
Raut wajah Gavin berubah datar begitu dia melihat Alexa yang tengah berjalan bersama dengan Nicholas yang merupakan siswa tepat di sebelah kelasnya dan ya dia pernah dengar kabar bahwa pria itu memang cukup dekat dengan Alexa. Saat ingin ke kantin Alexa menolak ajakannya dan pergi begitu saja Gavin juga tidak ambil pusing, tapi ternyata gadis itu bersama pria lain.
Berdecak pelan Gavin memperhatikan Alexa yang tengah berbincang sambil sesekali tertawa ah tidak bahkan dia sesekali memukul pelan lengan Nicholas juga menatapnya dengan senyuman. Rasanya ada amarah yang menguasai diri Gavin dia kesal sekali melihat Alexa dekat dengan Nicholas.
Sialan! Apa yang terjadi padanya?!
"Masih deket lo sama Gavin?"
Gavin dapat mendengarnya dan tentu saja Alexa masih dekat dengannya bahkan sangat sangat dekat!
Oh Gavin ingin memukul wajahnya sekarang juga.
"Gue denger dia deket sama Sherin juga Lex." Kata Nicholas
Dan apa urusan pria itu?!
"Ngapain sih masih suka sama cowok kayak gitu Lex?" Tanya Nicholas membuat Gavin yang kini berada di belakang mereka berdua mengepalkan tangannya kuat
"Cowok masih banyak kali, mau aja lo sama yang gak ngasih kepastian." Kata Nicholas sambil tertawa kecil
Cukup sudah Gavin sangat kesal mendengarnya dia memprovokasi Alexa!
"Dan kenapa itu jadi urusan lo?!"
Suara Gavin membuat keduanya menoleh dan Alexa tersentak begitu Gavin menariknya mendekat.
"Denger ya? Alexa punya gue jauh-jauh lo dari dia." Kata Gavin
"Lucu lo Vin jelas-jelas lo deket sama cewek lain dan Alexa bukan pacar lo kan? Kalian gak ada hubungan dan gue gak salah deket sama Alexa dia lagi gak terikat hubungan apapun." Kata Nicholas santai
"Brengsek!"
"Vinn"
Alexa berusaha mengusap tangan Gavin agar tidak semakin marah.
"Gue atau lo yang brengsek? Ganteng kalau gak setia juga untuk apa Vin." Kata Nicholas
"Nicholas udah." Pinta Alexa yang tidak mau memperpanjang masalah
Alexa ingin membawa Gavin pergi, tapi Nicholas masih saja terus bicara.
"Lo cuman bisa buat cewek sakit hati Vin gak usah sok larang gue deket sama Alexa dia bukan siapa-siapa lo." Kata Nicholas
Rahang Gavin mengeras tangannya juga mengepal dengan kuat.
"Gavin udah"
Alexa menahan Gavin yang ingin menghampiri Nicholas yang sekarang berjalan menjauh.
"Lo gak mau ke kantin sama gue karena mau deket sama dia?" Tuding Gavin
"Apasih Vin?" Kata Alexa kesal
Tadi dia memang malas ke kantin bersama Gavin karena merasa kesal pada pria itu lalu ada Nicholas yang mengajaknya ke kantin katanya sekalian ada yang mau di bicarakan.
"Ayo ke kantin makan." Kata Gavin mengalihkan pembicaraan
Alexa hanya berdecak pelan dan mengikuti Gavin karena dia tidak punya pilihan lain.
Masalah Nicholas dia memang dekat dengan pria itu sudah sejak lama sebelum dekat dengan Gavin dia selalu pergi kemanapun dengan Nicholas.
"Mau makan apa?" Tanya Gavin
"Gak tau." Kata Alexa ketus
"Lex mau makan apa?" Tanya Gavin dengan nada bicara yang lebih lembut
"Terserah"
__ADS_1
"Gue pesenin nasi goreng nanti." Kata Gavin yang tau makanan yang sangat tidak Alexa suka
"Ish gue mau siomay aja." Kata Alexa
"Lagi datang bulan kan lo?" Kata Gavin membuat Alexa diam
"Sok tau"
"Tau gue ini udah tanggal lima belas biasanya lo datang bulan sekitaran tanggal ini." Kata Gavin
Belum sempat Alexa bicara Gavin sudah pergi untuk memesan dan meninggalkan Alexa yang diam sambil menahan senyumnya.
Meskipun menyebalkan Gavin tau banyak hal tentang dia.
Tengah asik tersenyum Alexa dibuat tersentak ketika mendengar suara keributan juga seruan cukup banyak orang dan begitu melihat matanya membulat sempurna. Di sana ada Gavin yang jatuh tersungkur setelah mendapat pukulan dari Adrian.
Adrian dia memang sering bertengkar, tapi ada masalah apa dia dengan Gavin?
"Gavinn"
Alexa berlari menghampiri Gavin, tapi pria itu sudah lebih dulu bangun dan balas memberikan pukulan pada Adrian lalu setelahnya dia mengusap sudut bibirnya yang terasa perih karena luka.
"Ada apa lagi hah?" Tanya Gavin kesal
"Brengsek lo Vin! Lo udah apain cewek gue sialan?!" Maki Adrian
"Apa lagi?! Gue gak ada ngelakuin apapun sama Tika!" Kata Gavin tak Terima
"Lo apain dia sampai nangis?!" Kata Adrian lagi
"Gue gak ngelakuin apapun brengsek! Gue cuman bilang sama dia jangan jadi cewek murahan gue gak pernah mau jalan sama cewek orang." Kata Gavin yang kembali menyulut emosi Adrian
Sekali lagi pria itu memukulnya dan membuat suasana kantin semakin riuh.
