
Melangkahkan kakinya ke kelas Gavin berdecak pelan ketika merasakan bahwa ada banyak mata yang menatap ke arahnya, tentu saja dia tau penyebabnya bukan hanya karena wajah tampannya, tapi karena vidio sialan yang Rama sebarkan. Awas saja sampai Kelas nanti habis pria itu dengannya, enak saja dia menghancurkan image Gavin yang cool dan bad boy ini dengan vidio dia menangis.
Ada begitu banyak mata yang menatap ke arahnya bahkan Gavin sadar ada bisik-bisik yang masih terdengar sampai ke telinganya. Beruntung bisikan para gadis itu cukup baik dan positif membuat Gavin tidak terlalu kesal sekarang.
'Haha dia lucu banget gak sih?'
'Sumpah gemes banget sama Gavin dia di sekolah bad boy parah eh di rumah jadi baby boy'
'Nyokapnya cantik parah gila gue insecure parah'
'Lucu banget lihat Gavin nangis dan manja gitu ke nyokapnya'
'Udah manggilnya Mommy ya ampun anak Mommy'
'Gavin gemes banget sih gue jadi makin suka'
'Dia suka sama cewek kayak gue gak sih?'
Gavin menghela nafasnya pelan mendengar bisikan-bisikan yang masih terdengar jelas di telinganya, tapi Gavin berusaha abai. Sudah sejak tadi ketika dia jalan bersama dengan Danira dan mengantarnya ke kelas hingga sekarang.
Begitu masuk ke dalam kelas Gavin langsung menghampiri kedua temannya yang tertawa begitu pun dengan beberapa teman satu kelasnya.
"Brengsek lo Ram." Maki Gavin
Rama tertawa senang dia merasa bangga bisa meledek Gavin seperti sekarang.
"Mommy maaf Gavin janji gak akan ulangi lagi haha." Kata Arsaka sambil tertawa lepas
"Gavin yang salah Gavin minta maaf sama Mommy." Kata Rama menambahkan
"Brengsek lo berdua." Kata Gavin sambil melempar tas miliknya yang langsung di tangkap oleh Rama
"Cuman Gavin cowok yang nangis malah bikin jatuh cinta." Kata Fadhil
"Vinnn jadi pacar gue yaaa?" Seru Tata membuat Gavin mendengus kesal
"Gavin lo tuh idaman banget tau." Kata Derra
Kedua wanita itu datang lalu memeluk lengan Gavin membuat Gavin merasa pening seketika.
"Gila Vin kasih gue satu Vin." Kata Rama
"Apaan dah lo berdua lepasin ah gak suka gue." Kata Gavin
"Ihh Gavin"
"Lepasin dah sana tuh ke Rama." Kata Gavin sambil menunjuk temannya
"Ogah"
"Cih sok cantik lo berdua Gavin sukanya sama modelan Alexa." Kata Rama kesal
Gavin baru akan bicara hingga dia tanpa sengaja melihat sosok Alexa yang jalan berdua bersama dengan Nicholas dan hal itu mampu membuat amarah Gavin datang.
"Wah ngamuk nih"
__ADS_1
Suara Arsaka terdengar, tapi Gavin tidak peduli dia langsung melepaskan tangan kedua gadis yang memeluknya lalu bergegas pergi keluar kelas membuat banyak pasang mata menatapnya. Begitu sampai di luar kelas Gavin langsung menarik kasar tangan Nicholas hingga pria itu menjauh dari tubuh Alexa.
Kali ini Alexa menatap Gavin dengan mata membulat.
"Batu amat di bilang jangan deketin cewek gue." Kata Gavin kesal
Suara Gavin cukup kuat hingga banyak orang yang mendengar perkataan itu dan terkejut bukan main.
Jadi mereka berpacaran?
"Gue gak deketin." Kata Nicholas
Tangan Gavin terkepal kuat dia hampir saja melayangkan pukulan kepada Nicholas kalau saja tangan lembut Alexa tidak menahannya.
"Terima aja kenapa kalau Alexa udah mulai capek lo, jadi jangan salahin gue kalau nanti lo dengar kabar bahwa dia jadi pacar gue." Kata Nicholas
Gavin berbalik dan tanpa ada yang menduga pria itu benar-benar memukul Nicholas hingga dia jatuh tersungkur. Keadaan semakin ramai ada banyak orang yang berkumpul dan Rama yang melihat langsung mendekat untuk menahan Gavin.
