
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Mom ini sakit" Isak Vira yang sedang menahan sakit di perut nya.
"Sabar sayang, sebentar lagi kita sampai" jelas Mom Arr.
Saat ini mereka akan ke rumah sakit, tadi saat sedang sarapan semuanya di kagetkan dengan jeritan Vira yang mengeluhkan sakit perut nya.
Usia kandungan Vira sat ini sudah masuk ke bulan ke 9, dokter memperkirakan jika Vira akan melahirkan beberapa hari lagi, tapi ternyata perkiraan dokter salah, Vira melahirkan lebih cepat dari yang di jadwal kan.
"Mom, aku mau pingsan huh.. sakit banget" teriak Vira sudah menangis.
"Jangan sayang, kalau pingsan nanti kamu nggak bisa lahiran normal, ayo buka mata mau cemilan? cake atau apa nanti kita beli" kata Mom Arr yang cemas tidak bisa berpikir.
"Mom aku bukan anak kecil lagi! aku akan menjadi ibu" teriak Vira sambil menahan sakitnya.
Rico yang mendengar itu terlihat cemas, tapi dia tidak bisa memperlihatkan nya karena sekarang Rico sedang menyupir di samping nya juga ada Dad Lian yang duduk dengan wajah cemas nya.
"Co percepat jalan nya, Vira sangat kesakitan" kata Dad Lian tidak tega melihat putri bungsu nya yang berteriak terus.
"Iya Dad" Rico menambah cepat laju mobilnya lagi.
Beberapa menit berlalu..
Mobil sampai di rumah sakit, Vira langsung di angkat oleh Rico dan Dad Lian ke brankar, dan setelah itu mereka mendorong Vira hingga sampai di tempat bersalin.
"Mas temani aku" kata Vira.
Rico terlihat bimbang, tapi sedetik kemudian dia mengangguk karena tidak mau melihat istri nya semakin sedih.
Perjuangan melahirkan pun Vira lalui dengan di temani suami tercinta, Rico terus menyemangati istri kecilnya jika Vira kuat dan hebat.
Vira sangat antusias dalam kehamilan nya bahkan Vira juga ikut perkumpulan ibu kehamilan dengan sang suami, semua itu dia lakukan agar Vira bisa belajar untuk menjadi ibu yang baik untuk sang buah hati.
__ADS_1
"Selamat tuan, bayi nya perempuan" ucap dokter.
Hah?
"Bukan nya laki-laki dok?" tanya Rico.
"Perempuan tuan" jelas dokter lagi.
Rico melirik istrinya yang terlihat masih meringis sakit itu, tidak mau mempermasalahkan jenis kelamin nya Rico memilih memberikan kecupan di kening istrinya.
"Terimakasih" kata Rico sambil tersenyum.
"Hem, sama-sama akhirnya aku punya baby girl" kata Vira tersenyum dalam mata terpejam nya.
Rico hanya tersenyum, meski sebenarnya dia sudah berharap anak yang lahir adalah laki-laki, apalagi saat USG dokter bilang jika jenis kelamin anak pertama nya adalah laki-laki.
Pintu terbuka, Mom Arr dan Dad Lian langsung berdiri dan menghampiri sang menantu.
"Bagiamana kondisi Vira?" tanya keduanya kompak.
"Dan cucu kita? bagiamana dengan cucu tampan ku?" tanya Dad Lian.
"Em Dad bukan tampan, Vira melahirkan baby girl" jelas Rico.
"Alhamdulillah" Mom Arr senang.
Tapi tidak dengan Dad Lian yang sama seperti Rico sudah berharap jika anak pertama Vira laki-laki, dan bukan hanya itu saja dia juga berencana mewariskan harta nya pada cucu laki-laki nya.
"Tidak apa, anak kedua kan bisa laki-laki" Mom Arr melihat wajah kecewa suami dan menantu nya.
"Meski bukan seperti harapan kalian Mom harap wajah kecewa kalian bisa di sambung agar tidak membuat Vira sedih" lanjut Mom Arr.
"Aku senang meski anak pertama ku perempuan" Rico mengeluarkan suara nya.
"Hem, benar Dad juga senang karena dengan begitu Dad bisa menciumi cucu, Jenita sekarang sudah tidak mau di gendong lagi" timpal Dad Lian.
__ADS_1
Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya Vira di pindahkan ke ruangan VIP, di ruangan itu terlihat banyak bruket bunga kiriman dari kerabat ataupun rekan bisnis suami dan Dad Lian.
"Siapa nama nya sayang?" tanya Vira.
Kemarin mereka sudah menyiapkan nama, tapi karena yang lahir adalah perempuan mungkin nama nya akan di rubah.
"Bagiamana kalau Aqueena Anjalina Ricardo?" Rico memberikan usul nama yang yang cantik.
Vira terdiam sebentar, dan setelah berpikir dia menganggu setuju dengan nama yang di usulkan suaminya.
"Nama yang bagus, Aqueena nama yang pas untuk bayi yang cantik" ucap Vira tersenyum senang.
"Daddy Mommy juga setuju" Mom Arr melirik suaminya.
"Iya, nama yang cantik untuk cucu pertama Opa" timpal Dad Lian.
Tak lama kemudian datang Willy yang datang dengan seorang perempuan, Vira sudah tau hubungan antara kakak nya dan mantan saingan nya dalam merebut hati suhu Rico nya.
"Lihat kak aku udah punya baby, kakak kapan pacaran mulu kaya aku dong punya anak" sombong Vira.
Feni terlihat sesekali melirik Rico, tapi Willy memegang tangan nya dan langsung memeluk pinggang kekasih nya itu.
"Kita juga akan menikah, lihat saja anak-anak kakak akan lebih banyak dari mu" Willy menyahut agak sewot.
Dan hal itu membuat semua orang tertawa termasuk Feni, Feni mendekati Vira dan memberikan kado untuk baby Aqueena yang sangat mirip dengan Rico, pria yang pernah dia cintai.
"Selamat ya Vir" ucap Feni sambil tersenyum.
"Hem makasih kakak ipar, cepet nyusul ya biar kita jadi ibu-ibu bareng" kata Vira.
"Iya, nanti nyusul" sahut Feni lagi, matanya melihat ke arah Willy yang sedang sibuk melihat keponakan cantik nya.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1