Obsession

Obsession
Gavin (47)


__ADS_3

kDanira menangis hingga sesenggukan dia berada dalam pelukan Gibran yang kini menatap Gavin dengan tajam karena anak laki-laki nya itu tidak hilang juga jahilnya. Bukan hanya Gibran ada Diandra juga kedua adiknya dan Gavin hanya bisa tersenyum canggung sambil mengatakan kalau dia tidak sengaja.


Sudah berusaha minta maaf, tapi Danira setiap Gavin mendekat langsung emosi sendiri dan berusaha memukul Kakaknya itu karena kesal. Ada dua lukisan yang rusak yang satu lukisan yang sudah selesai dan satu lagi lukisan yang tadi sedang Danira lukis.


Lukisan yang sudah selesai itu Danira butuh waktu satu minggu hingga benar-benar selesai, tapi sekarang sudah rusak.


"Sst udah ya sayang"


Gibran berusaha menghibur anaknya, tapi Danira masih terus menangis hidung hingga telinganya memerah.


"Ila beneran Kakak minta maaf." Kata Gavin sedih


Dia benar-benar merasa bersalah apalagi melihat Danira yang sepertinya sangat marah.


"Kakak sih jahil banget." Kata Galen kesal sendiri


"Gak sengaja Gal sumpah." Kata Gavin


"Ya lagian Kakak ngapain gangguin Kak Ila coba." Kata Davin


"Ya iseng..... Aduh iya La maaf." Kata Gavin ketika sebuah bantal melayang dan mengenai lengannya


"Udah sayang nanti Daddy marahin Kakak ya?" Kata Gibran


"Iya Ila udah ya nangisnya." Kata Diandra


"La maaf beneran gak sengaja, kamu mau apa? Kakak beliin beneran, mau yupi? Jus alpukat? Bakso? Seblak? Apa La bilang." Kata Gavin


Danira tak menjawab dan malah menatap Gavin dengan tajam.


"Ila mau ke kamar"


Danira mengatakan itu lalu melepaskan pelukan Daddy nya dan pergi ke kamar dengan wajah sedihnya. Tak ada yang menghalangi mereka membiarkan saja dan kini beralih menatap Gavin yang hanya tersenyum.


"Hehe gak sengaja"


Gibran gemas sendiri dengan Gavin karena anaknya itu jahil sekali kejadian ini bukan hanya sekali, tapi sebelumnya juga pernah bahkan lebih parah.


Saat itu Gavin mengganggu Danira mereka rebutan cat hingga akhirnya cat itu tumpah dan mengotori lantai tak hanya itu Gavin yang hendak kabur terjatuh dan menabrak tiga lukisan Danira hingga jatuh ke lantai dan rusak.


"Gak hilang juga jahil kamu itu Gavin pusing Daddy." Kata Gibran


Gavin malah cengengesan sendiri membuat kedua adiknya juga ikutan gemas.


"Pasti ada aja deh kalau sama Danira itu ributnya." Kata Diandra sambil menggelengkan kepalanya pelan


"Iya iya Gavin minta maaf sama Ila sampai di maafin." Kata Gavin


Gavin memang deh jahilnya gak ketulungan.

__ADS_1


°°°°


Danira tidak mau keluar kamar untuk makan malam membuat Gavin semakin merasa bersalah dia berniat menyusul, tapi Gibran melarang dan mengatakan biar dia saja yang ke atas. Memang biasa kalau lagi ngambek Danira tidak mau makan, jadi harus Gibran sendiri yang membujuknya dan kalau tidak berhasil baru Diandra yang akan turun tangan.


Semua anaknya selalu menurut pada Diandra kalau sama Gibran juga menurut, tapi sama Gibran mereka lebih berani sedikit. Masuk ke dalam kamar anaknya Gibran melihat Danira yang berbaring dengan pipi menempel pada bantal.


Berjalan mendekat Gibran duduk di tepian ranjang dia memanggil Danira hingga anaknya itu kini menatapnya.


