Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Sakit nya Dad Bastian.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Bagaimana? sakit apa Daddy ku?" tanya Syaka pada uncle Toni.


Uncle Toni melihat Dad Bastian sebentar, lalu tertawa.


"Kalau orang yang lagi pacaran ini nama nya rindu yang menggebu, dan karena rindu jadi kepikiran alhasil ya gini.." Uncle Toni menjawab dengan tawa nya.


Membuat Syaka mengembungkan pipi nya, dari dulu dia memang tidak pernah percaya akan kemampuan uncle nya yang satu ini, uncle uncle Hadian sih mungkin oke, hanya saja uncle Hadian itu matre nya sangat kelebihan batas.


Sedangkan Uncle Toni? menjadi dokter umum, seperti nya saat tes kedokteran mungkin ada yang salah memberikan nya nilai, karena tingkah dan sikap Uncle Toni tidak mencerminkan seorang dokter yang penuh wibawa dan fokus.


"Uncle jelaskan yang jelas, jangan bertele-tele." balas Syaka kesal.


Huhfh..


Uncle Toni menghentikan tawa nya, lalu menuliskan resep obat yang harus di cari Syaka.


Syaka menerima nya, lalu membaca nya.


Dan tulisan hanya Rindu anak.


Syaka melirik uncle nya, dan uncle Toni mengangguk.


"Yang di perlukan Bang Babas hanya putri-putri nya, dia merindukan nya." jelas Uncle Toni, lalu keluar dari kamar.


Dan saat berjalan keduanya berpapasan dengan Mom Fallen.


"Udah periksa nya?" tanya Mom Fallen.


"Sudah kak, Bang Babas hanya kecapean dan _" menggantung.


"Rindu anak-anak nya?" Mom Fallen menebak.


Tentu dia tau suaminya menangis beberapa malam ini, dan selalu bilang merindukan sosok Syakira dan Syakila.


Dan uncle Toni mengangguk cepat.


"Tapi sekarang udah nggak apa, obat hanya ketemu anak-anak nya." jelas Uncle Toni lagi.


Mom Fallen hanya mangut-mangut mendengar nya.


"Ton mau minum dulu atau makan mungkin?" tanya Mom Fallen basa-basi.


"Kak Fallen nawarin ya pasti mau, huh.. tapi aku harus pulang istri udah bisa di coblos soalnya jadi harus pulang cepat." dan setelah mengatakan itu Uncle Toni pergi.


Mom Fallen menggelengkan kepalanya, dulu predikat si mesum di dapatkan Dad Bastian dan Om Darrel, tapi sekarang seperti nya ke empat sekawan itu sudah menjadi pria mesum.


"Dad mau makan sekarang?" tanya Syaka sambil mendudukkan bokong nya di ranjang dekat Daddy nya tiduran.

__ADS_1


Mom Fallen datang membawa makanan, dan Syaka yang melihat itu langsung mengambil alih piring nya.


"Daddy merindukan Syakira dan Syakila." ucap Dad Bastian sambil membenarkan posisi nya menjadi duduk.


"Kila mau ke sini Dad." balas Syaka sambil menyuapi sang Dad.


Dad Bastian menerima suapan nya, meski Syaka nakal tapi dia tetap perhatian pada sang Daddy.


"Kapan?"


"Sore mungkin."


"Kalau Syakira?" tanya Dad Bastian sambil membuka mulut nya.


"Besok baru pulang, kan lagi honeymoon." balas Syaka kembali memberikan suapan nya lagi.


"Anak soang itu pasti menang banyak." gumam Dad Bastian.


Membuat Syaka dan Mom Fallen saling melirik, tentu tau siapa yang di sebut Anak soang, siapa lagi kalau bukan Rayden yang sempat ketahuan nyosor Syakira di ruangan tamu.


Mom Fallen dan Syaka juga menonton nya, tentu karena saat itu Dad Bastian marah besar sehingga membuat seisi rumah terkena imbas nya.


"Jangan gitu, Anak soang itu mantu kamu." kata Mom Fallen sambil memijat kaki suaminya.


"Iya, lagian anak soang juga suami putri kesayangan nya." Syaka ikut menimpali.


"Iya iya.. Rayden suami Syakira, pasti di gempur terus kasihan princess Daddy pasti kelelahan." dan lebay Dad Bastian kembali di mulai lagi.


Di tempat lain, Syakila sedang bersiap ke rumah Daddy nya, dan dia melihat suaminya yang sedang bersiap-siap juga.


