Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Ajari aku suhu.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Jam makan siang Rico keluar dari ruangan nya, dia terbiasa makan di luar dan saat sedang berjalan dari loby Rico melihat gadis yang sama.


"Astaga dia lagi." gumam Rico sambil pura-pura tidak melihat Vira.


Tapi Vira yang sudah melihat mata Rico tentu saja dia tidak lepas begitu saja, jika mengejar Syaka sulitnya karena dia terlalu malu maka tidak pada Rico.


Vira bisa menjadi diri sendiri, dia bahkan tak sungkan untuk mengikuti kemana pria itu melangkah hingga akhirnya Vira ketahuan menguntit.


"Ada apa lagi?" tanya Rico to the poin.


"Tidak ada, hanya mau makan ehk kebetulan samaan." balas Vira asal, padahal dia memang menguntit.


Rico menghela nafasnya panjang, dan menarik kursi nya.


"Aku duduk di sini saja ya." Vira ikut menarik kursi.


"Terserah." tidak mau ribet, Rico ingin makan dengan tenang mengingat di kantor pikiran nya terus menerus menjadi gila.


Pelayan datang membawa daftar menu, Vira dan Rico langsung memesan dan tanpa di duga makanan yang keduanya pesan adalah makanan yang sama.


"Nasi goreng spesial!" kompak keduanya bersamaan.


"Kok sama?" Vira pura-pura kaget.


Padahal jelas-jelas dia menstalking semua yang di sukai Rico, baik itu makanan kebiasaan nya dan hobby nya pun tak kalah Vira kepoin.


Sikap Rico yang lebih dingin dari Syaka membuat Vira penasaran, dan Vira juga punya satu lawan dia adalah adik iparnya Syakira, lebih tepatnya Feni.


"Couple nya cocok yang satu cantik yang satu ganteng" gumam si mbak pelayan.


Yang membuat Rico dan Vira langsung melirik si mbak pelayan, dan kedua nya kompak menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Tidak." kata Rico dingin.


"Ya tidak pacaran mbak, tapi calon istri." celetuk Vira tanpa tau apa yang telah dia ucapkan itu sedikit membuat Rico hampir hanyut dalam perasaan aneh nya.


"Astaga apa yang aku pikirkan, dia anak seorang pengusaha sukses dan aku? aku hanya pria biasa yang tidak seberapa, itu mustahil sadar Rico!" batin Rico sambil menggelengkan kepalanya.


Dia merasa jika dirinya sudah gila, lagi pula Vira masih 18 tahun apa yang dia harapkan dari gadis yang bahkan masih kuliah itu?, memiliki hubungan dengan Vira hanya akan membuat nya pusing dan semakin terbebani.


"Kok lemes banget nih bibir, kenapa juga harus bilang calon istri nanti kalau si Om-om baper gimana?" batin Vira sambil menggigit jarinya pelan.


Beberapa menit berlalu..


Makanan datang dan Vira langsung menyantap makanan nya pun sama dengan Rico, keduanya makan dengan khitmat tanpa ada yang bersuara.


Dan setelah selesai makan yang makanan nya di bayar oleh Rico, Asisten yang terkenal dingin itu langsung berjalan ke kantor lagi, tentunya untuk kembali bekerja karena sudah waktu nya dia masuk kerja.


"Kau kembali mengikuti ku?" Rico menghentikan langkah nya.


"Tidak, geer banget aku mau ke ruangan kak Rayden mau cari kak Kira." balas Vira sewot, padahal jelas-jelas dia memang benar-benar menguntit.


Beruntung hari ini Vira tidak ada kuliah, tapi bukan itu yang membuat nya ada di sini entah kenapa Vira merasa ingin terus mengikuti Rico, seolah rasa penasaran nya masih belum dia tuntaskan.


Dan entah dorongan apa Vira dengan tak tau malu nya ikut masuk ke ruangan Rico.


"Kau menguntit ku terus!" Rico berjalan mendekati Vira.


"Tidak!" Vira menjawab bohong.


"Lalu ini apa?"


Hah?


Vira melihat kaki nya, dan dia melirik pintu.


"Ahk aku salah masuk ruangan ternyata." Vira tertawa hambar.

__ADS_1


Dan saat Vira akan keluar tiba-tiba Rico menarik tangan Vira hingga gadis itu menubruk tubuhnya.


"Kenapa?" tanya Vira menatap Rico bingung.


Bukan nya menjawab Rico malah mendekatkan wajahnya, dan langsung mencium bibir ranum Vira yang menggoda iman nya itu.


Hemphh !


Vira kaget bukan main, dia ingin menolak tapi tubuhnya malah tidak berekspresi apa-apa.


Tidak ada penolakan dari Vira membuat Rico lebih leluasa mencium Vira, tangan nya melingkar di pinggang gadis kecil itu.


Dan setalah beberapa menit ciuman itu terhenti..


Rico menutup bibirnya, apa yang dia lakukan!


"Maaf." Rico mengusap bibir nya lalu berbalik.


Tapi alih-alih kesal Vira malah berjalan mendekati Rico, dan menarik tangan Rico untuk duduk di sopa.


"Kau tidak marah?" Rico tiba-tiba merasa kecewa.


"Apa ini bukan ciuman pertama nya? dia terlihat biasa saja." batin Rico.


"Untuk apa, aku penasaran rasanya berciuman kamu tau aku pernah melihat gebetan ku mencium teman ku, dan itu rasanya sangat aneh aku menghayal jika aku akan berciuman dengan gebetan ku, tapi ternyata ciuman pertama ku bahkan di dapatkan oleh mu." ucap Vira menjeda ucapan nya.


Rico diam, dia bingung dengan penjelasan Vira, lalu apa urusan nya dengan nya jika Vira melihat gebetan nya mencium teman nya sendiri?.


Vira melihat wajah bingung Rico, dan tanpa malu dia mendekatkan wajahnya ke wajah Rico.


"Aku akan berciuman dengan nya, dan melakukan hal lebih mungkin, apa pria suka gadis agresif? ajari aku menjadi gadis agresif aku mohon suhu!"


🌹


Jeng jeng..

__ADS_1


Mampir di cerita baru yuk masih anget nih, ^^Gadis Nakal vs Mr Arogant^^


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2