
Raut wajah Anetta terlihat sangat antusias begitu dia melihat Alexa pulang bersama dengan Gavin dan tentu saja Anetta langsung mengajak Gavin untuk masuk ke dalam lalu menyuruhnya duduk selagi dia mengambilkan minuman. Di tempatnya Alexa hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan melihat tingkah Mama nya yang sangat antusias dengan kedatangan kekasihnya ehh benar kan Gavin kekasihnya.
Sekarang Gavin duduk bersama dengan Alexa dan tak lama setelahnya Anetta datang dengan Bibi membawa minuman juga beberapa makanan. Kali ini Anetta langsung duduk di samping Gavin lalu menatap keduanya dengan senyuman nakal membuat Alexa menghela nafasnya pelan.
Dia tau Mama nya itu memang suka aneh.
"Tumben banget ih pulang sama Gavin"
Anetta memukul pelan lengan Gavin membuat Alexa menepuk pelan dahinya.
"Maa"
"Aduh Mama lebih suka kamu sama Gavin dari pada sama siapa itu yang pernah antar kamu juga." Kata Anetta
"Nicholas Tante aku juga gak suka sama dia." Kata Gavin
"Iya kan Gavin? Mama juga gak suka sama Nicholas itu, tapi Papa nya Alexa itu sering banget ngobrol sama dia ehh kamu jangan panggil Tante dong panggil Mama aja kan kamu calon menantu Mama." Kata Anetta
"Mamaaa"
Alexa merengek pelan, tapi Anetta terlihat tidak perduli membuat Gavin tertawa kecil.
"Iya Ma"
"Eh ini minum dulu Gavin." Kata Anetta
"Iya Ma aku minum." Kata Gavin
Gavin meminum sedikit lalu meletakkan lagi gelasnya di meja.
"Memang Nicholas sering ke sini ya Ma?" Tanya Gavin
"Dulu sering pagi siang sore malem kalau hari minggu tuh muncul terus sampe bosan Mama lihatnya, tapi Papa nya Alexa itu sering banget ngobrol sama dia." Kata Anetta
"Mamaaa"
Alexa merengek pelan agar Mama nya berhenti bicara, tapi Anetta sama sekali tidak peduli.
"Kamu bilang sama dia Gavin biar gak usah deket-deket sama Alexa lagi udah Alexa mah sama kamu aja." Kata Anetta membuat Gavin tertawa kecil mendengarnya
"Iya Ma"
Alexa berdecak kesal ketika mendengarnya lalu menatap Mama nya yang terlihat antusias berbincang dengan kekasihnya.
Baru akan bicara lagi mendadak William muncul membuat keadaan hening seketika dan Gavin langsung tersenyum lalu bangun untuk mencium punggung tangan William dengan sopan.
"Gavin ya?" Kata William
"Iya Om"
"Senang bertemu dengan kamu." Kata William dengan senyuman di wajahnya
Gavin ikut tersenyum dan tak lama dia merasakan ponselnya yang ada di saku celana bergetar membuat Gavin langsung melihatnya. Menunduk dengan sopan Gavin meminta izin untuk mengangkat telpon dan berjalan sedikit menjauh.
"Halo Mom"
'Gavin dimana? Ini sudah jam pulang sekolah Danira tadi udah kasih kabar katanya dia pulang sama Arsaka, kamu dimana sekarang?'
Gavin menghela nafasnya pelan, entah dari mana Mommy nya itu tau jadwal dia pulang sekolah.
__ADS_1
"Iya Mom tadi pulang sama Alexa antar dia ke rumah dulu." Kata Gavin
'Gavin masih lama enggak? Mama mau minta antar ke supermarket'
"Iya Ma aku pulang." Kata Gavin
Gavin memasukkan lagi ponselnya ke saku celana dan kembali menghampiri Anetta juga Alexa yang masih di ruang tamu.
"Ma aku pulang ya?" Kata Gavin
"Eh kok udah mau pulang?" Kata Anetta
"Barusan Mommy telpon." Kata Gavin
"Yaudah nanti main lagi ya? Kalau mau jalan sama Alexa jalan aja Mama pasti izinin." Kata Anetta sambil tertawa kecil
Gavin mengangguk lalu dia mencium punggung tangan Anetta dengan sopan dan menghampiri Alexa yang langsung berdiri untuk mengantar Gavin sampai ke depan. Begitu sampai di depan Gavin tersenyum dia mengusap dengan lembut kepala Alexa membuat gadis itu tersentak.
