
^^H A P P Y R E A D I N G^^.
๐น๐น๐น๐น๐น
Rayden keluar, dan keluarnya Rayden menjadi tanda tanya semua orang yang kini menatap nya penuh sejuta pertanyaan.
"Bagaimana dengan Syakira?"
"Baby nya? apa jenis kelamin nya?"
Berbagai pertanyaan terdengar di telinga Rayden, tapi Rayden tidak menjawab dia malah terduduk di lantai dengan tatapan mata kosong nya.
"Apa yang terjadi pada putri ku!" kesal Dad Bastian sambil mendekati Rayden.
"Dad sabar" kata Mom Fallen langsung memeluk suaminya.
"Sayang lihat wajah Rayden terlihat sedih, aku khawatir dengan putri kita" Dad Bastian berontak di pelukan istrinya.
Mama Hana memeluk Syakila yang menangis, karena takut baby V jatuh akhirnya Mama Hana mengambil alih menggendong Baby V, membiarkan Syakila menangis.
Suasana menjadi terasa pilu, Rayden masih syok karena dokter mengatakan jika detak jantung istri dan putri nya sekarang sedang lemah.
Beberapa menit berlalu, Rayden masih diam dengan tatapan mata kosong nya, dia tidak bisa membayangkan jika dia hidup tanpa Syakira.
"Tidak.. tidak Syakira tidak boleh meninggalkan ku" gumam Rayden sambil terisak.
Air mata nya jatuh begitu saja tanpa di minta, sungguh dia benar-benar takut kehilangan istrinya.
__ADS_1
"Apa maksud mu! ada apa dengan Syakira! putri ku baik-baik saja kan" suara Dad Bastian meninggi.
"Detak jantung Syakira dan salah satu anak ku melemah" suara Rayden terdengar lirih.
"Tidak mungkin! putri ku gadis yang kuat" Dad Bastian seketika merasa lemas tubuh nya langsung terduduk di lantai.
Mom Fallen mendekap tubuh sang suami, bukan hanya suami nya dia juga syok dengan kabar buruk ini.
"Sayang Syakira" Dad Bastian tidak bisa menahan tangis nya lagi.
"Dia akan baik-baik saja, kita harus berdoa untuk keselamatan nya" kata Mom Fallen masih memeluk suaminya.
Mama Hana terisak smabil memeluk baby V, dan tak lama kemudian datanglah Alex yang langsung memeluk Syakila.
"Syakira Mas" Syakila tidak bisa berkata-kata, dada nya sesak.
"Dia akan baik-baik saja sayang" Alex mencoba menenangkan.
"Sayang!" Alex kaget saat Syakila pingsan.
Dad Bastian melihat Syakila, seketika wajah yang berderai air mata itu menjadi panik, Syakila di bawa ke ruangan ICU di temani Alex dan Dad Bastian.
Rayden masih terduduk sambil terisak berharap Syakira akan baik-baik saja, Mama Hana yang menggendong Baby V melirik Mom Fallen yang terlihat menangis.
"Fall, kamu kuat" kata Mama Hana.
"Makasih Han, maaf ngerepotin kamu" balas Mom Fallen sambil melirik baby V yang tertidur di pangkuan teman nya.
__ADS_1
Tiba-tiba ponsel Mom Fallen berdering, Mom Fallen mengangkat telpon nya.
"Halo!"
"Mom, hiks Syaka"
Terdengar suara Ayuna yang menangis.
"Yuna ada apa? kamu kenapa nangis?" Mom Fallen semakin cemas.
Perasaan nya tiba-tiba tidak enak.
"Syaka pingsan dan sekarang aku lagi di rumah sakit, dokter bilang hiks.. dokter bilang.."
Suara Ayuna terdengar sangat menyedihkan.
Mama Hana mendengar nama Ayuna langsung menatap teman sekaligus besan nya itu, Mom Fallen masih belum mendapatkan jawaban sehingga dia masih diam, sampai akhirnya..
"Dokter bilang jantung Syaka melemah Mom, hiks Mom aku takut.. Syaka.. hiks Syaka.."
"Yuna sayang dengarkan Mom, di sini Syakira dan Syakila juga sama, Syakira juga melemah jantung nya pun dengan Syakila, kita doa sama-sama ya sayang jangan berhenti doa ya cantik, Mom dan Mama Hana di sini juga sedang mendoakan keselamatan semuanya, kamu yang sabar ya." Mom Fallen memberikan pengertian.
Tapi Ayuna tidak bisa tenang karena suaminya masih di tangani dokter, dia sendirian dan hal itu membuat Mama Hana menelpon Papa Gibran untuk segera berangkat ke Amerika untuk menemani Ayuna.
Suasana semakin penuh kesedihan, air mata mengalir di keluarga besar triplets S, ikatan batin seorang adik dana kakak yang pernah tinggal dalam satu rahim bersama sekarang sedang bertarung di antara hidup dan mati.
๐น
__ADS_1
Di sini ikatan batin anak kembar kentel banget ya, aku terinsipirasi dari adik-adik aku yang kembar kalau yang satu sakit pasti yang satu nya juga ikut sakit๐ค
Jangan lupa like coment and Vote ya kak โฅ๏ธ๐ค๐