiknya itu sebentar lalu mencari pulpen di dalam tas dan memberikannya pada Nanda membuat pria itu tersenyum senang.


"Elah Bang lo juga paling di kelas minjem pulpen sama teman kan?" Kata Nanda santai


"Gak nafsu mau makan." Ketus Arsaka membuat Danira menatapnya


"Loh kenapa? Kakak harus habis makannya biar kenyang." Kata Danira dengan penuh kelembutan


Rasanya gadis itu sama sekali tidak sadar bahwa Arsaka tengah cemburu.


Berbeda dengan Arsaka yang terlihat kesal Nanda terlihat santai dan malah asik mengambil permen yupi milik Danira.


"Itu punya Danira beli sendiri sana." Kata Arsaka


"Enggak papa ya Ra?" Kata Nanda


"Iya enggak papa ini kan banyak." Kata Danira sambil tersenyum


Arsaka berdecak kesal lalu meraih tasnya dan mengajak Danira pergi.

__ADS_1


"Ayok La." Kata Arsaka


"Ehh Kakak mau kemana?" Tanya Danira


"Mau pergi biar bisa berduaan." Kata Arsaka


"Di sekolah mana bisa berduaan Bang rame nih." Kata Nanda sambil tertawa


"Ihh bentar Kakak duduk dulu terus minum masa habis makan enggak minum malah mau langsung pergi." Kata Danira


Arsaka menghela nafasnya pelan dia mengambil gelas lalu meminum air putih itu hingga tersisa setengah.


"Udah kan?" Kata Arsaka


Setelah mengatakan itu Arsaka mengajak Danira pergi membuat gadis itu langsung menoleh pada Nanda yang terlihat sibuk menulis.


"Nanda buku aku bawa lagi ya? Pulpennya jangan hilanggg"


Danira mengikuti langkah kaki Arsaka yang ternyata membawa dia ke lapangan basket yang terlihat sepi bahkan tidak ada orang, jelas saja ini masih pagi bahkan baru sedikit orang yang sudah berangkat.


Arsaka mengajak Danira duduk wajah pria itu masih terlihat kesal karena melihat kedekatan Danira dan Nanda tadi.


"Ila"


"Emmm"


Danira mendongak dan menatap Arsaka dengan wajah lucunya.


"Jangan dekat sama Nanda aku gak suka." Kata Arsaka


"Kenapa enggak suka?" Tanya Danira bingung


"Ya aku cemburu Ilaaa." Kata Arsaka


Perkataan itu membuat Danira tersenyum lalu tertawa kecil dia melihat ke sekitar dan menatap Arsaka lagi kemudian sedikit berjinjit untuk mencium pipinya.


"Ila sayangnya cuman sama Kak Saka bukan yang lain"


Astaga Arsaka nyaris tidak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum bahkan pipinya memerah tanpa dia minta.


Apa Arsaka baru saja salah tingkah?!

__ADS_1


°°°°


Aku updatee kali ini spesial Danira-Arsaka yaa🥰


__ADS_2