"Mau bawa apa sayang?" tanya Alex.


"Bawa makanan kesukaan Mommy Daddy, nanti drive thru" balas Syakila sambil menyemprotkan parfum ke beberapa titik yang di sukai nya.


"Ya udah yuk." Alex membawakan tas Syakila.


"Sama aku aja, nanti kamu malu." Syakila megambil tas itu.


Tapi di tahan oleh Alex.


"Nggak papa, biar orang-orang tau kalau aku cuman milik kamu, begitupun dengan kamu" kata Alex gombal, yang membuat Syakila tertawa.


Dan memberikan kecupan manis di bibir suaminya.


Cup..


"Tanpa orang tau pun aku memang akan selalu menjadi milik kamu." Syakila menggandeng tangan sang suami.


Lalu berjalan keluar dari apartemen dengan sang suami, tangan keduanya saling berpegangan tangan.


Di perjalanan seperti yang di ucapkan Syakila tadi, dia Drive thru makanan kesukaan orang rumah.

__ADS_1


"Terimakasih." kata Syakila saat makanan sudah dia dapatkan.


Mobil kembali melaju, Syakila yang bosan melihat jalanan memilih membuka layar ponselnya, setalah menjadi seorang istri entah kenapa Syakila menjadi suka bermain sosmed.


Senyuman terlihat di sudut bibir nya, Syakila membaca sesuatu yang di share seseorang, dan itu sangat lucu menurutnya.


"Lihat apa?" tanya Alex mode cemburu nya keluar.


Apalagi melihat Syakila yang terlihat mengulum senyuman nya.


"Nggak, cuman postingan orang." balas Syakila.


"Harus senyum ya?" tanya Alex masih mode cemburu.


Dan Syakila tidak menyadari itu, Syakila malah asyik bermain ponsel membuat Alex hanya bisa pasrah.


Tidak bisa marah-marah untuk membuat Syakila hanya fokus pada nya, dia tidak mau posesif apalagi dia tau kalau Syakila itu sangat keras kepala dan juga memiliki sifat yang dingin.


Salah-salah nanti dia tidak mendapat jatah malam nya, oh now dia tidak bisa membayangkan nya apalagi mereka masih terbilang pengantin baru meski sudah menikah hampir dua bulan.


Sesampainya di rumah Dad Bastian, Syakila dan Alex berjalan bersama masuk ke rumah dan ya semuanya sedang ada di ruang bersantai.


"Daddy." panggil Syakila ceria.


Meski tau yang di rindukan di sini mungkin lebih besar Syakira, dia tidak cemburu tapi lebih ke senang karena Daddy nya selalu memperlakukan nya seperti kakak perempuan bukan seperti adik perempuan.


"Akhirnya, kesayangan Daddy." Dad Bastian memeluk tubuh Syakila yang memang tidak seperti gitar spanyol lagi.


Dia cukup heran karena putrinya yang satu itu selalu menjaga pola makan nya, tapi sepertinya sekarang banyak yang berubah melihat tubuh Syakila yang lebih berisi.


"Maaf telat ini buat Daddy Mommy." Syakila melepaskan pelukannya, lalu memberikan makanan yang di bawa nya di meja.


"Loh buat aku nggak?" Syaka yang bermain ponsel menunduk dirinya sendiri.


"Ada juga kok." balas Syakila duduk di dekat Daddy nya.


Dan Alex yang selsai menyalami ibu dan bapak mertuanya langsung duduk di dekat Syaka, membiarkan istrinya kangen-kangenan bersama mertuanya, pun dengan Mom Fallen yang memilih membawa makanan yang di bawa Syakila ke dapur.


"Daddy jangan sakit-sakit, aku sedih kalau denger Daddy sakit gini." Syakila mengusap tangan sang Daddy.


"Udah baikan, kan sudah ketemu sama anak kesayangan Daddy." Dad Bastian mengusap rambut sang putri dengan lembut.


Lalu mengecup kepala putrinya berulang kali, dan saat itu juga mata Alex melirik ke arah Dad Bastian dan istrinya.


Dad Bastian yang melihat itu tersenyum kecut lalu menjulurkan lidahnya ke arah Alex.


"Apa lihat-lihat syirik?" batin Dad Bastian mencibir menantu nya.


"Sabar Lex, emang punya mertua seperti Dad Bastian harus banyak tahan nafas."


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2