"Vin jangan lo tanggapi dia cuman mau buat lo kelihatan buruk di depan Alexa." Bisik Rama
"Bangun lo sini." Kata Gavin yang tidak mau dengar perkataan Rama dan malah menyentak tangannya
"Gavin"
Alexa kini menahan tangannya.
"Vin udah nanti ada guru." Kata Alexa
Gavin memejamkan matanya sejenak lalu menatap Nicholas yang sudah bangun sambil mengusap sudut bibirnya.
Gavin menulikan pendengarannya dan langsung menarik tangan Alexa membawa gadis itu agar mengikutinya.
Alexa tak melakukan apapun dia hanya diam hingga Gavin membawanya masuk ke dalam ruang musik lalu menutup pintu dan menatapnya dengan tajam.
"Lo apaan sih Lex?! Kenapa bareng sama dia?" Tanya Gavin marah
"Dia tiba-tiba ada di depan rumah gue Vin." Kata Alexa berkata jujur
Nicholas memang tiba-tiba ada di rumahnya tadi dan parahnya lagi sedang mengobrol dengan Papa nya.
"Lo bisa tolak dan suruh dia pergi!" Kata Gavin
"Dia sama Papa! Dia lagi ngobrol sama Papa dan Papa langsung minta gue berangkat sama dia." Kata Alexa lagi
Gavin menggeram kesal dia mendekat dan memojokkan Alexa ke tembok.
"Gue gak suka Lexa." Kata Gavin penuh penekanan
"Gavin"
"Apa?! Lo mau bilang apa? Lo mau bilang gue bukan pacar lo gitu? Mau bilang gue gak berhak ngatur?" Tebak Gavin
"Iya lo gak berhak karena lo bukan....."
"Gue pacar lo sekarang! Mulai sekarang gue pacar lo, jadi gak ada yang boleh deket sama lo selain gue!" Kata Gavin
__ADS_1
Alexa diam dan menatap mata Gavin yang penuh dengan amarah hingga membuatnya tidak bisa berkata apa-apa lagi.
"Gue pacar lo! Mulai sekarang mulai detik ini juga." Kata Gavin lagi
"Gavin"
"Apa lagi? Gue gak mau dengar kalau lo mau nolak!" Kata Gavin marah
"Maksa!"
"Biarin"
"Ih awasss." Kata Alexa kesal
Perasaan Alexa sekarang kesal, tapi juga senang dia kesal karena Gavin sangat tidak romantis hanya saja dia juga senang.
Gavin cemburu ternyata.
"Gak"
"Awas Gavin sebentar lagi upacara." Kata Alexa kesal
"Bodo"
"Gavin"
Alexa berusaha mendorong tubuh Gavin agar menjauh darinya dan hal itu membuat Gavin langsung menahan tangannya lalu semakin mendekatkan tubuhnya.
"Gavin jangan gila ini sekolah." Kata Alexa
"Luar sekolah boleh?" Goda Gavin
"Gavin!" Seru Alexa kesal
Gavin tertawa pelan lalu mendekatkan wajahnya dan mencium pipi Alexa untuk waktu yang lama hingga dia puas.
Menjauhkan wajahnya Gavin membawa tangan Alexa untuk dia genggam lalu keluar dari ruang musik dan dia langsung di sambut oleh Rama juga Arsaka.
"Udah gila lo berdua ngapain di sana?" Kata Rama kaget
"Jangan berbuat mesum di sekolah saudara." Kata Arsaka
Gavin berdecak lalu menendang pelan kaki keduanya hingga mereka meringis karena merasa sakit.
Di tempatnya Alexa berusaha melepaskan tangan Gavin yang menggenggamnya, tapi Gavin malah semakin mengeratkan genggaman tangannya.
"Nanti gue traktir gue baru jadian sama Alexa"
Kalimat itu Gavin ucapkan pada kedua temannya sebelum akhirnya dia berjalan menjauh dan meninggalkan kedua temannya yang terdiam.
Eh ehh kok habis berantem langsung pacaran?
Ini gimana konsepnya?
°°°°°
__ADS_1
Aku Updateeee🥰