Obsession

Obsession
Gavin (26)


__ADS_3

"Gavin sakittt"


Alexa meringis pelan ketika Gavin mencengkram tangannya cukup kuat dan membawanya dengan sedikit paksaan keluar dari area pesta lalu pergi ke sudut ruangan yang sepi. Raut wajah pria itu terlihat marah bahkan wajahnya memerah dengan rahang yang mengeras juga tangan yang mengepal hingga terlihat urat-urat nya di sana.


Gavin melepaskan tangannya membuat Alexa menunduk seraya melihat tangannya yang memerah hingga membuat dia hampir menangis, tapi setelahnya yang Gavin lakukan adalah mengurungnya dengan kedua tangan yang dia sandarkan di tembok. Saat Gavin meminta dia untuk mendongak dan menatap matanya Alexa menurut dia menatap mata yang di penuhi kilatan amarah.


Tadi Alexa sedang mengobrol bersama Nicholas lalu secara tiba-tiba pria itu mendekat dan mencium pipinya kemudian tertawa seraya mengacak gemas rambutnya, tapi sungguh Alexa juga terkejut dengan perlakuan tiba-tiba Nicholas.


"Lo keterlaluan Alexa." Kata Gavin geram


"Keterlaluan apa Gavin?" Kata Alexa pelan


"Lo! Kenapa lo diam aja di cium sama Nicholas kayak gitu?! Lo senang?!" Tanya Gavin marah


Wajah pria itu semakin memerah karena menahan amarah.


"Gue gak tau...."


"Gak mungkin lo gak tau Alexa! Lo keterlaluan tau gak!" Kata Gavin hampir membentak


"Bukan gue, tapi lo yang keterlaluan." Kata Alexa dengan wajah memerah juga mata berkaca-kaca


"Jangan salahin gue." Kata Gavin tidak Terima


"Tapi gue juga gak salah! Gue gak tau Nicholas bakal kayak gitu dan gak harusnya juga lo marah karena lo bukan siapa-siapa." Kata Alexa


"Gue berhak untuk marah Alexa karena lo milik gue." Kata Gavin penuh penekanan


"Gue bukan milik siapapun! Lo marah?! Terus lo pikir gue seneng? Lo kira gue seneng liat lo sama cewek-cewek? Lo di peluk cewek lain bahkan cium mereka, lo kira gue seneng?" Balas Alexa dengan nafas memburu


Kali ini Gavin diam, tapi wajahnya memerah dan matanya penuh amarah yang dia pendam agar tidak meledak.


"Gue gak pernah marah atau larang lo karena gue sadar di mana posisi gue dan harusnya lo juga sama Gavin! Lo yang minta gue untuk gak berharap lebih kan? Yaudah gue berhenti dan gue gak akan pernah berharap sama lo lagi mending gue cari cowok lain." Kata Alexa membuat Gavin semakin di landa amarah


"Jangan pernah bilang kayak gitu Alexa! Gak ada berhenti dari gue dan gak ada cowok lain untuk lo!" Kata Gavin


"Gue berhak dekat dengan siapa aja." Kata Alexa


"Enggak!"


"Mau lo tuh apa sih Gavin?" Tanya Alexa lelah


Mata Alexa memerah karena dia hampir menangis, sungguh Alexa lelah dan bingung pada Gavin.


Dia masih sangat sayang pada pria itu bahkan mencintai nya, tapi Gavin sepertinya tidak punya perasaan yang sama, dia tidak mau jatuh terlalu dalam.


"Jangan dekat sama cowok lain, please." Kata Gavin pelan


Alexa terdiam dia menatap mata Gavin yang sudah tidak ada lagi kilatan amarah di sana melainkan mata yang menatap dengan sendu.


"Lo gak...."


"Fine, gue janji gue janji gak akan dekat sama cewek lain gue bakal jaga jarak sama mereka asalkan lo berhenti dekat sama Nicholas atau cowok lain." Kata Gavin


Alexa menghela nafasnya pelan.


"Enggak perlu Gavin." Kata Alexa sambil berusaha melepaskan tangan Gavin


Baru saja ingin pergi Gavin sudah menahan lagi tangannya dan kembali memojokkan Alexa ke dinding bahkan dia semakin mendekat.


"Gavin"


"Gue bilang gue gak akan dekat sama cewek lain." Kata Gavin


"Gak perlu." Kata Alexa


"Jauhin Nicholas nanti lo pulang sama Rama atau Arsaka." Kata Gavin


"Terserah gue mau pulang sama siapa." Kata Alexa yang kembali menyulut amarah Gavin


Gavin memejamkan matanya sebentar lalu menatap Alexa yang menatapnya dengan penuh permusuhan.


