Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Tuyul.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Suara dessahan terdengar nyaring di ruangan kamar yang itu, jangan lupakan kata-kata penuh cinta yang terus di bisikan si pria yang membuat wanita di bawah kungkungan itu tersenyum terus menerus.


Dretttt !!


Dretttt !!


Dering telpon tidak membuat kedua insan yang baru merasakan rasa surga dunia itu teralihkan, keduanya malah semakin meminta lebih dan lebih hingga getaran kembali di rasakan si wanita.


Syakira kembali merasakan pelepasan ke empat nya yang membuat tubuh nya kembali bergetar, dan sialnya dia belum puas sama sekali dan malah meminta lagi dan lagi.


"Lagi." rengek Syakira.


"Tentu saja, aku juga masih ingin." Rayden mengubah posisi nya.


Tapi Syakira yang merasa tidak nyaman meminta menghentikannya, dan dia berpindah posisi menjadi di atas suaminya, dengan mengikuti insting naluri nya saja Syakira sudah mendapatkan predikat sebagai istri bule nakal untuk Rayden.


Syakira benar-benar mengikuti peran nya sebagai pemandu permainan panas nya, yang lagi-lagi membuat Rayden hanya bisa merem melek karena Syakira benar-benar sangat memuaskan nya.


"Uh.." Syakira berteriak saat dia merasakan yang lebih sakit dari sebelumnya.


Tapi bukan nya berhenti dia malah semakin mempercepat nya dan yang di lakukan nya itu hanya bisa di acungi jempol oleh Rayden yang ada di bawah kungkungan sang istri.


"Aduh pusing." Syakira ambruk ke dekapan Rayden.


"Apa tidak apa?" tanya Rayden yang terpaksa menghentikan permainan nya, padahal dia bahkan baru merasakan nya dua kali dan Syakira empat kali.


Dan itu masih belum cukup untuk nya, apalagi Syakira selalu pandai membuat nya tergoda dan hari ini adalah hari pembalasan nya di mana dia akan membuat istrinya lemas dan mengaku kalah.


"Aku belum kalah." Syakira yang ambruk tiba-tiba bangkit lagi.


Tapi dengan cepat di tahan oleh Rayden yang langsung menciuumi leher Syakira dengan penuh cinta.


"Biarkan aku yang di atas, aku masih kuat." kata Rayden sambil mengigit pelan dan menyessap leher Syakira hingga membuat bagian itu memerah.


"Uh.. iya, itu ponsel nya bersuara." Syakira mendessah sambil mengeliat manja.


Dering ponsel itu terus menganggu mereka dari beberapa menit yang lalu.


Rayden melirik ponselnya, mau tak mau dia berdiri dan melihat siapa yang menelpon nya, dan saat melihat nama kakak ipar nya yang terlihat di layar ponselnya saat itu juga Rayden langsung mematikan ponselnya.


"Siapa?" tanya Syakira dengan suara ngos-ngosan nya.


Tentu saja lelah, Syakira dan Rayden melakukan permainan itu hampir satu jam kurang lima menit.

__ADS_1


"Itu Syaka, dia memang berencana untuk menggagalkan malam pertama kita, dan untung saja aku sudah mendapatkan nya." kata Rayden sambil tersenyum menyeringai.


Syaka kalah untuk menggagalkan malam pertama nya karena dia bahkan sudah merasakan rasanya surga dunia.


"Dasar kak Syaka, awas ya nanti malam pertama nya sama Ayuna akan aku intip, lihat saja nanti!" batin Syakira kesal.


"Mana ponsel mu sayang?" tanya Rayden sambil mendekati Syakira yang kini sudah tidak ganas lagi dan terlihat sedang menarik nafasnya itu.


"Di tas kaya nya, nggak tau di mobil lupa." balas Syakira bingung.


Rayden yang tidak mau di ganggu langsung berjalan dengan tubuhnya yang masih tidak memakai sehelai benang pun itu ke lantai, permainan nya tadi membuat bantal guling jatuh begitupun tas Syakira yang kini ada di lantai.


"Astaga mata ku melihatnya." gumam Syakira sambil melotot.


Jika gadis lain mungkin akan berteriak tapi Syakira bukan gadis yang lebay dia tidak akan berteriak hanya karena melihat adik kecil Rayden.


Tadi dia hanya merasakan nya tanpa tau bentuk nya seperti apa, apa besar bulat atau pun panjang, Syakira tidak tau karena pas mandi tadi siang mereka sama-sama menutupi bagian terlarang nya.


"Emm pantas saja serasa di tusuk, kaya ulekan yang suka di pegang Mom ternyata." Syakira kembali bergumam.


