Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Andika dan Jenita


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Tok..tok..


"Honey" panggil Andika keras.


Ceklek..


"Astaga Dika, kau selalu membuat rusuh di setiap saat" Jenita menggelengkan kepalanya.


Andika masuk mengintili sang kekasih, dia ingin menjemput Jenita untuk makan malam di rumah nya karena Mama dan Papa nya mengundang nya.


Jenita berjalan ke kamar nya dan saat ke kamar Andika juga ikut, dia bahkan langsung memeluk pinggang Jenita dan mencium aroma sabun di tubuh Jenita.


Ya, Jenita baru selesai mandi, dan jangan lupakan rambut Jenita yang harum membuat Andika sangat ingin memakan kekasih nya itu sekarang juga.


"Dika!" kesal Jenita karena Andika tidak bisa diam.


"Hem, kamu wangi Janet" ucap Andika dengan mata terpejam karena hidung nya masih mencium harum wangi tubuh Jenita.


"Dika menjauh lah" kata Jenita mulai tak nyaman dengan situasi ini.


"Jangan sentuh aku!" teriak Jenita.


"Haha baiklah" Andika melepaskan Jenita dan langsung memilih duduk di tepi ranjang.


Jenita menghela nafasnya panjang saat melihat Andika yang sudah duduk manis di tepi ranjang milik nya.


Dia berjalan ke ranjang nya mengambil pakaian yang sudah dia siapkan, dan saat akan ke kamar mandi Andika kembali mengeluarkan suaranya lagi.

__ADS_1


"Apa perlu aku bantu?" tanya Andika dengan konyol nya.


"Dika!" geram Jenita.


"Aku mencintaimu Janet" teriak Andika sambil merebahkan diri di tempat tidur.


Jenita masuk ke kamar mandi, dia memakai gaun cantik yang baru dia beli beberapa waktu lalu saat jalan-jalan di Mall bersama Andika.


Selama bertahun-tahun banyak sekali yang sudah mereka lewati, jujur saja Andika adalah salah satu sumber kebahagiaan Jenita karena bersama Andika Jenita merasa nyaman.


Andika selalu punya cara agar keduanya tidak bosan dengan hubungan ini, banyak moment yang telah keduanya lewati termasuk selalu menghabiskan tidur bersama.


"Jangan khawatir Jen, rileks saja selama bersama Dika kamu aman" gumam Jenita sambil memakai gaun nya.


Setelah selesai berpakaian Jenita akhirnya keluar, dan dia melihat Andika yang sedang memejamkan matanya di ranjang nya.


"Jangan lama-lama Janet, tidak akan ada yang berani menatap mu saat kau bersama ku" kata Andika dengan mata terpejam nya.


Jenita mulai berdandan ya meski sebenarnya dia tidak terlalu pandai berdandan.


tapi setidaknya dia bisa merias wajah nya agar tidak terlalu polos.


Beberapa menit berlalu..


"Dika, ayo" Jenita menepuk pipi Andika keras.


"Kebiasaan kalau bangunin pasti kasar" dengkus Andika yang baru bangun tidur.


"Salah siapa tidur terus" kesal Jenita.


"Kamu sih make up nya lama" balas Andika tak mau kalah.

__ADS_1


"Apaan, aku make up cuman setengah jam" sahut Jenita sambil manyun.


Andika tergelak melihat wajah kesal kekasih nya itu, lalu memegang tangan Jenita dan membawa Jenita keluar dari kamar.


Keduanya berjalan bersama, bibi pembantu yang bekerja di rumah Jenita sudah terbiasa melihat sang majikan yang pacaran nya terlalu dekat itu.


"BI jaga rumah ya, aku hanya sebentar keluar nya" kata Jenita.


"Iya non, hati-hati ya di jalan nya" kata bibi pembantu.


Mata nya melirik Andika dengan wajah tak suka nya.


"Iya bi" sahut Jenita lagi.


"Jangan pacaran sama pak satpam bi, inget suami sama anak di kampung" teriak Andika tengil.


"Dika!" kesal Jenita langsung buru-buru membawa Andika keluar dari rumah nya.


Beginilah Andika yang selalu jujur apa adanya dengan apa yang tidak di sukai nya.


"Aku kirimin bibi pembantu baru ya, jangan yang itu bisa nya cuman ngingir aja tapi nggak introspeksi diri, padahal diri sendiri masih belum bener udah punya suami masih aja ganjen sama pak satpam" kata Andika sambil memasangkan pengaman nya.


"Tapi nggak gitu juga Dika, nggak sopan" kata Jenita sambil memasang sabuk pengaman nya, ralat yang benar adalah Andika yang memasangkan sabuk pengaman untuk nya.


Mobil menyala, Andika mulai mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang, dia sengaja jemput jam 7 karena Andika ingin berlama-lama dengan Jenita.


Sepanjang perjalanan keduanya bercerita banyak, Jenita nampak senang saat menceritakan kegiatan nya hari ini, pun dengan Andika yang menjadi pendengar yang baik untuk sang kekasih.


Tunggu sebentar lagi, kamu menjadi milik ku Janet. batin Andika.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2