Gavin mendekatkan wajahnya membuat Alexa berusaha keras membuat pria itu menjauh dari tubuhnya.


"Fine lo pulang sama gue." Bisik Gavin


"Gak usah gila Gavin lo ke sini sama Sherin." Kata Alexa


"Gue bisa minta Rama atau Arsaka untuk antar dia sayang." Kata Gavin di dekat telinga Alexa


Alexa merasa merinding dia mencoba menjauhkan tubuh Gavin, tapi pria itu tetap tidak mau menjauh.


"Gavin awas"


"Lo mau pulang sama gue atau enggak hm? Apa gue perlu hajar Nicholas dulu biar kalian gak perlu pulang bareng?" Kata Gavin

__ADS_1


"Gavin!"


"Jawab Alexa sayang." Kata Gavin semakin mendekatkan wajahnya ke telinga gadis itu


"Jangan paksa gue Vin lo pulang sama Sherin aja." Kata Alexa


"Atau gue harus cium lo dulu sampai lo pingsan, jadi waktu lo pingsan gue bisa gendong lo ke mobil dan lo gak akan bisa kabur, mau pilihan yang mana hm?" Tanya Gavin


Alexa menggelengkan kepalanya pelan, tapi dia di buat menahan nafasnya kala Gavin mencium pelan telinganya lalu menunduk dan kali ini dia dapat merasakan hembusan nafas Gavin yang menerpa lehernya.


"Gue minta jemput aja." Kata Alexa


"Oh mau gue cium aja sampai pingsan ya? Gue bisa kok." Kata Gavin


"Gavin"


"Gue kasih dua pilihan dan jawaban lo tadi gak ada di dua pilihan yang gue kasih." Kata Gavin


"Gavin gue bisa minta jemput lo bisa pulang sama Sherin dan nanti....."


Alexa tidak bisa lagi melanjutkan ucapannya ketika Gavin tidak bercanda dengan ucapannya, dia benar-benar mencium Alexa, tapi hanya untuk beberapa detik.


"Gue gak main-main Alexa." Kata Gavin tepat di depan wajahnya


"Oke"


"Oke apa?" Tanya Gavin


"Ya gue pulang sama lo." Kata Alexa


Gavin tersenyum dia memiringkan wajahnya lalu mencium pipi yang tadi sempat di cium oleh Nicholas untuk waktu yang cukup lama.


"Gak ada yang boleh sedeket itu dengan Alexa kecuali Gavin." Kata Gavin membuat hati Alexa menghangat mendengarnya


Alexa memang mudah sekali luluh.


Baru ingin mengajak gadis itu pergi Gavin melihat pergelangan tangan Alexa yang memerah karena ulahnya membuat Gavin meringis pelan lalu meraih tangannya. Di usapnya pelan pergelangan tangan itu membuat Alexa menatapnya lalu Gavin menciumnya hingga berkali-kali.


"Sorry"


Alexa mengangguk singkat sebagai jawaban lalu setelahnya dia merasakan tangan Gavin yang melingkar di pundak untuk merangkulnya.


"Gavinnn"


"Ih di cariin." Kata Sherin dengan wajah cemberut


Alexa mengumpat pelan dalam hatinya.


'Cih sok cantik'


Entah keberanian dari mana Alexa bersandar pada tubuh Gavin dengan manja, biar saja.


"Sorry Rin eh iya Rama sama Arsaka mana?" Tanya Gavin


Baru saja di bicarakan tak lama kedua orang itu datang.


"Lah udah sama istri pertama." Kata Rama sambil tertawa


"Gue istri satu-satunya engga mau di madu." Kata Alexa asal


Gavin tertawa mendengarnya kalau Sherin sih langsung memasang wajah kesalnya.


"Lo berdua ada yang bisa antar Sherin pulang gak?" Tanya Gavin


"Ih kok gitu?" Keluh Sherin


"Ada urusan Rin kamu pulang sama Rama aja." Kata Gavin


"Huh yaudah." Kata Sherin kesal


"Sorry ya?" Kata Gavin sambil tersenyum


Sherin hanya mengangguk lalu ketika Rama ingin bicara dia langsung diam karena Gavin menerima telpon.


Begitu melihat siapa yang menelpon Gavin langsung diam kemudian melirik jam, sialan.


Sudah jam sebelas malam.


"Aduh mampus ibu negara telpon." Kata Gavin membuat Alexa tertawa kecil


Melepaskan sebentar rangkulannya Gavin berjalan menjauh untuk mengangkat telpon dan dia langsung di sambut dengan seruan.


'INGKAR JANJI LAGI SAMA MOMMY!'


