Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Bayi bule


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Kondisi Ayuna sudah membaik meski Ayuna sekarang masih tertidur karena pengaruh obat, pun dengan Syaka yang baru sadar dari pingsan nya dan langsung mendapatkan banyak cibiran dari mertua dan ipar-ipar nya.


Vira dan Rico memilih pulang karena baby Aqueena menangis terus, apalagi suasana rumah yang ramai membuat putri nya tidak bisa tidur.


"Heran istri mau lahiran bukan nya di bawa ke rumah sakit malah di bawa ke kamar mandi, bikin nya aja di apartemen America giliran lahir nya nggak modal banget" cibir Papa Gibran.


Dia masih kesal karena Syaka membiarkan putri kesayangan nya lahiran di kamar mandi, meski Ayuna melahirkan lancar tanpa kendala tapi tetap saja Papa Gibran kesal.


Mama Hana yang mendengar itu hanya geleng-geleng kepala, dia juga sedikit kesal pada menantu nya itu tapi nasi sudah menjadi bubur cucu nya pun sudah lahir sekarang.


"Udah Pap, yang penting selamat jangan marah terus bang Syaka nya kasihan" kata Mama Hana mengingatkan.


"Tadi Yuna yang minta di antar ke toilet, kalau tau mau lahiran ya akan di bawa nya ke rumah


sakit, masa iya toilet" Syaka menyahut.


"Diam kamu, orang tua lagi ngomong juga" ketus Papa Gibran.


Huh..


Syaka menghembuskan nafas nya panjang, berhadapan dengan Papa Gibran memang harus banyak sabar nya.


Yang waras ngalah. batin Syaka.


"Pap udah, berisik tau nggak" Jengah Mama Hana.


Syakila dan Syakira melihat kedua keponakan tampan nya, dia senang karena tidak ada drama dalam kelahiran ini meski lahiran nya harus di toilet.


"Kak Syaka udah punya nama belum" tanya Syakila.


"Hem, kalau belum aku sumbang nama bagus" kata Syakira.


Membuat Syakila melirik adik nya.

__ADS_1


"Apa?" tanya Syakila penasaran.


"Tino Tono, jadi panggilan nya nanti Tin Ton" sahut Syakira santai.


"Sekalian aja Ting Tong" Syakila menggelengkan kepalanya.


Syaka yang mendengar obrolan kedua adik nya terdiam, sampai akhirnya mata nya melihat Ayuna yang membuka matanya.


Ayuna bangun karena bersisik, dan saat di membuka mata nya Ayuna cukup kaget karena tidak merasakan berat di perut nya.


"Anak ku!" Ayuna memegang perut nya.


"Sayang, baby kita sedang tidur" kata Syaka duduk di dekat Ayuna yang membuat Papa Gibran yang tersingkirkan mendengkus kesal.


"Perut aku" Ayuna lupa karena semuanya sangat cepat.


"Kamu udah lahiran, baby kita kembar laki-laki" sahut Syaka.


Ayuna terlihat sendu mendengar ucapan suaminya, dia sudah menjadi ibu dari kedua putra nya.


Papa Gibran melihat itu terlihat mencebikan bibir nya sebal.


"Bau jigong oy" Sindir Papa Gibran.


Syaka melirik mertuanya.


"Nggak apa, lagian harus gini dulu biar nggak di cium sembarangan orang, Yuna istri ku" sahut nya santai tapi berhasil membuat Papa Gibran kesal.


Ayuna ingin berdiri tapi di tahan oleh Mama Hana karena Ayuna masih lemah dan tidak boleh banyak gerak.


Ayuna ingin melihat anak-anak nya, pada akhirnya Syaka dan Mama Hana pun menggendong kedua bayi laki-laki nya.


"Hah ko bule dua-duanya" Ayuna melirik suaminya.


"Itu tandanya kamu yang suka aku duluan" kata Syaka dengan pede nya.


"Ck, pede banget si narsis" Papa Gibran menyahut.

__ADS_1


"Aku yang hamil anak nya malah dua-duanya bule, harusnya satu mirip aku" Ayuna menggelengkan kepalanya melihat dua bayi laki-laki bule.



"Kita bikin lagi, aku yakin pasti lahir nya lokallllllll" Syaka berteriak karena telinga di jewer langsung oleh Papa Gibran.


"Istri baru lahiran dua dan sekarang kau bilang mau nambah lagi! dasar omesss!" kesal Papa Gibran menambah jeweran di telinga menantu nya.


Suara Syaka membuat kedua bayi yang belum memiliki nama itu menangis, Syakila dan Syakira geleng-geleng kepala melihat keduanya dengan santai keluar tanpa berniat membantu kakak nya yang sedang di jewer mertua.


Dad Bastian dan Mom Fallen masuk dan melihat Syaka yang sedang di jewer.


"Hey kau apakan putra ku" Dad Bastian tidak terima.


"Diamlah, putra mu harus di beri pelajaran karena ingin membuat putri ku hamil lagi padahal jelas-jelas putri ku baru melahirkan" kata Papa Gibran.


Dad Bastian mendengar itu malah tersenyum santai, tapi tidak dengan Mom Fallen.


"Bagus Son, lanjutkan semangat mu buat banyak anak biar banyak rejeki." santai Dad Bastian.


"Tambah keras aja, laki-laki emang tau nya nerobos nggak tau rasanya melahirkan" kata Mom Fallen yang banding terbalik dengan suaminya.


"Pap, his lepas" ringis Syaka.


"Baby help me" lanjut Syaka.


Tapi Ayuna acuh dan malah menggendong satu baby nya.


"Cukup muka aja yang mirip, kelakuan jangan ya sayang" ucap Ayuna sambil menatap putra nya.


🌹


Karena sebelumnya nggak ada niatan buat ngasih kembar, jadi aku belum siapin nama nya.🥴


Yang mau sumbang nama boleh ya🤭


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2