Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Kabar baik.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Mendengar kepulangan Jenita semua kerabat sangat senang, Mom Arr sudah memberitahukan kabar kepulangan Jenita.


Tapi tidak dengan Andika yang kini mendapatkan banyak amukan dari semua orang, Andika bahkan terancam akan di kirim ke asrama oleh Mama nya karena kesal dengan tingkah putra nya.


Sedangkan Jenita dia sekarang tinggal di rumah Mom Arr, Jenita bahkan sekarang mengganti panggilan nya menjadi Mom sama seperti Vira dan Willy.


Jenita juga kembali sekolah, dia memulai semuanya dari awal meski rasanya berat karena dia masih terngiang-ngiang akan Mami dan Papi nya tapi Jenita mencoba tegar.


Support dari semua orang terdekat menjadi alasan pertama Jenita menjadi kuat, dia akan mencapai puncak seperti yang di impikan Mami dan Papi nya.


"*Anak Mami harus kuat dan hebat, suatu saat nanti Mami akan menjadi orang pertama yang bahagia karena melihat anak Mami mencapai puncak keberhasilan nya."


"Untuk Papi, kamu selalu menjadi princess Papi yang manis Papi nggak minta kamu melakukan hal yang tidak kamu sukai, tapi Papi berharap kamu hidup seperti elang yang bisa terbang kemanapun yang kamu inginkan*."


Ucapan Mami Papi nya akan selalu Jenita ingat sampai kapan pun, Jenita akan menjadi gadis kuat untuk Mami dan Papi nya yang sudah pergi ke surga.


🌹


"Mom aku pulang!" suara teriakan di ambang pintu terdengar.


"Dad!" panggil wanita cantik itu.


"Sayang jangan lari" teriak Rico yang masih di teras rumah.


"Daddy Mommy" teriak Vira.


Dia sudah sangat tidak sabar bertemu Mommy Daddy nya.


"Sayang jangan teriak-teriak kamu bukan anak kecil lagi" Mom Arr yang berjalan menuruni tangga itu menggelengkan kepalanya.


"Uh Mom cepat, dan mana Daddy?" tanya Vira.


"Daddy di sini" teriak Dad Lian yang datang dengan Jenita di gendongan nya.

__ADS_1


Oh astaga.. jika saja Vira belum menikah dia pasti akan cemburu jika Jenita mengambil perhatian Daddy nya.


Tapi tidak untuk sekarang, Vira sudah punya suhu Rico, selain itu Vira juga sadar jika saat ini Jenita yang lebih pantas mendapatkan perhatian Daddy Mommy nya.


"Waw Daddy menggendong kingkong?" ledek Vira sambil tertawa.


Jenita mendengar itu manyun, dia meminta di lepaskan lalu berjalan mendekati Rico, dan tanpa ragu Jenita memeluk Rico.


"Kak Vira suami nya di tinggal, jahat banget ya bang Co" kata Jenita dengan wajah menyebalkan nya.


"Jennnn!!" teriak Vira tidak suka.


"Haha, cemburu kan" Jenita tertawa.


Rico yang tau mood istrinya buruk meminta Jenita melepaskan pelukan nya, dan Jenita menurut lalu duduk sambil memeluk Dad Lian.


"Dasar perangko nempel sana sini" kesal Vira.


"Biarin.. wle" Jenita malah menjulurkan lidahnya meledek Vira.


"Mom lihat!" Vira kesal.


"Ck.. kak Vira aduan" kata Jenita sambil mengembungkan pipi nya sebal.


"Mom Dad aku mau ngerjain pr dulu ya, bye" Jenita yang puas menggoda Vira memilih ke kamar nya yang ada di lantai atas.


"Belajar yang benar jangan pacaran terus!" teriak Vira yang masih terdengar di telinga Jenita.


"Kak Viraaaa !" teriak Jenita.


Haha..


Vira tertawa kencang, membuat Rico Mom Arr dan Dad Lian hanya geleng-geleng kepala.


Uhuk-uhuk !


Tiba-tiba Vira batuk, membuat Dad Lian dan Rico reflek memberikan minum.

__ADS_1


Vira melihat dua gelas di depan nya, tidak mau membuat keduanya kecewa Vira memilih meminum air di dua gelas itu.


Setelah itu dia melirik wajah Mommy dan Daddy nya yang kini tertuju pada nya.


"Dad Mom, kalian tau? aku hamil hihi" Vira berkata dengan tawa nya.


Dan itu tidak membuat ekspresi kedua orang tua nya senang dan malah biasa-biasa saja.


"Mom Dad?" Vira tidak melihat reaksi kedua orang tuanya.


"Hem, kamu hamil beneran?" tanya Mom Arr.


"Bohongan" sahut Vira asal.


"Sudahlah, Mommy tidak akan memaksa lagi pula kakak kamu kan udah punya pacar jadi Mommy yakin sebentar lagi kak Willy akan menikah" lanjut Mom Arr.


"Mommy!" Vira cemberut.


Niatnya memberikan kejutan akan kehamilan nya tapi wajah kedua orang tuanya malah biasa saja.


"Kenapa? mau makan?" Mom Arr malah berpikir jika Vira manja karena lapar.


"Daddy temenin makan, yu" Dad Lian pun takalah menyebalkan.


"Sayang" Vira mengembungkan pipi nya, mood nya kembali jelek.


Rico yang paham dengan ucapan istrinya langsung memberikan ponselnya, tadi dia memotret gambar calon anak nya yang masih sangat kecil.


"Apa ini?" tanya Mom Arr dan Dad Lian bersamaan.


Tapi beberapa detik kemudian keduanya langsung saling melirik, dan kompak melihat ke arah putri nya.


"Aku hamil Mom Dad, udah masuk Minggu ke tiga dan kata dokter kandungan nya sehat hanya perlu perhatian khusus dari Mas Rico" kata Vira sambil tersenyum dan tangan nya memegang tangan suaminya.


Dia benar-benar sudah mewujudkan impian orang tua nya dan suaminya, dan kehamilan Vira tentu saja adalah hal yang sangat membahagiakan untuk Mom Arr dan Dad Lian, khususnya Rico.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2