
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Sayang bangun." suara nan lembut itu Alex berikan pada gadis yang masih bersembunyi di balik selimut nya itu.
"Lima menit lagi, mas." sahut Syakila masih mengantuk dan malah menarik selimut nya agar tidak kedinginan.
Alex terkekeh melihat Syakila yang selalu menggemaskan, tangan nya kembali terulur untuk mengusap pipi Syakila lagi.
"Bangun yuk, mandi terus sholat bareng." lanjut Alex.
Emmm .
Hanya suara itu yang Syakila keluarkan, dia masih mengantuk karena semalaman Syakila dan Alex terus mengulang permainan nya.
Bahkan Syakila tidak bisa menghitung berapa kali mereka melakukan nya, setalah sah menjadi suami dan istri selama dua Minggu ini keduanya benar-benar sangat rajin dalam urusan ranjang.
"Sayang, ayo nanti keburu siang." lanjut Alex sambil mengusap bibir istrinya.
Dan benar saja sekarang Syakila membuka bibirnya, dan malah mengigit jari suaminya.
"Jam berapa?" tanya Syakila sambil membuka matanya malas.
Rasa kantuk masih terlihat jelas di mata nya, membuat Alex gemas dan menghujani wajah sang istri dengan kecupan.
Cup..
Cup..
Cup..
"Jam empat, yuk semangat kita cari pahala dulu." kata Alex lagi, masih semangat membangunkan istri kecilnya.
Syakila menatap pria yang tengah menatapnya dengan senyuman manis itu, rasanya sangat menyenangkan memiliki suami yang lebih tua dari nya, selain dewasa pria matang juga sangat seksi dan menggoda.
"I love you." kata Syakila sambil tersenyum.
"I love you too, yuk mandi dulu." balas Alex tentunya dengan senyuman nya.
"Mau air hangat." manja Syakila sambil mengerucutkan bibirnya.
"Iya tau, udah di siapin kok." sahut Alex lagi, dia sudah mandi beberapa menit yang lalu, dan tentunya juga menyiapkan air hangat untuk sang istri.
Syakila mengangguk, dia berjalan ke kamar mandi dan langsung membuka semua pakaian yang menempel di tubuhnya, mungkin ini adalah keterbalikan dari seorang suami dan istri di luaran sana, tapi Syakila memang harus banyak lebih belajar.
__ADS_1
Alex yang sedang bersiap mengambil wudhu hanya menggelengkan kepalanya melihat Syakila yang terlihat menggemaskan itu, di tubuh gadis itu memperlihatkan banyak tanda kepemilikan nya yang telah dia buat tadi malam.
"Ngintip." Syakila yang sedang mandi di bathtub melirik suaminya dengan suara menggoda nya.
Alex menggelengkan kepalanya, dia buru-buru wudhu dan langsung keluar dari kamar mandi, berlama-lama di tempat sunyi itu membuat dia ingin khilaf.
Apalagi sekarang ini Syakila adalah candu nya, vitamin yang selalu dia inginkan setiap saat.
"Haha, dasar suami ganteng ku, lihat saja nanti malam aku akan membuat mu kembali tidak tidur." gumam Syakila sambil beranjak dari bathub, dan berdiri di bawah guyuran air shower.
Beberapa menit berlalu..
Setelah selesai mandi Syakila langsung berpakaian lalu memulai ibadah shalat subuh bersama suami tercinta nya, tak lupa dia mencium punggung tangan suaminya setelah selesai shalat.
Damai rasanya jika memiliki suami yang hebat seperti Alex, Syakila tau dia banyak kekurangan bahkan untuk bangun pun dia masih di bangunkan, tapi Alex? pria itu tidak pernah menyinggung masalah itu, dia memaklumi sang istri karena tugas suami adalah membimbing istrinya.
"Mau kemana?" tanya Syakila melihat Alex yang akan keluar kamar.
"Masak, kamu mau nasi goreng nggak?" tanya Alex.
Syakila mengangguk cepat.
"Mau, pake cabe dikit ya." pinta nya.
Alex mengangguk kecil, sebelum keluar dia menyelipkan anak rambut istrinya ke belakang telinga nya, lalu mencium pipi Syakila.
Syakila memegang kedua pipi nya yang memanas, suami tampan nya itu benar-benar selalu pandai membuat nya menjadi seperti wanita paling beruntung di dunia.
