Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Tespec


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Rayden menepikan mobilnya di perkirakan salah satu minimarket, dia melirik istrinya yang tertidur.


"Sayang udah sampai" bisik Rayden di telinga Syakira.


"Hoam, ngantuk banget" Syakira mengeliat.


"Kamu mau beli apa sih emang nya? aku beliin aja" Rayden berinsiatif untuk menawarkan diri.


Dia tak tega melihat istrinya yang masih mengantuk, mereka tadi baru pulang dari rumah Daddy Mommy nya.


Sebenarnya tadi Dad Bastian meminta Syakira menginap, tapi karena besok Syakira dan Rayden harus menghadiri acara di perusahaan rekan bisnis nya Rayden jadi keduanya memilih pulang.


"Kamu beneran mau beliin?" tanya Syakira masih terlihat mengantuk.


"Iya, kasihan kamu tidur lagi aja" balas Rayden.


Syakira mangut-mangut.


"Aku mau beli tespec, sama cemilan biasa" kata Syakira.


"Ya udah aku beliin" sahut Rayden.


Cup..


Sebelum keluar Rayden mencium pipi istrinya, lalu keluar dari mobil nya.


Syakira melihat Rayden yang berjalan ke minimarket, dia tersenyum lalu mengusap perut nya.


"Semoga aja yang Mommy bilang benar, nggak sabar buat kejutan" gumam Syakira sambil tersenyum.


Tadi Mommy nya bilang padanya jika Syakira makan muda seperti ibu hamil, dan Syakira juga menyadari jika dirinya akhir-akhir ini memang suka makanan yang asam, seperti stroberi jeruk dan mangga.


Tapi meski begitu ada ketakutan di hati Syakira meski menstruasi nya yang bulan kemarin tidak keluar, dia masih takut kalau itu hanya kebetulan saja karena itu sudah biasa untuk wanita jika menstruasi nya telat.


"Rayden ngeh nggak ya kalau aku mau cek kehamilan?" gumam Syakira sambil menggigit bibir bawahnya pelan.

__ADS_1


Dulu saja suaminya tidak tau proses menstruasi, bahkan untuk pembalut saja suaminya tidak tau, apalagi tespec pikir nya.


Sedangkan Rayden sekarang sedang mencari cemilan yang di sukai istrinya dan untuk nya juga, dia akui jika selama menikah dia juga ketularan Syakira menjadi suka ngemil malam-malam.


Setelah selesai membeli cemilan dia berjalan ke lorong lain, matanya melihat ke rak-rak sabun mandi dan yang lain nya.


"Di mana ya" gumam Rayden sambil melihat ke rak yang penuh dengan berbagai macam keperluan mandi.


"Sayang" Panggi Syakira.


"Kamu kok kesini" tanya Rayden kaget.


"Iya sengaja takut kamu bingung nyari tespec" balas Syakira sambil berjalan ke lorong lain.


Rayden mengikuti langkah istrinya dengan mendorong troli, dan dia melihat Syakira yang mengambil sesuatu.


"Yuk udah" kata Syakira sambil menyimpan dua tespec.


"Kenapa nggak beli banyak?" tanya Rayden.


"Buat apa?" tanya balik Syakira.


"Buat mandi kan?" jawab Rayden polos.


"Ayo, nanti aku jelasin di rumah" Syakira tidak bisa berkata-kata, dia menarik tangan suaminya agar mereka cepat-cepat ke kasir.


Dan saat di kasir keduanya harus mengantri, sampai akhirnya giliran keduanya dan si kasir nampak tak fokus dengan pekerjaan nya karena melihat ke arah Rayden terus.


"Berapa mbak?" tanya Syakira ketus.


"Ini, ehk" si mbak kasir kaget melihat jumlah nominal nya yang menurut nya mustahil.


Syakira melihat itu langsung memeluk pinggang suaminya, lalu dengan santai nya dia mengucapkan..


"Sayang abis ini kita pulang aja ya, aku kangen sama kamu, mau kamu!" ucap Syakira manja.


"Gemesin banget sih" Rayden mengecup kepala Syakira sayang.


Dan itu di tonton si mbak kasir yang terlihat salah tingkah, dia pikir Syakira dan Rayden adalah adik kakak, tapi ternyata bukan.

__ADS_1


"Resiko punya suami ganteng huh" batin Syakira kesal.


Sesampainya di mansion keduanya langsung memilih ke kamar, Syakira juga membawa belanjaan nya karena dia memiliki rak makanan nya.


"Sayang sini" panggil Syakira.


Rayden yang sedang bergelut dengan laptop nya itu langsung menutup laptop nya, tadi dia mengecek email yang baru di kirim Rico padanya.


"Ada apa?" Rayden ikut merebahkan tubuhnya di samping istrinya.


"Kalau aku belum hamil kamu kecewa nggak?" tanya Syakira.


"Sayang.." Rayden membenarkan posisi nya menjadi duduk.


Tangan nya merangkup kedua pipi istrinya dan mencium bibir Syakira berulang kali.


"Aku cinta kamu, dan itu bukan masalah buat aku karena selama aku bersama kamu aku akan bahagia" kata Rayden sambil menatap istrinya.


Syakira tersenyum mendengar ucapan suaminya, Rayden mencintai nya lebih dari apapun dan itu yang membuat Syakira merasa menjadi wanita paling beruntung.


"Aku beli tespec buat tes kehamilan." Syakira menjeda ucapan nya, ingin melihat reaksi suaminya.


"Kamu hamil?" tanya Rayden kaget.


"Belum, tapi aku mau cek soalnya aku kan telat menstruasi, tiap hari kan kita juga ngelakuin kan nggak kaya biasanya yang selalu off sepuluh hari dalam satu bulan." Syakira kembali menjeda ucapan nya.


"Jadi kapan di cek nya? mau panggil dokter?" tanya Rayden kini menatap istrinya, dan kembali memberikan kecupan di bibir Syakira lembut.


"Besok pagi aku cek, tapi kalau hasilnya masih kosong jangan kecewa sama aku ya, aku janji akan lebih rajin minum vitamin sama lebih hot lagi" lanjut Syakira sambil menatap suaminya.


Rayden tersenyum mendengar penuturan Syakira, seperti biasnya istrinya itu selalu punya cara untuk membuatnya tertawa karena merasa gemas.


"Ya sudah sekarang kita tidur dulu, untuk hasilnya besok biarkan menjadi kejutan saja, dan apapun hasilnya nanti aku tetap cinta kamu."


"Aku juga cinta kamu"


Keduanya merebahkan tubuhnya, dan Rayden menarik Syakira ke pelukan nya, keduanya bertatapan beberapa detik sampai akhirnya Syakira memejamkan mata nya.


"*Kamu sempurna di mata ku, ada atau tidak nya anak semuanya nggak akan merubah apapun, kamu tetap Syakira gadis kecil ku yang aku cintai."

__ADS_1


🌹*


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2