Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Banyak bicara.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Tangan Rico merambat ke bagian lain, dan hal itu membuat Vira semakin di buat menggila apalagi kini bibir keduanya sudah menempel.


Rico menciumnya dengan penuh gairah, Vira tidak bisa menolak bahkan untuk berontak pun dia tidak bisa karena Rico benar-benar menahan setiap pergerakan nya.


Huh..


Nafas Vira memburu saat ciuman itu terlepas, dia menatap mata sayu suaminya yang membuat dia agak takut itu.


"Kenapa kamu takut?" tanya Rico.


"Tidak sama sekali" balas Vira.


Keduanya masih duduk di tempat tidur, dengan posisi yang saling berhadapan.


"Jadi tidak takut?" tanya Rico sekali lagi.


Dan Vira dengan santai nya mengangguk, padahal dalam hati kecilnya dia benar-benar tegang dengan apa yang akan mereka lakukan.


Vira tidak polos, tapi jelas ini adalah yang pertama untuk nya, dan wajar saja jika dia takut karena selama ini dia hanya bisa menggoda tapi enggan melakukan nya.


"Aku akan membuat mu tidak bisa berjalan" bisik Rico sambil mengangkat piyama Vira.


Dan setelah melepas nya Rico langsung melemparkan nya ke sembarang arah, dia bahkan sudah polos tanpa memakai apapun karena handuknya dari tadi sudah terlepas.


"Kamu membuat aku gila Savira" bisik Rico lagi, kali ini tangan nya merobek paksa celaana piyama Vira yang seksi.


Hah!


"Kamu gila ya!" Vira kaget dengan apa yang Rico lakukan.


"Ya aku gila karena mu" balas Rico sambil tersenyum menyeringai.


Jantungnya berdegup kencang, apalagi saat Rico perlahan merebahkan tubuhnya dan naik ke atas nya.


Vira menutup matanya, kini tangan Rico sedang membuka brraa nya, Vira tidak bisa kalau tidak diam karena bagaimanapun dia belum bersiap untuk hal ini.


Dia takut, Vira akui dia hanya gadis labil yang tidak tau apa-apa tapi so nakal, Vira mengaku kalah.


Uh !


Vira melotot saat merasakan tusukan di bagian sana, dia melihat ke bawah dan melihat taangan Rico yang sedang sedang bermain di baaawah sana.


"Sudah" kata Vira merasakan sakit.


Kepalanya menggeleng cepat, tapi Rico yang sudah larut mana bisa menahan nya lagi, apalagi dengan gelar Sah yang sudah keduanya miliki.


Tidak dia tidak akan menunda nya lagi, karena sekarang atau nanti Vira juga akan merasakan nya, dan lebih cepat lebih baik.

__ADS_1


"Hufh sakit! Jagan di masukkan" Vira mengigit bibir bawahnya.


Rico tersenyum, dia melepaskan tangan nya lalu mencium bibir Vira agar istri nya melupakan apa yang terjadi, tapi bukan nya lupa Vira malah semakin di buat kaget saat merasakan ada yang kembali menerobos masuk di bawah sana.


Hemphh..


Ciumaan nya kembali terlepas, Vira kesakitan dia mendorong dada Rico tapi Rico yang sudah merasakan sensasi pertama masuk tentu saja tidak akan berhenti.


"Aku akan pelan-pelan" kata Rico.


"Pelan-pelan apaan! kecilkan punya mu milik ku sakit" kesal Vira sambil membusungkan dada nya saat kembali merasakan sakit itu.


"Oh astaga, ini sudah porsi nya" kata Rico tidak berhenti bergerak.


"Tapi aku uhh..." Vira replek menarik kepala Rico, dan menjambak rambut suaminya dengan kasar.


Sakit!!!!


Vira ingin berteriak, tapi bibir nya kembali di bungkam oleh ciumaan Rico.


Rico masih melakukan nya, dia tidak akan berhenti meski melihat Vira yang kesakitan, menurutnya ini akan semakin sakit jika tidak selesai sekarang juga.


Katakan saja dia egois, tapi untuk kali ini Rico tidak bisa menahan nya lagi, dia sudah jatuh ke air dan mustahil untuk nya bisa beranjak dari air jika tempat di mana dia jatuh memiliki pesona yang membuatnya mabuk kepayang seperti ini.


"Aku mau pipis!"


"Bersama"


"Dan aku yang pertama"


"Jangan bicara terus! ini terasa sangat uhh"


Keduanya sama-sama merasakan pelepasan nya, 4-1 perbandingan antara keduanya.


Rico melepaskan tubuhnya dan merebahkan diri di samping Vira, deru nafas keduanya sama-sama memburu, dan keduanya sama-sama terdiam setelah itu.


Sampai akhirnya..


"Terimakasih." kata Rico.


"Untuk?" tanya Vira mendongkak ke bawah sana.


Dia mengerejapkan matanya, Vira tau dia pipis berulang kali.


"Untuk menjaga nya, dan menjadikan ku pemilik nya" balas Rico.


"Hem" Vira hanya mendeuhem.


Rico melirik Vira yang terlihat masih lelah, dia membawa Vira ke pelukan nya lalu memberikan kecupan di pipi dan kening istrinya.


"Aku mencintaimu" kata Vira akhirnya.

__ADS_1


"Sama, aku juga merasa kalau aku mencintaimu" balas Vira.


"Jadi kamu tidak benar-benar yakin?" tanya Rico.


"Jika aku tidak yakin kenapa aku melakukan ini dengan mu, aku milik mu" kata Vira sambil mengecup bibir Rico.


Keduanya berpelukan sampai akhirnya Vira sadar kalau milik suaminya mengecil.


"Dia kecil?" tanya Vira polos.


"Dia akan hibernasi kalau dia ingin" balas Rico.


"Ingin pakai sabun?"


Hah?


"Itu hanya masa lalu, jangan di bahas"


Rico merasa malu, dan itu juga yang membuat dia menjauhi Vira waktu itu, dia ketahuan sedang melakukan rutinitas jomblo sabun nya oleh Vira.


Vira tertawa, dan tanpa sengaja dia menyenggol si kecil yang membuat Rico melotot.


"Kanu kembali membangunkan nya"


"Hah? siapa? siapa yang bangun?"


"Dia"


Rico menunjuk ke bawah nya.


"Oh tidak, aku tidak mau sakit lagi, sabun di kamar mandi banyak, pergilah" kata Vira langsung menarik selimut dan bersembunyi di balik selimut.


Hufh..


"Kau yakin?" tanya Rico menahan kesal.


"Seribu yakin"


"Tapi aku ingin bersamamu"


"Dan aku sakit"


"Tidak akan, kau tau aku punya obat nya"


Rico menarik selimut, dan membuangnya ke sembarangan arah.


"Apa obatnya?" tanya Vira menutupi bagian bawah nya dengan tangan nya.


Tanpa di duga Rico kembali mengkungkung-kung nya, dan ronde kedua kembali di mulai.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2