Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Asal jangan bibir.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Kamu tega Kil, hiks.. kenapa kamu rebut pak Alex dari aku!"


Apa!!!


Syakila menutup bibirnya mendengar ucapan Mona, dia kaget dengan kejujuran Mona.


"Mbak Mona, pliss jangan nangis ya." Syakila bingung.


Dia tidak mau mengalah hanya untuk orang lain, dia pernah mengalah dan membiarkan cinta nya pergi, tapi itu dulu semasa dia masih menjadi anak kecil.


Tapi sekarang? tidak.. dia sudah menggapai impian nya, janji mereka yang memang sudah saling percaya satu sama lain.


"Kamu kenapa nggak bilang suka sama pak Alex, hikss.." suara Mona terdengar pilu.


Tidak menyangka jika dia akan patah hati dengan gadis yang bahkan sudah dia anggap seperti adik nya itu.


Mona sudah lama menyukai Bos nya itu, bahkan jauh sebelum perceraian Alex dan Ratna, dia sudah menyimpan lama perasaan nya itu.


Dan untuk perceraian itu, jika boleh jujur Mona lah yang paling senang dengan perceraian Alex dan Ratna, tapi kenapa? di saat harapan nya sudah terlihat jelas dia malah harus menelan pil pahit lagi, Alex pria yang dia cintai sejak lama melamar Syakila, anak dari Bos Kakek nya.


"Aku dan uncle Alex memang sudah berjanji untuk menikah sejak kecil, maaf mbak.." Syakila menunduk.


Merasa bersalah, tapi dia juga tidak bisa melepaskan cintanya begitu saja, Syakila tidak mau dan tidak akan pernah rela.


katakan lah jika dia egois mementingkan diri sendiri, tapi uncle Alex adalah miliknya, kekasihnya! dan itu akan berlaku sampai kapan pun.


"Mbak.." Syakila mencoba menahan tubuh wanita yang usianya sudah matang untuk menikah itu.


Dia tidak tega, tapi mau gimana lagi Syakila juga tidak bisa berbuat apa-apa.


"Kila, hiks.. aku sakit hati banget, kamu tau kan aku itu susah jatuh cinta, dan pak Alex itu orang pertama yang buka hati aku, dia_" Mona semakin terisak.


Syakila paham perasaan wanita yang sudah dia anggap seperti kakak nya itu, dia memeluk tubuh Mona membiarkan wanita itu sampai tenang di perlukan nya.


Tangan Syakila terulur untuk mengusap punggung wanita itu, sampai akhirnya Mona merasa baikan dan pelukan nya pun terlepas.


"Kila maafin aku, aku nggak maksud buat__" ucap Mona terhenti, tidak melanjutkan ucapannya karena Syakila menyela ucapan nya.


"Nggak apa Mbak, aku tau perasaan mbak seperti apa. Aku pernah di posisi mbak kok. Dulu uncle Alex menikahi aunty Ratna dan aku yang hanya seorang anak kecil benar-benar merasa patah hati, mungkin lucu kalau seorang anak kecil patah hati karena uncle nya menikah, tapi perasaan aku berbeda. aku mencintai uncle Alex."


Syakila terdiam sebentar, tangan nya terulur untuk mengusap air mata di wajah Mona.


"Maaf mbak." lanjut nya, hanya kata itu yang Syakila ucapkan.


Tidak ingin marah ataupun berekspresi lain nya, Syakila memang jutek tapi dia tidak ingin menambah musuh.


tidak ingin menanamkan kebencian di hati Mona, dia berbesar hati untuk menerima kejujuran Mona.


"Kamu nggak salah, di sini aku nya aja yang terlalu berharap dan seperti nya mulai saat ini aku memang harus melepaskan rasa ini, maafin aku ya, hampir saja aku egois melampiaskan kesedihan aku ke kamu." ucap Mona merasa bersalah.


Dia sudah dewasa tentunya dia bisa bersikap lebih dewasa di bandingkan dengan menangis seperti ini, tapi tadi pagi dia benar-benar merasa sedih saat melihat beberapa foto yang Syakila unggah di akun sosial medianya itu.

__ADS_1


Keduanya berbaikkan karena memang tidak ada yang salah di antara keduanya, baik Syakila ataupun Mona, keduanya sama-sama memiliki perasaan yang sama pada satu pria, hanya saja mungkin rasa yang terbalas nya hanya dapat Syakila rasakan dan tidak untuk Mona yang harus berlapang dada.


Setelah urusan nya dan Mona selesai dengan berdamai, Syakila memilih masuk ke ruangan kekasihnya.


Kini keduanya duduk di kursi yang sama, Syakila nampak tegang begitupun dengan uncle Alex yang merasa percaya tidak percaya jika status mereka sekarang sudah hampir mendekati ke jenjang yang serius.


"Uncle, jangan menatap ku." Syakila risih di tatap seperti itu.


"Kamu semakin cantik." ucap uncle Alex masih ingin memandang gadis kecilnya itu.