Lalu melihat suaminya yang sedang berjongkok, memperlihatkan adik kecil nya yang membuat mata Syakira tidak bisa berkedip bahkan tanpa sadar air liur nya pun jatuh terus.


"Sayang tidak ada." ucap Rayden sambil berjalan mendekati Syakira.


"Mungkin di mobil, biarin aja..sini aku masih mau lagi." kata Syakira menepuk tempat tidur nya.


Haha..


"Sayang kenapa tertawa?" tanya Rayden yang kini duduk di samping Syakira.


Haha..


"Kamu, haha.. seperti.. hihi.. aduh perut ku sakit." Syakira yang tertawa itu malah memegangi perut nya, membuat Rayden yang melihatnya semakin bingung.


"Sayang.." Rayden langsung menciumi leher Syakira lagi.


"Aduh hihi geli, kamu kaya TUYUL!" celetuk Syakira sambil mengeliat geli.


Astaga!


Suami sendiri di sebut TUYUL!


"Nggak sama, mana ada gitu!" Rayden menghentikan apa yang sedang dia lakukan, lalu menatap Syakira dengan wajah tidak terima nya.


"Tapi tuyul kan nggak pake baju, nah ini." menunjuk Rayden dengan tawa nya.


"Oh jadi yang nggak pakai baju menurut mu itu seperti tuyul?" tanya Rayden dengan alis terangkat sebelah ke atas.

__ADS_1


Dan Syakira langsung mengangguk dan tertawa lagi.


"Iya, mirip kan." lanjutnya tertawa.


"Iya mirip, kita sama-sama menjadi tuyul. lihatlah.. bahkan tubuh mu juga sama tidak memakai apapun, kamu juga tuyul kan?" Ucap Rayden sambil meremas bagian dada Syakira.


Yang seketika juga membuat Syakira tersadar dan berhenti tertawa, Syakira menunduk melihat ke bawah sana di mata dia melihat tubuhnya yang tidak memakai apa-apa.


"Astaga kita tuyul sayang." Syakira menutup bibir nya menahan tawa nya.


Rayden yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya, tidak bisa berkata-kata lagi karena humor istrinya benar-benar lain dari yang lain, dan bahkan Syakira masih bisa tertawa di saat detik-detik seperti ini.


"Ini mau lanjut atau mau ketawa terus?" Rayden kembali ke posisinya yang mengkungkung-kung tubuh Syakira.


Syakira melihat pria yang sedang menatapnya itu, lalu mengalungkan tangannya di leher Rayden.


"Lanjut dong, tapi jangan lama-lama soalnya dua jam lagi kan magrib." balas Syakira yang membuat Rayden tersenyum.


Dan ronde yang kesekian kalinya nya pun kembali di mulai, dimana Syakira tidak berteriak ataupun kesakitan seperti malam pengantin pada umum nya, entah itu pengaruh obat kuat atau memang insting bule nya yang hot.


Satu jam berlalu..


Permainan harus di hentikan karena jam sudah menunjukan pukul lima, Syakira yang melihat jam langsung bangkit dari tempat tidurnya.


"Nggak sakit?" tanya Rayden.


"Nggak, nanti juga sembuh." balas Syakira sambil terus melangkah dengan langkah yang gontai.


"Aku gendong mau?" tawar Rayden yang masih di tempat tidur.


"Nggak usah, nanti adik kamu bangun lagi." sahut Syakira sambil mencoba mengingat-ingat apa doa adus nya dan tersenyum saat mengingat doa nya.


Melihat pintu kamar mandi yang tertutup Rayden langsung tersenyum, matanya melihat ke tempat tidur bekas Syakira di mana ada bekas noda darah di sana.


"Aku berjanji akan membahagiakan mu, terimakasih.. terimakasih." gumam Rayden yang langsung mengusap noda darah itu.


Sedangkan di kamar mandi Syakira yang baru sedang mandi di bawah guyuran shower nampak terlihat lucu, di mana hampir dari leher sampai bagian perutnya semuanya mendapatkan tanda kepemilikan sang suami.


"Alangkah indahnya duniaku rasa saat ini, detik ini karena malam ini malam pertamaku__" Syakira bernyanyi dan bergoyang di bawah guyuran shower.


Dan saat rutinitas mandi nya selesai Syakira berjalan ke arah cermin besar di wastafel, dan alangkah kagetnya dia melihat tubuhnya yang penuh dengan tanda-tanda kepemilikan sang suami.


"Oow bagus BANGET ya ampun! aku harus belajar, masa iya aku terus yang dapat tanda gigitan ini, Rayden juga harus dapat pokoknya harus belajar." gumam Syakira sambil tersenyum menyeringai.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2