"Ila"


Danira bangun lalu mengusap kedua pipinya.


"Ayo makan malam." Kata Gibran


Danira menggelengkan kepalanya pelan, dia malas bertemu Kakaknya.


"Ila enggak boleh gitu ayo turun makan malam dulu." Kata Gibran


"Enggak"


"Danira"


"Enggak mau ketemu Kakakkk." Rengek Danira


"Iya nanti duduknya enggak usah deket Kakak." Kata Gibran


"Daddyyy Ila buat lukisannya satu minggu sekarang rusak gara-gara Kakak." Rengek Danira lagi


Danira mengangguk singkat.


"Ayo makan"


Danira tak menolak ketika Gibran mengajaknya turun untuk makan malam. Sampai di ruang makan Danira duduk di samping Davin karena masih marah dengan Kakaknya.


"Adikku sayangg mau makan apa? Biar Kak Gavin ambilin ohh ini ya telur puyuh ya ampun ini kesukaan Ila." Kata Gavin dengan antusias


"Enggakkk"


Danira menolak ketika Gavin ingin mengambilkan makan dan langsung mengambil makan malam untuk dirinya sendiri.


"Maaf atuh La nanti Kakak traktir bakso ya?" Kata Gavin


Danira tak menjawab membuat Gavin ingin bicara, tapi Gibran memperingatinya dengan tatapan mata membuat Gavin akhirnya diam.


Awas saja besok Danira mau minta di susul Arsaka dia tidak mau berangkat dengan Gavin!


°°°°


"Kok cemberut?"

__ADS_1


Arsaka mengusap pelan pipi Danira ketika mereka berdua ada di kantin sekolah, tadi Danira minta di jemput karena katanya tidak mau berangkat bersama Gavin, jadi Arsaka menjemputnya. Mereka datang cukup pagi makanya Arsaka pergi ke kantin sekolah untuk sarapan dan sampai di sekolah pun Danira masih cemberut.


Saat di tanya Danira hanya menggelengkan kepalanya sebagai tanggapan dia berusaha tersenyum tipis. Sebenarnya Arsaka sudah tau ada masalah apa karena Gavin cerita dan dia benar-benar tidak habis fikir dengan Gavin pantas saja Danira kesal dan marah.


"Mau apa?" Tanya Arsaka


Danira menggelengkan kepalanya pelan.


"Jangan cemberut gitu ah nanti cantiknya hilang." Kata Arsaka


Danira menghela nafasnya pelan lalu tersenyum tipis membuat Arsaka mengusap lagi pipinya.


"Aku beli makan dulu ya?" Kata Arsaka


Danira mengangguk dan menatap Arsaka yang pergi memesan makan lalu dia mengeluarkan ponselnya dan ternyata ada banyak pesan dari Kakaknya.


Ilaa maafin :(


Kakak minta maaf ih jangan ngambek


Maafin dong😭


Atuh La maafff janji gak bakal gitu lagi


Ila mau apaa bilang sama Kakak nanti Kakak turutin yaaa😩


Danira tersenyum tipis, tapi tak memberikan balasan dan hanya membaca saja hingga tak lama Arsaka datang sambil membawa sarapannya.


"Beneran gak mau makan?" Tanya Arsaka


Danira menggelengkan kepalanya pelan sebagai jawaban.


"Tadi sarapan kan?" Tanya Arsaka memastikan


"Makann"


"Bener?"


"Iyaaa ishh"


Arsaka tertawa dan mengacak pelan rambut Danira.


"Yaudah Kakak makan dulu ya?" Kata Arsaka


Danira tersenyum dan mengangguk patuh dia menatap Arsaka yang mulai memakan sarapannya.


Perasaannya membaik, sebenarnya dia sudah tidak marah dengan Gavin, tapi masih kesal.


Biarkan saja Danira akan mendiamkannya!

__ADS_1


°°°°


Updateee hehe❤


__ADS_2