Mata Alexa menatap Gavin yang terlihat begitu tampan dengan seragam sekolah yang tiga kancing teratasnya terlepas, dasi? Entah sudah dia buang kemana.
"Gue pulang ya? Nanti gue kabarin kalau udah sampai." Kata Gavin
Alexa mengangguk singkat, dia sedikit kesal karena lagi lagi Gavin memanggilnya dengan sebutan Gue.
"Lain kali pulang sama gue aja jangan sama Nicholas." Kata Gavin
"Kenapa?" Tanya Alexa
Gavin tersenyum dia mencubit pelan pipi Alexa dan mengatakan hal yang membuat pipi gadis itu merona.
"Gue cemburu"
"Jangan di gigit Lex nanti sakit." Kekeh Gavin
Alexa kembali menatap Gavin dan berusaha untuk tersenyum.
"Lo lucu kalau lagi salah tingkah, gue pulang ya? Nanti gue kabari lagi dan kalau gue telpon lo angkat ya?"
Alexa mengangguk dan melambaikan tangan pada Gavin yang berjalan menjauh.
Dalam diam Alexa memperhatikan Gavin yang memakai helmnya lalu menghidupkan motor dan menjauh dari area rumahnya.
Masih di tempatnya Alexa tersenyum sambil memegang dadanya yang berdegup kencang.
Gavin cemburu ya?
°°°°
Saat malam Galen di buat terkejut ketika dia sedang asik bermain game dengan kedatangan Gavin yang tiba-tiba melempar buku ke atas ranjangnya. Kakaknya itu masuk ke dalam kamar dan sekarang duduk bersandar di atas ranjang sambil fokus pada ponsel.
Berdecak kesal Galen meletakkan ponselnya dan melihat buku yang ada di atas ranjangnya, buku tulis dan cetak matematika. Saat menatap Kakaknya ternyata Gavin juga sedang menatapnya dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.
"Kenapa?"
Gavin tersenyum dia menyerahkan buku matematikanya pada Galen.
"Ada tugas Gal bantuin gue." Kata Gavin
"Kak please gue masih SMP lo udah sma." Kata Galen kesal
__ADS_1
"Ah gak papa waktu itu juga nilai gue gede pas lo yang ngerjain." Kata Gavin sambil menepuk pundak Galen dengan tangannya
"Ogah ah kerjain sendiri kalau gak nyontek temen lo sana Kak Rama apa Kak Saka." Kata Galen malas
"Gal ayolah kerjain cuman lima soal doang lo kan pinter, besok pelajaran pertama nanti ribet gue nyalinnya kalau lihat mereka." Kata Gavin
"Sama Davin sana." Kata Galen
"Enggak tega gue mau minta tolong sama dia." Kata Gavin
"Terus tega lo sama gue gitu?" Ketus Galen
"Elah Gal lo mau apa dah? Gue beliin." Kata Gavin
"Bohong aja lo kan pelit." Kata Galen
"Sejak kapan gue pelit? Lo gak inget waktu itu gue...."
"Duit dari Mommy ya itu jangan coba bohong sama gue lo." Kata Galen
"Pintar amat sih lo Gal." Kekeh Gavin
Galen berdecak pelan, tapi akhirnya dia tetap membuka buku matematika milik Kakaknya membuat Gavin tersenyum puas.
"Beliin gue tiket nonton dua." Kata Galen
"Mau jalan lo ya?" Kata Gavin
"Iya"
"Masih SMP Gal." Kata Gavin
"Gak papa yang penting gue pinter dari pada lo Kak." Kata Galen
"Gue pinter kok cuman lagi agak males aja." Kata Gavin
Galen tak menanggapi dia membuka buku cetak milik Kakaknya dan melihat sebentar untuk memastikan cara yang harus dia gunakan untuk mengerjakan tugas Kakaknya.
"Gal"
Galen bergumam pelan sebagai tanggapan.
"Salahin dua Gal jangan bener semua nanti Pak Naufal curiga sama gue." Kata Galen
Galen bergumam lagi sebagai tanggapan.
"Uang jajan gue nanti gue kasih ke lo juga dah"
Galen kali ini mendongak dan menatap Kakaknya dengan tidak percaya.
"Ya gak semua gue kasih sebagian dah Gal"
Galen terdiam sejenak lalu mengangguk singkat dan kembali fokus dengan buku milik Kakaknya.
Jangan sampai orang tuanya tau karena kalau mereka tau bisa habis Gavin di marah.
°°°°
Udah berapa hari aku gak update ya🤣
__ADS_1
Kangen gak sama keluarga Gibran🙂