"Kalo gini harus makin semangat belajar senangin suami, Aunty Tara, hihi aku harus banyak tanya masalah ranjang sama aunty." gumam Syakila sambil berjalan ke arah almari untuk menyiapkan pakaian untuk suaminya kerja.
Menjadi seorang istri, susah susah senang untuk gadis yang baru memiliki peran itu, Syakila tidak pandai memasak dan itu adalah susah nya, dan senang nya dia memiliki teman hidup yang terus menemaninya.
Menghabiskan hari-hari dengan baru selama dua Minggu, Syakila sudah pandai membersihkan kamar, dan juga membereskan rumah nya, meski sebenarnya itu memang sudah seharusnya dia lakukan sebagai seorang wanita.
Tapi bagi Syakila yang terlahir sejak kecil hingga besar tinggal di keluarga kaya tentu dia tidak bisa melakukan semua itu, bukan tidak bisa tapi sedikit kaku karena di rumah yang sebelum nya dia adalah ratu nya.
Di dapur minimalis nya nampak Alex yang sedang bergelut dengan wajan nya, memasak adalah satu kelebihan nya, dan dia senang bisa memasakkan makanan untuk istri kecilnya.
"Pas." ucapnya saat di rasa hasil makanan buatan nya enak.
Setelah selesai memasak Alex langsung berjalan ke arah kamar, tentunya untuk mencuci muka agar wajahnya lebih terlihat segar mengingat dia habis masak.
"Ganteng nya suami Sholeh aku." Syakila selalu memuji suaminya.
"Istrinya juga cantik, gemoy." balas Alex tak mau kalah memuji sang istri kecil.
__ADS_1
Alex berpakaian di bantu istrinya, dari mulai memasang celana kemeja sampai dasi semuanya tak luput dari tangan kecil Syakila.
"Nanti pulang nya sore kan?" tanya Syakila, tak lupa tangan nya masih mengancingkan kancing kemeja suaminya.
"Kenapa emang?" tanya Alex sambil mengusap kepala sang istri tercinta.
"Nggak kenapa-kenapa, mau ijin ke rumah Mom Dad, kangen." balas Syakila.
"Aku antar? kita barengan mau?" tanya Alex lagi.
Dan Syakila menggelengkan kepalanya.
"Aku kesana nya siang, jam sembilan atau sepuluhan sambil mau beli sesuatu." lanjut Syakila.
"Ya udah kalau gitu pergi nya hati-hati, kalau ada apa-apa telpon. ya" ucap Alex sambil mengusap pipi sang istri.
Jika saja tidak kerja mungkin dia akan langsung mengajak istrinya bermain di ranjang, tapi itu tidak dia lakukan sekarang karena Alex tidak bisa lepas tanggung jawab untuk perusahaan nya.
"Siap mas." balas Syakila sambil tersenyum, lalu memasangkan dasi suaminya.
Setelah selesai berpakaian Syakila dan Alex langsung makan, keduanya sarapan bersama menikmati nasi goreng yang di buat oleh tangan pria tampan itu.
"Enak banget." puji Syakila sambil memakan nasi nya dengan khitmat.
"Nanti aku belajar masak sama kamu aja ya sayang." lanjut Syakila.
Alex mengangguk sambil tersenyum, melihat Syakila yang selalu tersenyum dia merasa hidupnya lebih berwarna, Alex sangat bahagia.
"Pagi uncle!" sapa Syakila saat melihat uncle Dani.
"Pagi juga, kau terlihat lebih cantik 1000 X lipat Kila." puji uncle Dani.
Yang membuat Syakila terkekeh kecil, lain dengan Alex yang langsung menatap tajam teman nya itu.
"Sayang aku akan berangkat." ucap Alex.
"Hati-hati, selalu ingat jika di rumah ada istrimu yang menunggu kepulangan mu." balas Syakira sambil memeluk tubuh suaminya.
Cup..
"Iya, kamu juga hati-hati ke rumah Mom Dad nya, nanti kabari kalau sudah sampai." kata Alex dan Syakila hanya mengangguk lalu mencium pipi sang suami tercintanya.
Uncle Dani yang menjadi penonton itu hanya bisa geleng-geleng kepala.
"Dasar pengantin baru, bucin." gumam nya yang jengah hampir setiap hari di suguhi dua bucin yang selalu tidak canggung memperlihatkan keromantisan nya itu pada nya.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