Gavin menjauhkan ponselnya sebentar lalu berusaha berbicara dengan selembut mungkin.

__ADS_1


"Enggak ingkar Mom ini mau pulang kok beneran." Kata Gavin


'Jam sebelas Gavin! Kamu ngerti gak bahaya jam segini! Gak usah pulang sekalian kamu ya!'


"Eh ehh jangan Mom iya ini pulang udah masuk mobil tinggal jalan." Kata Gavin panik


'Mommy beneran bakal tutup dan kunci pintu sana kamu tidur di mobil'


"Ehh Mommy jangan gitu dong ini beneran ini udah tinggal jalan Gavin tutup telponnya ya? Gavin pulang sekarang ini love you Mommy sayang muach." Kata Gavin


Tanpa menunggu jawaban Gavin memutus panggilan telpon lalu bergegas masuk ke dalam dan meraih tangan Alexa.


"Ayuk Lex pulang keburu gue jadi gak punya tempat tidur karena di kunciin, gue duluan ya? Rin maaf gak bisa anter balik nanti sama Rama lo bawa motor pelan-pelan aja Ram, balik ya?" Kata Gavin


Membawa Alexa untuk berpamitan pada Tiffani baru setelahnya Gavin bergegas pergi ke parkiran dan masuk ke dalam mobil bersama dengan Alexa yang sedikit kebingungan. Begitu masuk ke dalam Gavin langsung melajukan mobilnya dengan cepat, tapi masih dalam kecepatan wajar dan tak lama ponselnya bergetar lagi.


Langsung saja Gavin angkat dan lagi dia di sambut seruan Mommy nya.


'Udah dimana kamu?!'


Alexa tersenyum geli mendengarnya.


"Iya Mom ampun ini udah di jalan beneran udah di jalan bentar lagi ya bentar lagi jangan di kunci dulu." Kata Gavin


'Ya kamu dimana?! Cepetan pulang! Ini udah jam sebelas Gavin bahaya kamu mau pulang jam berapa?! Mau pulang besok iya?!'


"Iya Mommy sayang maaf maaf ini udah di jalan pulang sebentar ya mau antar anak orang pulang ke rumah dulu." Kata Gavin


'Siapa? Siapa lagi yang kamu bawa? bawa cewek satu kota kamu ya?!'


"Alexa Mom." Kata Gavin


'Yaudah jangan kebut bawa mobilnya antar sampai dalem minta maaf sama orang tuanya karena udah pulang jam segini'


"Iya Mom"


'Habis itu langsung pulang!'


"Iya Mommy"


'Setelah ini gak ada lagi party party Mommy gak akan kasih izin kamu pulang jam segini lagi!'


"Iya Mommy"


'Yaudah cepet Mommy tungguin sampai kamu pulang'


"Ya ampun iya Mom." Kata Gavin


'Yaudah'


"Iya i love you Mommy sayangnya Gavin muach." Kata Gavin sebelum menutup telpon


Alexa tertawa lepas begitu mendengar percakapan Gavin di telpon dengan Mommy nya menurut dia itu adalah hal yang lucu, Gavin anak Mommy sekali.


"Kenapa hm?" Tanya Gavin


Alexa menggelengkan kepalanya sambil tertawa, dia menatap Gavin yang terlihat ingin buru-buru sampai.


Lihatlah si playboy yang di rumah ternyata anak Mommy.


Belum sampai lima menit ponsel Gavin berdering lagi membuat Gavin menghela nafasnya pelan dan Alexa tertawa lepas.


Di angkat lagi panggilan itu oleh Gavin.


'Udah dimana kamu?'


"Udah di depan rumah Mom, ya masih di jalan Mommy sayang baru di matikan telponnya udah nelpon lagi ya masih lumayan jauh Mom." Kata Gavin lelah


'Yaudah'


Dan panggilan di matikan membuat Gavin menghela nafas pasrah.


Beberapa detik kemudian pesan masuk dan Gavin meminta Alexa untuk membuka lalu membacakan untuknya.


Gavin di jalan hati-hati itu Alexa di antar sampai dalam rumah, Mommy tunggu kamu pulang soalnya Mommy kesel mau cubit kamu biar kapok dan uang jajan kamu Mommy potong lagi! Sekali lagi kamu ingkar janji Mommy tarik motor sama mobil biar kalian semua berangkat sekolah sama Daddy aja!


Dan tawa Alexa pecah ketika membacanya, lucu sekali ternyata.


Julukan apa yang cocok untuk Gavin ya?


Anak Mommy yang menjelma jadi seorang playboy.


°°°°°


Aku update lohh kalian seneng gak hehee😁

__ADS_1


__ADS_2