Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Pernikahan.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Di kursi pelaminan nampak Syakila dan Alex yang duduk berduaan, kebahagiaan bisa di lihat dari wajah pengantin baru itu yang nampak sangat cerah.


Syakila enggan melepaskan tangan Alex, dia menggenggam tangan suaminya dengan perasaan senang.


masih tidak percaya untuk status baru yang da miliki sekarang.


Seorang nyonya Alex!


Waww !!


"Lapar nggak? kita makan yuk." ajak Alex.


"Mas mau makan? kalau gitu aku juga mau." balas Syakila.


Sebenarnya dia tidak lapar, kebahagiaan membuat dia tidak lapar, dan yang dia ingin jelas terus menempel dengan suaminya.


Keduanya turun dari pelaminan, ke meja yang kosong dan meminta makanan pada pelayan.


di sebrang juga ada keluarga Syakila yang makan bersama.


Aunty Jenn uncle Juan, Tante Arr dan Om Lian, Om Gibran dan Tante Hana, dan masih ada yang lain nya yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.


Khusus untuk hari ini memang mengundang yang terdekat saja, lain dengan acara besok yang akan penuh kemegahan dengan mengundang teman-teman Alex ataupun Syakila di tambah lagi rekan kerja Daddy nya dan kolega nya yang membuat acara besok bisa di pastikan berkahir sampai malam hari.


"Nanti kita nginep?" tanya Syakila.


Dia makan di suapi suaminya, dan begitupun sebaliknya. keduanya seolah mengumbar kemesraan untuk orang-orang yang melihat nya.


"Tidak, tapi kalau kamu mau, aku ikut aja." sahut Alex (panggil nya Alex aja, kan udah sah jadi menantu sekaligus ipar si kembar).


"Pulang ke apartemen aja deh, biar enak." balas Syakila lagi, dia membuka mulutnya lebar-lebar dan menerima suapan lagi dari suaminya.


"Ya sudah kalau mau pulang ke apartemen, aku juga sebenarnya ngerasa nggak betah tinggal di hotel." lanjut Alex.


Membuat Syakila yang ingin menyuapkan sesendok makanan ke mulut suaminya itu menghentikan gerakan nya.


"Kenapa?" tanya Syakila aneh.


Bukan kah hotel nya bintang tujuh? pasilitas nya mewah dan jangan lupakan suasana nya, Syakila menyukai kemewahan.


Alex terdiam, dia menatap ke depan dimana seorang gadis cantik yang sudah berstatus menjadi istrinya itu tengah menatapnya juga.


"Aku tidak mau ada yang mengganggu kita, kau tau sayang aku yakin adik mu itu pasti memiliki aksi aneh lagi, seperti yang dia lakukan tempo hari" jujur Alex, masih ingat akan kejadian di perusahaan nya.


Yang membuat Syakila yang mendengarnya langsung mangut-mangut paham, tentu bukan hal aneh lagi kalau adiknya itu melakukan kenakalan.


Tapi Syakira sudah berjanji pada nya kok, dia tidak akan menganggu malam pengantin nya. Dan jika adiknya melakukannya sudah pasti dia juga tidak akan tinggal diam, siap-siap saja Syakira terkena amarah nya.


Apalagi amarah orang cuek itu biasnya lebih menakutkan dari pada orang galak loh..


"Tidak akan, tenang saja Syakira sudah berjanji aku jamin dia tidak akan bisa mengganggu kita." balas Syakila dengan santai.


Lalu matanya melirik ke arah adik bungsu nya, di sana terlihat Syakira yang sedang sibuk makan cake di temani dua pria.

__ADS_1


"Untung saja aku sudah laku, kalau belum bisa-bisa sakit telinga ku dengerin ocehan kak Syaka yang bilang Cie kalah saing"


Keduanya kembali makan dengan saling suap-suapan, setelah ini keduanya mungkin akan pulang karena penutup acaranya hanya sampai acara makan-makan saja.


Sedangkan untuk Syakira, gadis itu nampak risih saat dia makan terus di tatap dua pria blasteran di depan nya.


Yang satu bule asli dan yang satu nya lagi lokal.


"Kalian nggak ada kerjaan ya!" mulai jengah.


Bagaimana tidak jengah, dari Syakira mengantri di parasmanan sampai Syakira makan mereka terus mengikuti nya. Dan sekarang saat Syakira makan cake untuk tutup mulut nya.


"Hari ini aku free, kau mau kemana setelah ini?" bukan Rayden. Tapi Willy yang menyahut.


"Bagaimana kalau kita ke taman, di sana banyak cemilan enak. Kau suka kan." lanjut Willy lagi.