"Gila lo ya?! Kalau mau marah sana sama cewek lo!" Maki Gavin sambil mengusap sudut bibirnya
Baru akan maju Alexa sudah menahan lengannya.
Tak lama Danira datang dia berlari dan menghampiri Gavin lalu melihat wajahnya yang terluka.
Memasang wajah kesalnya Danira menatap Adrian dengan sengit.
"Kamu apain Kakak aku?!" Bentak Danira
"Gak usah ikut campur." Sentak Adrian
"Kamu pukul Kakak aku!" Kata Danira marah
Dia melihat luka di sudut bibir Kakaknya.
"Ihhhh"
Merasa sangat kesal Danira menjambak rambut Adrian hingga membuat banyak mata menatapnya.
"Jangan pukul Kakak aku! Cuman aku yang boleh." Kata Danira kesal
"Danira udah udah nanti ada guru gimana." Kata Alexa sambil berusaha melepaskan tangan Danira
Danira melepaskan tangannya dengan nafas memburu lalu ketika Adrian berbalik dan ingin menjauh Danira mengambil botol air mineral yang ada di dekatnya kemudian melemparnya hingga mengenai bahu Adrian.
"LO!"
"APA?!"
"Ada apa ini ya ampun?"
Suara nyaring itu membuat suasana hening dan ketika menoleh dia melihat seorang guru yang berjalan memasuki kantin setelah mendengar keributan.
"Ada apa ini?" Tanya Bu Sukma
__ADS_1
"Dia! Ibu dia pukul Kak Gavin." Kata Danira sambil menunjuk Adrian
"Dia duluan yang cari masalah." Kata Adrian
"Kak Gavin gak pernah cari masalah dia takut sama Mommy." Kata Danira tidak Terima
"Ila"
"Dia yang cari masalah dan dia juga mukul saya." Kata Adrian
"Salah kamu mukul Kak Gavin duluan." Kata Danira hampir berteriak
"Sudah Adrian Gavin ikut saya dan kamu juga Danira." Kata Bu Sukma
"Bu adik saya gak ada terlibat." Kata Gavin
Seakan tak mendengar wanita paruh baya itu melanjutkan langkah kakinya menuju ruangan.
Di belakang Gavin Danira juga Adrian ada Alexa yang juga kedua teman Gavin yang mengikuti mereka.
Memang bukan hal yang aneh ketika ada gadis yang menyukai Gavin termasuk Tika yang merupakan kekasih Adrian.
Belum lagi Adrian itu musuh Gavin mereka pernah bertengkar hebat karena dulu kekasih Adrian pernah memutuskan pria itu demi Gavin.
Padahal Gavin berani bersumpah dia memang suka dekat dengan banyak wanita, tapi tidak dengan kekasih orang.
Oh ayolah dia bukan tidak laku sampai harus mendekati pacar orang.
°°°°
"Dia mukul Kakak! Aku kesal makanya aku balas!"
Danira memberikan pembelaan ketika kedua orang tuanya menanyakan kejadian di sekolah karena tadi Gibran mendapat telpon, tidak dia bukan marah hanya memastikan apa yang benar terjadi saja. Bukan hal yang aneh Danira memang manja, tapi dia memiliki sifat seperti Diandra yang kalau sudah marah tidak bisa mengontrol diri.
Sekarang Diandra hanya bisa diam sambil memijat pelan dahinya dan menatap kedua anaknya bergantian. Bukan hanya mereka saja, tapi Galen dan Davin juga ada di sana karena mereka sudah tau.
"Dia mukul Kakak sampai luka." Kata Danira marah
"Danira"
"Ila enggak salah!"
"Iya sayang kamu enggak salah Mommy sama Daddy cuman mau tau cerita dari kalian aja." Kata Gibran
"Gavin jelaskan." Kata Diandra
"Gak ada masalah Mom dia aja yang sensi banget sama Gavin, jadi beberapa hari yang lalu pacarnya chat aku dia ajak aku jalan dan aku nolak terus aku memang sedikit agak kasar waktu balas pesannya terus gak tau deh dia bilang apa sama Adrian." Kata Gavin jujur
Gavin serius dia hanya menolak ajakan wanita itu untuk jalan bersamanya.
Oh ayolah Gavin hanya akan mendekati wanita yang masih jomblo saja.
"Lalu Ila kamu enggak takut? Kamu ini perempuan sayang." Kata Gibran
"Ya cowok itu jahat!" Kata Danira
"Kak udah udah." Kata Galen sambil merangkul Danira yang terlihat masih emosi
"Dia pukul Kakak dua kali sampai luka! Nanti Kakak jadi jelek gimana?!" Kata Danira kesal
"Ya ampun Kak udah udah tenang." Kata Davin yang ikut menenangkan Kakaknya
Diandra menggelengkan kepalanya pelan, memang Danira kalau sedang marah atau kesal itu mirip sekali dengannya.
"Kak Gavin enggak mungkin cari masalah Mommy Daddy soalnya dia takut di musuhin sama Mommy makanya ini semua salah cowok kurang ajar itu." Kata Danira kesal
Gavin tertawa kecil, adiknya itu sangat menggemaskan.
"Cowok itu enggak bisa jaga pacarnya, tapi salahin Kakak aku enak aja!"
__ADS_1
°°°°
Aduh Daniraaa🤣