Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Jalan-jalan berdua.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Siang harinya, Vira dan Rico memutuskan untuk jalan-jalan dan saat ini keduanya sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di tengah-tengah kota nya.


Keduanya sedang makan siang dan setelah beres makan siang Vira dan Rico berencana untuk membeli cincin pertunangan nya.


Aaaaaa


"Kenapa?"


Astaga !


"Buka mulut mu, kita suap-suapan biar romantis" kata Vira sambil ingin memberikan suapan.


Rico malah asyik makan sendiri, dia merasa itu tidak perlu karena semua itu menurutnya terlalu kekanakan.


Vira mendengkus sebal melihat sikap cuek tunagan nya itu, beginilah kalau dengan pria kaku sulit di ajak romantis.


Rico sadar dengan wajah kesal Vira, dia mendeuhem pelan lalu tangan nya terulur untuk memberikan suapan ke depan bibir Vira.


"Kau tidak mau?" tanya Rico saat Vira hanya diam.


"Mau! tapi kamu terlihat terpaksa" bibir Vira mengerucut.


"Tidak terpaksa, ayo makan" kata Rico lagi.


Hufh..


Vira akhirnya menerima suapan dari Rico untuk pertama kali nya, dia mengunyah nya pelan lalu balik memberikan suapan pada Rico.


"Ayo buka mulut nya" kata Vira sambil tersenyum.


Mau tak mau Rico melakukan nya, dia tidak mau membuat Vira kesal lagi karena saat ini dia juga harus bisa memahami Vira.


Hubungan nya sudah jauh lebih baik, dan tinggal satu langkah lagi Rico akan melepaskan masa lajang nya.

__ADS_1


Pernikahan akan di adakan tiga bulan lagi, lebih tepatnya setelah Vira selesai semester 1 agar Vira memiliki banyak waktu untuk suaminya.


Setelah selsai makan keduanya langsung pergi ke gerai yang menjual perhiasan, Vira dengan senang dia menggandeng tangan tunangan nya itu.


Keduanya sibuk memilih Cincin, ralat hanya Vira yang sibuk tidak dengan Rico yang duduk menunggu Vira sambil melihat layar ponsel nya dia lupa mengabari Rayden jika dia ada acara dan tidak bisa pergi bekerja.


"Aku suka yang ini" kata Vira akhir nya menentukan pilihan nya, tangan nya menunjuk cincin yang biasa saja.


Vira tidak mau memberatkan Rico dengan memilih cincin yang mahal, meski sebenarnya Vira ingin cincin yang mahal dan bagus.


"Ini? kau yakin?" tanya Rico sambil memasukan ponselnya ke saku celana nya.


Vira terdiam lagi, dia masih menimbang akan memilih yang mana karena ini adalah cincin yang akan dia pakai di jari manis nya.


"Aku masih bingung" cicit Vira sambil menunduk.


Rico paham akan hal itu, dia memanggil penjaga gerai dan meminta cincin yang paling bagus.


"Ini keluaran terbaru tuan." jelas penjaga gerai.


"Cobalah" kata Rico.


Vira melakukan nya, dan dia memakai nya sehingga Rico bisa melihat cincin Cantik itu mendarat cantik di jari manis calon istri nya.


"Apa tidak apa? ini mahal" kata Vira merasa tak enak.


"Tidak ada yang mahal, ini akan cantik bila di pakai di jari mu" kata Rico sambil mengeluarkan kartu black card milik nya.


"Tapi uang yang kamu kumpulkan dengan susah payah akan habis, dan aku akan merasa bersalah akan hal itu, aku boros" balas Vira sambil menunduk.


Perasaan nya semakin merasa bersalah, dia tau Rico bukan dari keluarga kaya dan maka dari itu Vira tidak mau meminta yang mahal karena dia tua Rico mendapatkan uang nya sangatlah susah dan penuh keringat.


Melihat Vira yang seperti itu Rico tersenyum kecil, dia tau meski labil dan masih kekanak-kanakan Vira juga memiliki sisi baik yang belum dia ketahui sebelumnya.


"Dengar kan aku baik-baik ini tidak seberapa dengan kamu menerima ku, uang bisa di cari lagi tapi untuk membuat mu kecewa karena memakai cincin jelek? aku tidak akan pernah melakukan nya" jelas Rico sambil mencubit gemas pipi Vira.


Vira terharu, dia melupakan tempat umum dan memeluk Rico.

__ADS_1


"Aku akan memberikan apa yang kamu mau, segala nya aku akan mencium mu" bisik Vira di telinga Rico.


Rico menggelengkan kepalanya, kenapa yang ada di pikiran Vira hanya masalah itu itu dan itu saja, otak calon istrinya itu selalu masalah dewasa, dan Rico sangat tidak suka itu meski nyatanya dia juga membutuhkan itu untuk kebutuhan nya.


Setelah selesai membeli cincin Vira dan Rico langsung memilih pulang, keduanya sekarang di dalam perjalanan pulang.


"Malam Minggu nanti kita main ya" kata Vira membuka suara.


"Kemana?" tanya Rico masih fokus menyupir.


"Nonton bioskop, aku punya dua tiket menonton film romantis" balas Vira lagi.


"Aku tidak suka menonton" sahut Rico.


"Tapi aku suka!" kata Vira sebal. "kalau nggak mau ya sudah aku pergi bersama Radit aja" lanjut Vira pura-pura merajuk.


Tit !


Mobil tiba-tiba berhenti mendadak!


"Apaan sih! ngerem mendadak gini, gimana kalau nanti aku ke__"


Hemphh !


Bibir Vira di bungkam dengan sebuah ciuman oleh Rico.


Rico mencium paksa Vira, keduanya saling berbalas ciuman hingga akhirnya Rico merasakan jika tangan Vira menyentuh perut bawah nya.


Shiittt!


"Dia selalu membuat aku gila!"


"Kalau akad dulu bisa kali ya, nanti di rayain nya pas udah cuty semester"


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2