Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Bertemu pria itu lagi.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Seperti janji nya, siang ini Syakira sudah siap ke kantor suaminya tentunya untuk mengantarkan makanan kesukaan suaminya.


"Terimakasih, bapak pulang duluan aku pulang nya bersama suamiku." kata Syakira pada supir.


Si supir mengangguk, lalu melajukan mobilnya kembali ke mansion.


Sedangkan Syakira kini sedang berjalan di loby, Syakira menanyakan keberadaan suaminya pada resepsionis, dan di jawab dengan sopan juga oleh resepsionis.


Tentu mereka juga tau siapa Syakira, istri dari tuan muda nya dan juga terlahir dari keluarga terpandang, banyak dari mereka yang iri akan hidup Syakira.


"Dia pasti suka." gumam Syakira di dalam lift, matanya terus melihat ke rantang makanan yang di bawa nya.


Syakira memakai lift karyawan sehingga saat di dalam lift dia menjadi pusat perhatian, tapi sekali lagi tidak ada satu pun karyawan yang berani menatap Syakira.


Mereka takut akan ancaman si tuan muda yang akan memecat siapa saja yang berani menatap istrinya lebih dari tiga detik.


Pertanyaan nya apa Syakira suka dengan sikap posesif suaminya? jawaban nya iya.


Meski pada awal nya dia selalu merasa terkekang pada akhirnya Syakira nyaman karena Rayden selalu memperlakukan nya seperti ratu.


"Nona." panggil seseorang.


"Siap_" Syakira tidak melanjutkan ucapan nya.


Dia melihat seorang pria, dan Syakira merasa tak asing dengan pria itu.


"Kita pernah bertemu beberapa waktu lalu." lanjut pria itu seolah menjawab wajah bingung Syakira.


"Kapan?" tanya Syakira melihat penampilan pria itu dari atas sampai bawah, dan ya pria itu terlihat sempurna dan cukup membuat mata khilaf.


"Beberapa bulan lalu di atas gedung." balas pria itu dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


Bryan tidak tau kalau Syakira adalah istri dari kolega nya, yang dia tau hanya Syakira yang cantik dengan pakaian nya yang terlihat seperti karyawan pada saat itu.


Dan Syakira hanya mangut-mangut mendengar penjelasan itu, lalu ia teringat akan kejadian di pantai waktu itu di mana pria itu berakhir dengan beberapa luka lebam.


"Ini pertemuan ke tiga kita." Bryan bersuara lagi.


Hah? ketiga?


"Keduanya kapan?" tanya Syakira bingung.


"Di Mall, beberapa Minggu yang lalu aku melihat mu bersama anak kecil." jelas Bryan lagi.


Dan Syakira kembali mangut-mangut lagi, beberapa Minggu yang lalu dia memang pergi ke mall untuk membeli mainan bersama Cantika, sepupunya.


"Jadi bisakah aku tau siapa nama mu?" tanya Bryan dengan senyuman nya.


Dia sangat penasaran akan nama gadis yang berhasil mencuri perhatian nya itu, selama 25 tahun ini dia tidak terlalu perduli akan sekitar sampai dia melihat sosok gadis di atas gedung.


Syakira terdiam sebentar, dia rasa tidak masalah memberitahu nama nya pada pria itu, lagi pula usia pria itu seperti seumuran dengan suaminya bukan pria tua yang menakutkan.


"Oke, aku akan memanggil mu dengan panggilan Kira, kita akan bertemu di lain waktu lagi. bye," Bryan masuk ke dalam lift dan Syakira yang melihat itu hanya mengangkat bahu nya tidak perduli.


Syakira kembali melanjutkan perjalanan, dan sesampai nya di ruangan suaminya Syakira melihat Rayden yang masih sibuk bekerja.


Dan bukan hanya itu saja Rayden bahkan tidak sadar jika Syakira ada di ruangan nya saking fokus nya ia pada laptop nya.


Cup..


Syakira mengecup pipi suaminya, dia merasa bersalah karena telah berani menatap pria lain.


"Kalau Rayden tau aku melihat pria tampan dia pasti akan cemburu." batin Syakira sangat yakin seyakin-yakinnya.


"Kapan?" tanya Rayden kaget dengan kecupan Istri nya.


"Barusan, kamu terlihat sibuk mau aku suapi?" Syakira mengusap pipi suaminya yang basah karena kecupan nya.

__ADS_1


Rayden hanya mengangguk sebagai jawaban, sering cuti membuat pekerjaan nya menumpuk, meski Rico bisa menghendel semuanya tetap saja Rayden sebagai pemilik perusahaan dia adalah orang yang paling bertanggung jawab akan perusahaan nya.


Syakira mengambil makanan di rantang makanan, dan saat akan menarik kursi Rayden dengan cepat membawa Syakira untuk duduk di pangkuan nya.


"Enak?" tanya Syakira sambil menyuapi suaminya.


"Enak!" balas Rayden sambil mengunyah makanan nya, tentu nya dengan mata yang terus memandangi wajah Syakira.


"Ada apa?" Syakira masih merasa malu saat di tatap seperti itu.


"Tubuh mu semakin berat ya." Rayden menaikan sebelah alisnya ke atas.


"Berat ya?" Syakira ingin beranjak dari pangkuan suaminya, tapi langsung di tahan oleh Rayden.


"Jangan bergerak nanti dia bangun sayang." kata Rayden sambil mendudukkan Syakira di pangkuan nya.


"Setelah makan kita harus menidurkan nya lagi, ya" Rayden menerima suapan nya lagi.


"Hem" balas Syakira sambil menahan sesuatu di bawah sana yang terasa menusuk nya.


Ceklek..


"Tuan ini ad_" ucap Rico terhenti.


Dia buru-buru menutup kembali pintu nya dan menghembuskan nafas nya kasar.


"Kenapa aku selalu sial, mereka benar-benar tidak berperasaan." Rico menggerutu sambil berjalan ke arah ruangan nya.


Lagi-lagi di melihat adegan yang membuat tubuh nya berdesir, entah perasaan apa ini tapi Rico merasa jika kebutuhan pribadi nya juga harus terpenuhi.


🌹


mohon dukungan di novel baru Author ya, masih anget soalnya 😅


__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏🤗


__ADS_2