Mencoba menawarkan makanan kesukaan Syakira, meski sebenarnya dia juga hanya asal bicara. demi Syakira dia akan melakukan apapun, tentunya untuk mengambil perhatian Syakira.


Syakira melirik Rayden, pria itu dari tadi lebih banyak diam itu membuat nya sedikit aneh.


"Maaf bang, tapi kaya nya aku habis ini mau tidur. lagian besok kan acara resepsi nya jadi aku harus jaga tubuh biar nggak kecapean." balas Syakira menolak.


Willy tidak mau tinggal diam, dia tau Syakira menolak nya karena hanya sebuah alasan tidak masuk akal.


Dan satu hal yang dia tau, pria di sebrang nya itu bukanlah siapa-siapa Syakira, hanya orang yang baru di kenal Syakira.


Rayden memang diam, dia memang seperti ini jika berhadapan dengan orang asing, tidak mau melihatkan sikap aslinya nya pada Syakira di depan orang lain.


"Makasih moge nya, jadi tambah kinclong bagus." Syakira melirik Rayden.


"Heh, mau kemana?" tanya Syakira ikut berdiri.


"Aku sibuk." singkat padat dan jelas.


Apa-apaan!


Sibuk? lalu tadi? kenapa pria itu mengikutinya dan ahk.. kenapa Syakira merasa kesal, merasa di tinggalkan.


"Kira ini cake nya, enak loh." Willy memberikan cake nya.


Syakira tidak bisa menolak, dia mengambilnya dan memilih makan cake.


sedangkan Rayden pergi dengan wajah kesalnya, dia hanya ingin berduan bukan di ganggu Willy.


"Benar kata Syaka, Syakira terlalu spesial. dan hanya orang beruntunglah yang mendapatkan perhatian nya." batin Rayden.


Tapi apalah daya nya, dia terlalu gengsi untuk memperlihatkan perasaannya di depan orang lain, dia hanya ingin memperlihatkan perasaannya hanya pada orang spesial bukan orang lain.


"Kenapa aku merasa kesal, nyebelin banget kalau aku ketahuan suka duluan." batin Syakira.


"Bang Willy mau apa?" tanya Syakira saat Willy mendekatinya.


"Di dagu mu ada cokelat." Willy yang memegang tisue berniat membersihkan dagu Syakira, namun tangan nya di tahan oleh Syakira.


"Aku bisa melakukan nya sendiri, makasih." ucap Syakira, lalu berjalan pergi meninggalkan Willy sendirian.


Dia tidak bisa berkata jahat seperti pria itu, menolak dengan kata-kata yang menyakiti Syakira pernah ada di posisi itu, tentunya dia tau sakit nya di hina oleh pria yang di sukai nya, dan mengabaikan adalah cara terbaik Syakira untuk memperlihatkan penolakan nya.

__ADS_1


"Padahal aku tau dia menolak ku, tapi kenapa aku masih berharap dia masih mau menerima permintaan maaf ku, Syakira aku benar-benar menyukai mu." batin Willy.


Sedangkan Syakira yang sedang berjalan ke toilet tak sengaja berpapasan dengan Rayden, ya pria itu ternyata mengikutinya.


"Apa kabar?" tanya Rayden ramah.


Syakira menatap pria yang tinggi nya melebihi dirinya itu.


"Baik, apa aku terlihat sakit?" tanya balik Syakira.


Dan Rayden menggelengkan kepalanya.


"Kau terlihat lebih sehat, dan ini kau tambah manis." mencolek coklat di dagu Syakira lalu memasukan jari nya ke bibir Syakira.


Dengn santainya Syakira menjilat nya, dan saat jari itu terlepas Rayden langsung ikut menjilat nya, merasakan sensasi nya jilatan Syakira.


Dan manis!


"Aku ingin makan malam bersama mu." ucap Rayden to the poin.


"Kapan?" tanya Syakira spontan.


"Malam ini." balas Rayden.


"Oh." ber oh santai.


"Kau mau?" tanya Rayden.


Syakira mengangguk cepat.


"Boleh, tapi ajak kak Syaka."


"Kenapa?"


"Biar aman."


"Aku tidak akan menculik mu."


"Aku tau, tapi terakhir kau mencium rambut ku. Daddy akan marah kalau aku melakukan itu lagi." terang Syakira.


"Astaga kau sepolos itu?" tanya Rayden tidak percaya.


Syakira menggelengkan kepalanya.


"Bukan polos, tapi aku menyayangi Daddy ku. Dan apapun perintah nya aku harus menuruti nya."


"Gadis yang baik." mencubit pipi Syakira gemas.


Dan di saat bersamaan juga Dad Bastian baru keluar dari toilet.


"Apa yang kau lakukan para putriku sialan!"


🌹


Calon mantu 😆 atau MP dulu nih🤣


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2