Obsession

Obsession
Gavin (28)


__ADS_3

"Galennnn"


Gavin berseru kencang ketika dia melihat ponsel dan grup kelas serta grup angkatan ramai membicarakan vidio dia yang sedang menangis yang ternyata di rekam secara diam-diam oleh adiknya lalu di kirimkan pada Rama. Berkali-kali Gavin mengumpat karena besok dia harus berangkat sekolah dan mau di taruh mana mukanya ketika orang-orang tau betapa manjanya Gavin apalagi di vidio itu dia menangis.


Adik kurang ajar dengan wajah penuh kekesalan Gavin pergi ke kamar Galen dan ternyata di sana sudah ada ketiga adiknya yang tertawa sambil melihat ponsel milik Galen. Begitu melihat Gavin mereka diam lalu Gavin melirik ponsel Galen dan terdengar suara tangisan Gavin dari vidio yang tengah di putar.


Oh lihat betapa kurang ajar adik-adiknya ini.


"Kurang ajar lo ya Gal! Gila mau di taro mana muka gue." Kata Gavin kesal


Galen tertawa kecil dia senang sekali bisa menjahili Kakaknya.


"Taro di situlah Kak memang mau taro mana lagi hayooo." Kata Danira dengan mata memicing


Davin ikut tertawa, tapi lucu sekali melihat Gavin seperti tadi pagi.


"Gal lo agh yang bener aja sih! Bisa-bisanya lo kirim vidio itu ke si Rama yang langsung dia sebarin ke grup kelas dan angkatan, gila lo ya? Sialan memang." Kata Gavin kesal


"Mommyyyy lihat Kakak ngomong......"


Gavin langsung melotot dia berlari ke arah Danira dan membekap mulutnya seraya menggelengkan kepalanya pelan.


"Ssttt Kakak baru baikan sama Mommy." Kata Gavin


"Yah bad boy macam apa ini takut sama Mommy." Ledek Galen


"Dasar anak Mommy." Tambah Davin


"Emang ya lo berdua." Kata Gavin sambil menatap keduanya dengan tajam


Tangannya sudah terangkat ingin memukul lengan kedua adiknya, tapi suara Diandra membuat Gavin berhenti.


"Kenapa Ila tadi manggil Mommy ya?"


Gavin menoleh dia tersenyum seraya mengusap kepala ketiga adiknya secara bergantian.


"Aduh adik-adikku sayang yuk kita keluar nanti Kakak traktir." Kata Gavin


Diandra tersenyum melihatnya, tidak tau saja dia apa yang terjadi sebenarnya.

__ADS_1


"Enggak ada Mommy Ila manggil karena mau minta izin keluar tadi." Kata Gavin dengan lembut dan di sertai senyuman manisnya


"Cih pencitraan"


Gavin menggeram pelan mendengar ledekan Galen, tapi dia tetap tersenyum dan melambaikan tangan ketika Diandra melangkah menjauh.


Mengambil bantal yang ada di dekatnya Gavin memukul ketiga adiknya itu menggunakan bantal.


"Ihhh Kakakkkk"


Danira berseru kesal dia balas memukul Kakaknya dengan bantal.


Baru ingin memukul lagi deringan di ponselnya membuat Gavin berhenti dan langsung melihat ponselnya. Melihat nama Alexa di sana membuat Gavin tersenyum dia melempar asal bantal adiknya lalu berjalan keluar seraya mengangkat telpon.


'Udah di maafin Mommy nya belum?'


Alexa bertanya sambil tertawa membuat Gavin berdecak pelan.


"Oh mau ngeledek?" Ketus Gavin


'Enggak ish galak amat'


'Ih jahat sama adek sendiri, tapi lucu tau'


"Aku lucu?" Kata Gavin


'Galen'


"Terserah deh sana telponan sama Galen." Kata Gavin membuat Alexa kembali tertawa


'Nanti minta nomornya ke Danira dulu'


"Jangan! Apaan sih kok malah Galen?!" Kata Gavin sewot


'Ih galakk'


"Ya kamu sih." Kata Gavin


'Eh aku kamu lagi sekarang'

__ADS_1


"Iya lah aku kamu terus." Kata Gavin yang tanpa disadari membuat Alexa tersenyum senang


'Vin sebenernya aku nelpon mau ajak kamu keluar hehe'


"Mau kemana?" Tanya Gavin dengan penuh semangat


'Mau cari buku'


"Boleh, aku ke sana sekarang ya?" Kata Gavin


'Ehh'


"Sebentar lagi aku sampai." Kata Gavin


Dengan senyuman Gavin mematikan panggilan telponnya lalu berlari ke kamar dan mengambil kunci mobil. Bergegas keluar Gavin menghampiri Diandra yang ada di ruang tengah dia memeluk Mommy nya dengan erat juga memberikan ciuman singkat di pipinya.


"Mom izin bentar ya?" Kata Gavin


"Kemana?"


"Antar Alexa ke toko buku, gak papa kan? Masih sore kok ini." Kata Gavin sambil tersenyum


"Yaudah salam buat Alexa ya? Kapan-kapan kamu ajak main ke rumah." Kata Diandra


"Siap, mau ketemu calon menantu ya?" Kata Gavin


"Eh udah pacaran beneran? Kirain masih bingung antara Alexa sama Sherin." Kata Diandra


"Hehe Alexa yang bikin nyaman." Kata Gavin


Diandra tersenyum dia mengusap kepala anaknya itu dengan sayang membuat Gavin tersenyum lalu memberikan ciuman di pipi Mommy nya.


"Pergi dulu ya Mom? Janji cuman sebentar kalau lama salahin Alexa aja"


Diandra tertawa kecil sambil menatap Gavin yang berjalan menjauh.


Ya ampun bagaimana bisa dia marah lama-lama pada Gavin?


°°°°

__ADS_1


Aku updateeee hehee😍


__ADS_2