Obsession

Obsession
Gavin (37)


__ADS_3

Gavin melangkahkan kakinya masuk ke dalam kelas dengan satu tangan yang masuk ke dalam saku celana membuat banyak gadis melirik ke arahnya, tapi Gavin tidak peduli dia tetap melihat lurus ke depan. Hari ini Gavin berangkat lebih awal dari biasanya bersama dengan Danira tentunya karena adiknya itu sudah ribut minta untuk cepat berangkat padahal Gavin masih malas karena yakin sekolah masih sepi dan benar dugaannya.


Masuk ke dalam kelas Gavin melihat kelas yang masih sangat sepi membuat dia menghela nafasnya pelan lalu berbalik dan pergi ke rooftop karena Rama atau Arsaka belum sampai sekolah, dia malas di kelas. Awalnya Gavin terlihat santai, tapi matanya berubah tajam begitu melihat Alexa yang berjalan dari arah parkiran dengan Nicholas di sampingnya yang mengajak bicara.


Berdecak pelan Gavin melangkahkan kakinya mendekat dengan raut wajah tak bersahabat.


"Gak punya kuping lo ya?!"


Suara Gavin membuat Alexa membulatkan matanya terkejut dia menatap kekasihnya yang terlihat marah dengan mata menajam juga tangan terkepal kuat.


"Oh sorry bokapnya Alexa sendiri yang minta gue jemput dia." Kata Nicholas dengan wajah menyebalkan


Gavin tertawa dia mendekat lalu membawa Alexa mendekat ke arahnya.


"Dia pacar gue!" Kata Gavin dengan penuh penekanan


Tak mau emosinya semakin tersulut Gavin menarik tangan Alexa dan membawanya pergi membuat gadis itu meringis pelan karena merasa sakit.


"Gavin sakit tauuu"


Rengekan itu membuat Gavin mengendurkan sedikit genggamannya, tapi tidak melepaskan genggaman itu dia membawa Alexa ke rooftop sekolahan yang sepi dimana hanya ada mereka berdua sekarang. Memasang wajah sebalnya Alexa sedikit menjaga jarak sambil mengusap lengannya yang sakit dan menatap Gavin yang juga terlihat kesal.


Gavin berjalan mendekat dia menatap Alexa dengan tajam.


"Apa lagi salah aku Gavin? Tadi memang Papa yang minta aku berangkat sama dia." Kata Alexa


"Aku kan udah bilang jangan dekat-dekat sama Nicholas aku gak suka." Kata Gavin marah


"Aku gak dekat sama dia." Kata Alexa


"Kamu berangkat sama dia!" Kata Gavin


Alexa menghela nafasnya pelan, dia bingung harus menjelaskan apa Alexa tidak bisa menolak apalagi membantah perkataan Papa nya.


"Aku udah jauhin cewek yang pernah dekat sama aku entah itu Sherin, Bella atau Irina aku udah enggak pernah hubungin mereka lagi." Kata Gavin


"Vin aku berangkat sama Nicholas karena Papa." Kata Alexa


"Kenapa harus?" Kata Gavin


"Oke aku minta maaf." Kata Alexa sambil menatap mata kekasihnya


"Papa kamu suka sama Nicholas? Jangan bilang kalian di jodohin?" Kata Gavin tidak Terima


"Jangan ngaco Gavin." Kata Alexa kesal


"Ya terus kenapa? Papa kamu tau aku pacar kamu." Kata Gavin


"Yaudaaa maaff nanti aku bakal minta Papa supaya gak minta Nicholas jemput lagi." Kata Alexa


Gavin menatap Alexa dalam diam dan gadis itu juga mendongak untuk menatap matanya yang masih di penuhi emosi.


Oh jelas Gavin kesal dan marah karena orang tua Alexa sendiri yang sepertinya berniat membuat gadisnya itu dekat dengan Nicholas.


Gavin mengusap pipi Alexa dengan sayang lalu mendekatkan wajahnya membuat gadis itu berusaha menahan Gavin agara tidak terlalu dekat. Semakin dekat wajah mereka Alexa semakin takut dia mengalihkan pandangannya dan ketika bibir Gavin hampir menyentuh keningnya suara terdengar membuat Alexa refleks mendorongnya.


"Gavin lo nga...... Hehh lo berdua ngapain gilaaa?!"


Suara Rama terdengar heboh membuat Gavin mendengus kesal lalu menatap Rama dengan Arsaka dan dia juga menahan Alexa yang ingin menjauh.


"Pergi"


"Oh tidak bisa kita harus menjaga kalian berdua agar tidak berbuat hal yang tidak senonoh di sekolah." Kata Rama

__ADS_1


"Pergi gak?!" Kata Gavin kesal


"Mau pergi gak Ka?" Tanya Rama


Arsaka menggelengkan kepalanya dan malah melangkahkan kakinya ke bangku yang ada di rooftop.


"Tenang Alexa kita jagain lo dari makhluk seperti Gavin bisa aja dia terkam lo seperti singa kelaparan." Kata Arsaka


"Anj....."


"Gavin jangan ngomong kasar ya?!" Tegur Alexa


"Haha kena marah." Ledek Rama sambil duduk di samping Arsaka


Gavin menjauh dari Alexa dan berniat menghampiri kedua temannya, tapi Alexa malah menahannya.