"Aku anggap itu pujian, tapi uncle sudah empat kali memuji ku cantik, apa tidak lelah." Syakila balik menatap Uncle nya.


Dan uncle Alex menggelengkan kepalanya.


"Tidak lelah, bahkan bila kau mau aku akan terus memuji mu sampai bibir ku kering, kamu memang cantik." sahut nya lagi, tetap kekeuh untuk memuji sang pujaan hati.


Tangan keduanya saling bertautan, Syakila membenarkan posisinya, tidak berani dia terlalu dekat tapi kenapa saat ini dia malah ingin lebih dari pegangan tangan ini.


"Sudah makan?" tanya uncle Alex.


"Sudah, bagaimana dengan uncle?" tanya balik Syakila.


"Sudah." singkat padat dan jelas.


"Bagiamana kalau jangan memanggilku uncle, panggil sayang atau mas atau __" uncle Alex terdiam sebentar.


Dia melihat wajah Syakila yang memerah, gadis bule itu seperti sedang menahan malu.


"Ada apa?" uncle Alex menempelkan kedua tangan nya di masing-masing sisi pipi Syakila.


Glek..


Syakila menelan ludah nya, kenapa uncle nya semakin di pandang malah semakin mempesona, Astaga !!


"Otak ku, kau benar-benar mesum." Syakila menepuk jidatnya pelan.


"Jangan lakukan itu, jidatmu nanti sakit." dengan lembut uncle Alex mengusap jidat Syakila.


"Arghhh kapan sih nikah nya, mau peluk uncle, hiks !! enak kali ya kalau cium pipi nya, terus Aaaaaa !! " Syakila menjerit di dalam hatinya.


Otak nya sudah melayang kemana-mana, tapi uncle Alex bahkan masih tetap menatap nya dengan tatapan teduh.


Cup..


Deg..


Bagai di sambar petir di siang bolong, Syakila benar-benar kaget sekaget-kaget nya.


Dia di kecup! pipi nya di kecup!! heyyyyy astaga! Syakila benar-benar senang.


"Maaf tapi aku.." ucap Uncle Alex terhenti.


Cup..


"Tidak apa uncle, santai saja hanya kecupan kan." Syakila tersenyum setelah bisa mengecup pipi uncle Alex.

__ADS_1


"Kila."


"Ya, Mas."


Haha, lucu seperti nya, kalau dia memanggil uncle nya dengan sebutan Mas.


"Panggil sekali lagi." pinta uncle Alex.


"Panggil Mas?" tanya Syakila dan di angguki uncle Alex.


"Mas." Syakila mengulang nya.


Meski sedikit terasa aneh, panggilan itu asing untuk nya, tapi terasa merdu di telinga pria di depan nya yang merasa tidak ada lagi batasan antara keduanya, seperti uncle dan keponakan lagi.


Keduanya bertatapan, wajah keduanya semakin dekat sampai..


Tok..tok..


Syakila mengigit bibir bawahnya menahan kesal, begitupun dengan uncle Alex yang mengembuskan napas nya kasar.


Padahal hampir saja keduanya berciuman jika tidak ada suara ketukan pintu itu.


"Kenapa sih selalu banyak yang menganggu! " batin keduanya bersamaan.


"Siapa?" teriak uncle Alex.


"Aku? uncle di dalam ada kak Kila nggak? aku mau ketemu dong." suara itu tidak asing, siapa lagi kalau bukan Syakira!


Si pengangguran yang hobby nya menganggu momen nya.


Syakila menghembuskan nafas nya kasar, mungkin takdir memang tidak akan membiarkan nya merasakan pacaran, dia bangkit dari duduknya, tapi sebelum berjalan Syakila memilih megecup singkat bibir uncle Alex.


Cup..


Secepat kilat, dan langsung memberikan kode untuk tidak banyak bicara.


"Ada apa? kanpa sih selalu ganggu!" Syakila kesal.


"Kak Kila apaan sih, kok marah-marah nggak jelas kaya orang takut ketahuan aja." Syakira menatap Kakak nya penuh selidik.


"Ketahuan apa, cepat kamu mau apa?" Syakila takut ketahuan.


Syakira menatap kakak nya itu dengan wajah aneh.


"Cie yang salah tingkah, abis cium__" ucap Syakira terhenti karena mulutnya langsung di bungkam oleh tangan Syakila.


"Diem nggak, jangan ngomong sembarangan ya atau aku laporin kamu yang di cium kepala sama Rayden pas di Villa, aku aduin." Syakila tersenyum kemenangan, untung saja saat itu dia bisa melihat adegan Syakira yang di cium sehingga dia memiliki kartu as adik nya.


Tapi alih-alih takut Syakira malah tersenyum enteng.


"Bilang aja ke Daddy, lagian Daddy juga udah tau kok, kan setelah di cium kepala itu aku sampoan terus aku curhat ke Daddy, dan Daady bilang nggak papa kok, asal nggak bibir nya yang di cium." menjawab dengan sangat-sangat santai.


Asal nggak bibir!!


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2