Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Melamar #2


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Rico mendeuhem pelan.


"Kedatangan saya kemari adalah untuk satu tujuan, saya ingin MELAMAR putri tuan." jelas Rico tanpa keraguan sedikitpun.


"Punya apa kau sampai ingin melamar Putri ku!"


Mom Arr kaget dengan apa yang di ucapkan suaminya, bisa marah putri kesayangan nya jika Rico mundur.


Bukan nya takut Rico malah dengan berani menatap calon mertua nya itu.


"Aku tidak punya apa-apa yang bisa aku janjikan, tapi aku punya niat yang tulus untuk membahagiakan Vira" tidak membawa harta sebagai tameng, Rico tidak mau angkuh karena nyata nya harta yang di miliki nya tidak akan sebanding dengan harta keluarga Vira.


Dad Lian tertawa mendengar jawaban itu, tapi di belum puas untuk tidak membuat suasana menjadi tegang.


"Kau pikir putri ku yang terbiasa hidup mewah akan mau hidup sederhana?, bahkan dalam mimpi nya pun dia tidak akan aku biarkan hidup menyedihkan" Dad Lian menyahut kembali.


Mom Arr semakin kalang kabut, suaminya benar-benar harus di beri pelajaran.


"Awas kau Dad nanti malam tidur di luar!" batin Mom Arr.


"Dad!" suara Vira terdengar.


Membuat semua mata melihat ke arah nya, Vira terlihat kesal dengan pertanyaan Daddy nya yang seolah merendahkan Rico.


"Duduk!" kata Dad Lian tegas.


"Daddy ko mulut nya pedes sih" Vira duduk di dekat Rico.


"Vira" Mom Arr memberi kode untuk diam.

__ADS_1


Dad Lian mendeuhem lagi.


"Kamu harus tau sayang, Daddy tidak akan pernah mau melihat mu susah, kamu itu putri kesayangan Daddy dan tidak ada orang tua yang mau melihat putri nya merasakan apa yang dulu mereka rasakan" Dad Lin kembali membuka suara nya.


Suasana menegang apalagi Rico yang masih belum mengeluarkan suara nya membuat Vira tegang, dia takut Rico akan mengurungkan niatnya untuk melamar nya.


Hufh..


"Awas ya Dad aku nggak mau lanjut kuliah! nggak mau" batin Vira sambil menatap kecewa Daddy nya.


"Tidak ada yang menginginkan hidup susah tuan, aku akui aku tidak memiliki banyak harta, tapi meski demikian aku tidak akan membuat istri ku di kemudian hari merasakan kelaparan karena aku pernah merasakan nya, aku akan berkerja keras untuk membuat istri ku merasakan bagaimana rasanya berjuang" ucap Rico dengan wajah yang sangat cool di mata Vira.


"Astaga mau nikah sama suhu Rico aja" batin Vira jantung nya berdebar kencang setelah mendengar ucapan Rico.


Dad Lian bangkit, Rico melihat itu dan dia tau jika mungkin kedatangan nya ini bukan lah pilihan yang benar karena dia bukan siapa-siapa.


Tanpa di duga Dad Lian mendekati Rico, pria paruh baya itu mengulurkan tangan nya.


"Aku memang mengatakan jika putri ku tidak bisa hidup susah, tapi aku tidak mengatakan jika putri ku tidak bisa menikahi pria bertanggung jawab." kata Dad Lian sambil tersenyum.


"Dad apa ini tandanya Daddy merestui hubungan kami?" tanya Vira masih bingung.


Dad Lian melepaskan tangan nya, dia menarik tubuh putri nya ke pelukan nya.


"Daddy mendukung mu, jadi jangan berhenti kuliah karena Daddy ingin putri Daddy menjadi sarjana" sahut Dad Lian sambil mencium pucuk kepala sang putri.


"Mom" Vira melirik Mommy nya.


"Mommy juga merestui kalian sayang, jangan kecewakan kami ya" kata Mom Arr sambil tersenyum dan ikut ke dalam pelukan suaminya.


Rico tersenyum kecil, dia lega karena keberanian nya ini benar-benar di sambut baik oleh keluarga Vira, meski dia masih ragu jika Vira juga akan membalas perasaan nya karena Vira masih labil dan mudah berpindah ke lain hati.


"Sayang mana cincin nya?" tanya Vira yang sudah melepaskan pelukan Daddy nya.

__ADS_1


Dan di saat bersamaan juga Dad Lian dan Mom Arr melihat ke arah Rico.


Rico terdiam sebentar dan dengan santai nya dia berkata..


"Memang nya harus pakai cincin?" tanya nya polos dan memang tidak mempersiapkan nya.


Rico hanya modal keberanian, tapi dia juga melupakan kalau melamar seorang gadis itu harus memakai cincin.


Dad Lian tertawa pun sama dengan Mom Arr, tapi lain dengan Vira yang menatap Rico sebal.


"Sudahlah beli nya nanti saja" kata Mom Arr.


"Lagian lamar anak orang nggak bawa apa-apa, bunga atau seserahan ini malah bawa tangan kosong" Dad Lian ikut menimpali.


Vira mengembungkan pipi nya semakin kesal, membuat Rico mengambil kunci motor nya, dan memberikan nya pada Vira.


"Anggap saja ini pengganti cincin, maaf" kata Rico merasa bersalah.


Vira menerima nya, lalu tersenyum.


"Makasih sayang" balas Vira sambil menatap Rico.


Willy yang baru keluar kamar melihat itu, dia tersenyum melihat keberanian Rico untuk melamar adik nya, setidak nya adik nya tidak di permainkan seperti apa yang dia lakukan pada Syakira dulu.


"Habis ini jadi tukang ojek ya Vir, anterin kakak ke kantor" celetuk Willy sambil duduk santai di dekat Mom Arr.


"Daddy! kakak nya tuh!" adu Vira sebal.


"Biarkan saja, yang penting Rico bukan pria seperti kakak mu, ujung-ujungnya nyesek sendiri kan apalagi sekarang Syakira hamil anak kembar, emang the best anak-anak Bastian" kata Dad Lian.


Yang membuat Willy sebal dan langsung pergi dari ruang tamu, dia selalu sensitif jika ada yang membawa nama Syakira.


"Waw kak Kira hebat banget, kalau aku nikah sama kak Syaka pasti punya anak lima nih, ekh.. astaga apa yang aku pikirkan! Vira sadar kamu calon istri suhu Rico milik nya besar kamu pernah melihatnya bukan."

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2