
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Sayang"
"Hem"
"Bangun ini sudah siang"
"5 menit lagi Mom"
Rico tersenyum kecil, istrinya mungkin menganggap nya adalah Mom Arr.
"Ini sudah jam 7" kata Rico sambil mengusap pipi Vira lembut.
Vira mengeliat, tapi masih enggan membuka matanya dan melihat itu Rico tersenyum lagi, bangun tidur dia melihat istrinya di samping nya sesuatu yang dulunya sangat mustahil dan tidak pernah dia bayangkan.
"Sayang"
"Aku tidak kuliah Mom"
"Ya memang tapi kamu harus bangun mandi dan sarapan bersama ku"
Vira tidak mau bangun, dia malah semakin nyaman bersembunyi di balik selimut nya.
Rico menggelengkan kepalanya, dia bangkit dari tempat tidur dan memilih bermain ponselnya, sebarnya Rico ingin memesan makanan kebiasaan nya setia pagi adalah sarapan roti dan susu hangat.
Dia sudah lapar karena sebelumnya dia terbiasa sarapan pagi, tapi untuk sekarang Rico harus menahan rasa lapar nya karena ingin merasakan sensasi nya sarapan bersama istrinya.
Tok.. tok..
Suara ketukan pintu membuat Rico bangkit dari sopa, dia berjalan mendekati pintu.
Ceklek..
"Apa Mom mengganggu?" tanya Mom Arr.
"Tidak Mom, ada apa?"
"Mom akan pulang, mana Vira?"
"Vira masih tidur" balas Rico, dia mendeuhem pelan.
Mom Arr melihat gelagat aneh menantunya, rambut Rico basah dia paham apa yang terjadi pada malam tadi, putri nya mungkin sudah melakukan kewajiban nya untuk melayani suami sah nya.
Dia senang karena sebelumnya Mom Arr berpikir jika Vira hanya akan mempermainkan Rico saja, dia tau sifat putri nya seperti apa maka dari itu Mom Arr datang pagi-pagi sekali hanya untuk memastikan jika putri nya tidak bertingkah sesukanya.
"Maafkan Vira, Mom yakin nanti dia akan terbiasa bangun pagi" kata Mom Arr sangat malu dengan kelakuan putrinya yang memang tidak bisa bangun pagi.
"Tidak apa Mom, sebentar lagi Vira akan terbangun" balas Rico lagi.
__ADS_1
Mom Arr mengangguk, ini lah salah satu hal yang membuat nya yakin pada Rico, selain usianya yang matang pemikiran Rico sangat dewasa dan Mom Arr tau jika Rico pasti akan bisa membuat putrinya menjadi lebih baik lagi.
"Ya sudah Mom akan pulang duluan, bilang pada Vira kalau Mom dan Dad pulang duluan" kata Mom Arr lagi.
"Baik Mom"
Dan setelah itu Mom Arr pergi, meninggalkan Rico yang kini kembali masuk ke kamar nya.
Rico melihat Vira yang masih tertidur, dia gemas dengan istrinya yang tidak mau bangun dan langsung naik ke ranjang.
Tangan Rico dengan sengaja menyibakkan selimutnya, dan terlihat lah tubuh polos istrinya yang membuat Rico tersenyum menyeringai.
Dengan senyuman seringai nya Rico mencium leher Vira, perlahan tapi pasti ciuman itu turun ke bawah hingga akhirnya tertahan di dua favorit nya.
Uh..
"Geli sayang" kata Vira yang ternyata sudah bangun.
"'Kamu bangun?" tanya Rico menghentikan kegilaan nya.
"Iya, abisnya tangan sama bibir kamu nakal" Vira membenarkan posisi nya menjadi duduk.
Dan..
Cup..
Vira mencium bibir Rico lembut.
"Pagi too" balas Rico sambil tersenyum.
"Nggak cium?" tanya Vira.
"Tadi udah kan?" balik bertanya.
"Cium lagi" kata Vira.
Rico tersenyum kecil, dia memberikan kecupan di bibir istrinya.
Cup..
"Mandi gih" bisik nya sambil tersenyum.
"Kenapa? bau ya?" tanya Vira sambil menatap suaminya.
"Bukan bau, tapi aku mau makan kamu terus kalau lihat kamu yang polos kaya gini" sahut Rico sambil mengusap paha mulus istrinya.
Uh..
Vira kegelian.
"Udah mandi sana" Rico bangkit.
__ADS_1
Vira tersenyum kecil, dia ikut bangkit dan merasakan rasa sakit di bagian bawah nya.
"Huh gara-gara kamu ini, katanya nggak sakit tapi ini apaan kaki sakit! susah jalan" kesal Vira berjalan dengan langkah yang sangat pelan.
"Oh jadi kamu mau lagi?" tanya Rico sambil membalikkan tubuhnya dan tersenyum kecil ke arah istrinya.
Vira menggelengkan kepalanya, dia belum siap dia masih merasakan sakit yang luar biasa di bawah sana.
Huh..
Mau tak mau Vira masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, dan meninggalkan Rico yang kini duduk di tepi ranjang.
Tangan Rico menyentuh seprei, dia tersenyum senang melihat noda merah di seprei nya, merasa menjadi pria yang sangat beruntung di dunia ini.
Setalah selesai mandi keduanya sarapan bersama di kamar karena Vira masih merasakan sakit di bagian sensitif nya.
"Tadi Mom ke sini, Mom pamitan pulang" jelas Rico.
"Mom kesini? dan udah pulang?" tanya Vira.
"Iya, tadi kamu tidur" sahut Rico sambil menyuapi istrinya.
"Mommy tau aku masih tidur?" tanya Vira sambil menerima suapan nya.
Rico mengangguk dan menyuapkan makanan ke mulutnya.
Mommy pasti tau dong kalau suhu Rico keramasan, huh.. pasti Mom senang karena aku akan segera hamil, tapi kenapa aku takut ya.. aku kan masih muda masih kuliah dan nggak mungkin pelajar seperti aku hamil di usia 18 tahun. Apa aku pakai pil KB aja ya? aku nggak mau hamil di usia muda.
"Mikirin apa?" tanya Rico melihat Vira yang terlihat melamun.
Ehk?
"Nggak kenapa-kenapa, udah kenyang" kata Vira menolak di suapi lagi.
Vira langsung memainkan ponselnya, Rico melihat gelagat aneh istrinya, dia mungkin bisa membaca kekesalan di wajah seorang pria, tapi untuk wanita Rico tidak bisa, dia tidak bisa membaca isi pikiran istrinya.
Aku harap dia tidak menyesal karena menikah dengan ku. Rico.
🌹
Cerita Willy bentar lagi akan di update ya, dengan judul baru tentu nya.
^^Wanita Gendut Itu Istri Ku^^
Sedikit bocoran 🤭
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1