"Udah ah Vin." Kata Alexa


Menghela nafasnya pelan Gavin akhirnya diam di tempatnya lalu menatap Arsaka yang mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.


"Mau Ka." Kata Gavin secara spontan


Arsaka menoleh sambil menatap Gavin dengan alis bertaut.


Apa pria itu baru saja meminta rokok padanya?


"Bagi satu." Kata Gavin sambil berjalan mendekat


Alexa kembali menahannya.


"Vin nanti kamu kena marah lagi." Kata Alexa


"Enggak ini kan masih pagi Mommy gak bakal tau." Kata Gavin santai


Gavin mengangkat bahunya acuh lalu mendekat pada Arsaka, tapi Alexa menahannya lagi.


"Gavinnn"


"Iya iya enggak." Kata Gavin


Gavin lantas meraih tangan Alexa dan mengajaknya pergi ke kelas.


"Gue duluan." Kata Gavin pada kedua temannya


Mereka hanya bergumam pelan dan Gavin langsung membawa Alexa keluar dari rooftop menuju kelas gadis itu dan nanti Gavin akan kembali ke sana.


"Vin kamu jangan kayak gitu Mama kamu kan gak kasih izin." Kata Alexa


Gavin bergumam pelan sebagai tanggapan.


"Gavin nanti aku aduin ke Danira." Kata Alexa


"Ya ampun iya sayang enggak." Kata Gavin membuat Alexa diam


Gavin tertawa kecil melihat reaksi Alexa.


"Kenapa diam sayang?" Tanya Gavin lagi


Pipi Alexa merona karena ucapan Gavin membuat kekasihnya itu kembali tertawa lalu mencubit pelan pipinya.


Perbuatan itu semakin membuat Alexa merona karena malu.


°°°°

__ADS_1


"KAKAKKK!"


Danira berseru kencang ketika Gavin keluar dari ruang bk bersama dengan Arsaka juga Rama karena ketahuan bolos mata pelajaran sebelum istirahat dan ternyata malah asik merokok di rooftop. Mendapat kabar itu Danira langsung pergi menemui Kakaknya karena merasa kesal dengan Gavin yang tidak ada kapoknya.


Mendapat seruan itu Gavin meringis pelan dia langsung bersembunyi di balik tubuh Arsaka begitu Danira berjalan mendekat dengan raut wajah penuh permusuhan. Bukan merasa menyesal Gavin malah cengengesan membuat Danira semakin geram melihatnya bahkan kali ini sudah banyak mata yang menatap ke arah mereka mengingat ini masih jam istirahat.


"Kakakkkk sini gakkk?!" Kata Danira


"Aduh Kaa pacar lo bawa pergi." Kata Gavin membuat Arsaka tertawa mendengarnya


Arsaka malah melepaskan Gavin dan berjalan menjauh membuat pria itu berlari hingga Danira berseru kencang sambil mengejarnya.


"KAKAKKK"


Danira berlari mengejar Gavin membuat banyak pasang mata menatap ke arah Kakak beradik itu dengan lucu. Berbeda dengan Danira yang sama sekali tidak lelah Gavin mulai merasa lelah hingga dia kini berhenti membuat Danira berhasil mendekat.


"Kakak! Malah kabur! Kakak bandel banget sih gak mau dengar kata Mommy nanti kalau Mommy tau terus marah gimana? Kakak enggak kapok ya di marahin?" Kata Danira


Bukan menjawab Gavin malah merasa nafasnya terasa sesak hingga kini dia bersandar pada tembok dan berusaha menetralkan deru nafasnya yang tak beraturan.


"Kakak dengar enggak Ila lagi....."


Perkataan Danira terputus melihat Kakaknya yang terlihat kesulitan bernafas hingga membuat dia langsung menyentuh lengannya.


Gavin berkeringat dia merasa kesulitan untuk bernafas membuat Danira jadi panik.


"Kakak?"


Gavin meringis pelan membuat Danira semakin merasa panik dia menggenggam erat lengan Kakaknya yang terasa dingin.


"Kakak kenapa? Kak Sakaaaaa Kak Ramaaa"


Danira berseru kencang memanggil Arsaka juga Rama yang berada tak jauh dari mereka.


"Gavin"


"Kakak ayo ke UKS aja." Kata Danira takut


Gavin menarik nafasnya panjang dia lalu berdiri dan melepaskan tangan Danira dan menatap adiknya.


"Enggak papa udah enggak sakit." Kata Gavin


"Vin ke UKS aja." Kata Rama


"Enggak orang gue sehat sehat aja kok." Kata Gavin


Danira masih terus menatap Kakaknya dengan cemas membuat Gavin tersenyum lalu mencubit pelan pipinya.


"Bohong aja tadi biar gak jadi di marah." Kata Gavin asal


Danira langsung mengerucutkan bibirnya sebal.


"Kakak buat cemas aja Ila takut"


Gavin hanya tersenyum dan tidak mengatakan apapun.


Dia tidak berpura-pura tadi dia memang merasa sesak, tapi sekarang sudah sedikit membaik.


Entahlah Gavin terkadang memang merasa begitu, tapi hanya untuk beberapa saat saja.


°°°°°


Aku updateeeee😻

__ADS_1


__ADS_2