Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Tidak terkendali #2


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Rico membuka mata nya saat mendengar suara musik yang sangat kencang, dan alangkah kaget nya dia melihat Vira yang tertidur di ranjang sebelah nya.


"Astaga kapan dia datang" gumam Rico kaget, apalagi dengan tubuhnya yang telanjang dada dan hanya menggunakan celana boxer saja.


Tadi dia ketiduran setelah di pijat oleh Silvi, itu sudah biasa untuk nya yang selalu ketiduran saat di pijat oleh Silvi.


Tapi sekarang? di samping nya benar-benar ada Vira? gadis yang dua Minggu ini selalu menjauhinya.


"Kenapa kau selalu tidak takut pada ku, aku pria normal dan tahu kah kamu Vira sikap mu yang seperti ini benar-benar membuat ku gila!" gumam Rico sambil mencium harum rambut Vira.


Hampir saja wangi rambut Vira membuat Rico tergoda, bahkan tanpa sadar Rico menempelkan bibir nya di leher Vira.


Eugh..


Vira mengeliat geli saat merasakan ciuman di leher nya.


Rico yang semula akan menghentikan aksi gila nya itu tiba-tiba tidak tahan, suara erengan kecil yang keluar dari bibir Vira benar-benar telah menghipnotis nya.


"Bangunlah, dan katakan jika aku salah" kata Rico sambil mengigit pelan telinga Vira.


Bagian bawahnya sudah berdiri tegak, padahal saat mendapatkan pijatan dari Silvi Rico bahkan tidak merasa kan nya, tapi dengan Vira? dia bangun, Rico masih bisa menahan nya dia ingin melihat reaksi Vira.


Tanpa Rico ketahui Vira terbangun, dan tubuhnya menegang saat mendapatkan sapuan jilat*n di leher nya, apalagi kini tangan itu sudah merambat ke bagian depan nya.


Tangan Rico memainkan dua bulatan yang tidak terlalu besar dan tidak kecil juga namun sangat penuh itu, kali ini dia benar-benar merasa menginginkan Vira.

__ADS_1


"Apa ini juga termasuk pembelajaran?" tanya Vira yang seketika membuat Rico menghentikan kegilaan nya.


Jadi Vira masih ingin belajar? gadis itu benar-benar akan mengorbankan tubuhnya hanya untuk belajar membuat pria nyaman dengan nya?.


Apa dalam pikiran Vira jika yang di butuhkan laki-laki itu hanya kepuasaan di rajang atau hanya sekedar seputar dunia bebas?


Rico mengerejapkan matanya berkali-kali, dia tersenyum kecut karena merasa tertolak dan tanpa banyak bicara Rico berjalan ke kamar mandi dengan membawa kecewa nya.


"Hey kita belum ciuman" teriak Vira tidak terima.


"Geli ternyata" gumam Vira sambil mengusap leher nya yang masih basah bekas ciuman Rico tadi.


Vira menunggu Rico keluar dari kamar mandi cukup lama, dan itu membuat nya curiga dengan apa yang sedang di lakukan pria itu di dalam kamar mandi.


"Apa dia benar-benar melakukan hal gila itu? haha lucu seperti nya kalau aku menonton" gumam Vira sambil tersenyum jahil.


Tanpa keraguan gadis itu masuk ke kamar mandi yang kebetulan tidak di kunci, dan betapa kagetnya Vira melihat Rico dengan apa yang tengah di lakukan nya.


Rico melepaskan pegangan nya, dia berjalan mendekati Vira dengan wajah penuh amarah, Sudah cukup Vira mempermainkan nya dengan hanya menganggap nya pelampiasan.


Kali ini harga dirinya sebagai seorang asisten dingin yang penuh kharisma benar-benar hilang dalam beberapa detik, dan itu semua karena Vira.


"Kamu mau ngapain!" tanya Vira kaget.


Apa lagi dia melihat itu, tubuh Vira merinding karena Rico benar-benar tidak memakai apapun.


"Kenapa kau takut?" tanya Rico dengan wajah galak nya.


"Tidak, siapa bilang" Vira menelan ludahnya kasar saat melihat ke bawah.

__ADS_1


"Seharusnya kau bisa berpikir dua kali sebelum masuk ke apartemen seorang pria, kau tidak boleh sembarangan masuk karena tidak semua pria itu baik" Rico semakin menyudutkan tubuh Vira hingga gadis itu mentok di tembok.


Dan Vira tidak bisa kemana-mana karena kini masing-masing tangan Rico benar-benar menahan pergerakan nya.


"Jangan" kata Vira kali ini dia ketakutan.


Nyali nya menciut karena takut, Vira tidak mau melihat ke bawah sana lagi, dia benar-benar takut.


Rico mendekatkan tubuhnya dan Vira bisa merasakan sesuatu yang menusuk bagian perut nya itu, tinggi keduanya berbeda.


Hemphh..


Rico mencium paksa Vira, semula Vira berontak karena dia takut tapi saat tangan Rico masuk ke baju nya dan memainkan bagian dada nya saat itulah Vira mengeliat geli dan tanpa sadar langsung mengalungkan tangannya di leher Rico.


Perlahan Rico membuka matanya, dia melihat Vira yang masih 18 tahun itu, seketika amarah nya mereda, Rico melepaskan ciuman nya dan menjauhkan tubuhnya dari Vira.


"Pulanglah, aku bukan pria baik jauhi aku" kata Rico sambil keluar dari kamar mandi dengan handuk kecil melilit di pinggang nya.


"Aku juga bukan gadis baik" balas Vira sambil membenarkan baju nya.


"Aku pria dewasa Vira kau tidak tau maksud perkataan ku, pergilah!"


Vira melihat Rico yang tidak mau menatap nya, karena merasa canggung akhirnya Vira keluar dari apartemen itu dan memilih pulang dengan perasaan campur aduk nya.


"Sebenarnya yang aku suka itu kak Syaka atau suhu Rico sih, kenapa aku malah mau nya nempel terus sama dia"


🌹


Jika berkenan mampir juga ya di novel teman author, judul nya ^^Terpaksa Menikahi Si Pembenci^^

__ADS_1



Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2