Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Mandi.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Di kamar nampak Rayden yang masih menunggu Syakira, gadis itu masih belum kunjung datang setelah tadi ijin ke kamar Dad Bastian.


"Apa yang di lakukan Syakira di kamar Daddy nya? apa istriku sedang membawa penolong nya agar tidak jadi di makan oleh ku?" Rayden yang duduk langsung berdiri.


Dia berjalan ke arah pintu, bimbang ingin membuka pintu atau tidak, dalam pikiran nya adalah Syakira yang polos itu sedang memeluk Daddy nya.


Huh..


Rayden menghembuskan nafas nya panjang, dia memilih berdiri di belakang pintu dan masih enggan mandi karena Syakira sudah berjanji akan memandikan nya.


Suara langkah kaki di luar kamar itu membuat alis pria itu terangkat sebelah ke atas, Rayden mundur sedikit agar saat Syakira membuka pintu istrinya itu akan kaget karena tidak melihat keberadaan nya.


Ceklek..


Pintu terbuka, Rayden otomatis tertutup pintu karena pintu nya masih belum di tutup dari dalam.


"Sayang.." panggil Syakira.


Syakira berjalan ke arah meja dekat sopa dengan membawa cemilan nya, dan setelah meletakan cemilan nya dia berjalan ke arah ranjang.


"Hihi, aku menemukan mu. tapi kaya nya suami aku mau main sembunyi-sembunyi an ya udah aku ikutin deh." batin Syakira terkikik geli.


Saat dia membuka pintu tadi sebenarnya Syakira agak aneh saat pintunya seperti menubruk sesuatu, dan saat akan di tarik pun terasa susah seperti ada yang menahan nya.


Dan kini Syakira tau kalau ada sosok yang ingin bermain dengan nya, sosok yang mungkin kesal menunggu nya setengah jam.


"Kok nggak ada." gumam Syakira yang malah mengintip ke kolong ranjang.


"Astaga apa Syakira berpikir aku sekecil tikus dan kecoa?." batin Rayden sudah tidak tahan dengan tingkah Syakira.


"Oh mungkin di kamar mandi, lagi pup mungkin." Syakira yang ingin melangkah ke kamar mandi tidak jadi, toh nanti Rayden keluar begitu pikir nya.


Sekali lagi Rayden hanya bisa menghembuskan nafas nya panjang melihat tingkah Istri nya, Syakira yang memakai kebaya itu malah asyik duduk di sopa dengan cemilan yang siap di makan.


"Cukup, gadis itu memang harus aku makan." Rayden menutup pintu dengan pelan, menguncinya pelan juga.


Dengan langkah pelan Rayden berjalan mendekati Syakira, yang di mana langkah kaki itu bahkan sudah Syakira rasakan.


Grep !!


Rayden langsung memeluk pinggang Syakira.


Deg..


"Sayang.." Syakira pura-pura kaget.


Padahal dalam hatinya dia ingin berkata.. Haha aku tidak kaget sama sekali!


"Kenapa lama." Rayden tidak mau melepaskan Syakira dari pelukan nya.

__ADS_1


Syakira melirik suaminya yang terlihat cemberut itu, dia tergelak saat di rasa suaminya sedang kesal padanya.


"Mau aku jelaskan?" tanya Syakira.


Dan Rayden hanya mengangguk kecil, lalu kembali menenggelamkan wajahnya di dada sang Istri.


"Tadi aku bilang gugup, dan Dad bilang jangan takut, gugup mu itu wajar tapi ayolah kau adalah keturunan ku, gadis bule yang cantik tidak mungkin keturunan Dad Bastian takut akan hal itu." Syakira menjeda ucapan nya.


"Lalu?" tanya Rayden lagi, masih bersembunyi di dada sang istri, sedikit memainkan bagian dada sang istri dengan tangan nya.


"Aku menjawab begini, sebenarnya aku bukan takut akan hal itu, tapi aku gugup kalau kamu membawaku dan aku masih berat untuk meninggalkan Daddy." lanjut Syakira sambil mengigit bibir bawahnya menahan perasaan aneh nya.


Rayden menghentikan kenakalan nya, lalu menatap Syakira yang menikmati permainan tangan nya.


"Bagaimana tanggapan Daddy?" Rayden penasaran.


Syakira melirik Daddy nya, dan mereka berdua saling bertatapan.


"Daddy tidak masalah, hanya saja Daddy bilang kalau aku harus memberikan banyak cucu untuk nya, bagiamana menurut mu?" tanya Syakira.


"Itu mudah sayang, kita akan membuatnya." kata Rayden yang kini malah mendekatkan wajahnya ke wajah sang istri.


Syakira menaikan sebelah alisnya ke atas, lalu menjauhkan wajahnya dari wajah Rayden yang selalu pandai membuat nya terpesona.


"Sudahlah, ayo kita mandi." Syakira beranjak berdiri.


"Sesuai janji mu tadi, mandikan aku." kata Rayden ikut berdiri.


Membuat Rayden yang berjalan di belakang Syakira gemas dan langsung memangku tubuh Syakira.


"Apa kau bilang tadi?" Rayden menghujani pipi Syakira dengan kecupan.


"Hey hentikan! pipi ku basah." Syakira mengusap pipi nya yang terus di berikan kecupan suaminya.


"Apa yang kau bilang tadi!" Rayden masih kekeh dengan pertanyaan nya.


Astaga..


"Baiklah tuan muda!" Syakira menekan kata tuan muda.


"Panggil aku sayang, jangan seperti itu kau paham." satu tangan nya meremas bokong Syakira gemas.


"Haha lepaskan, tulang-tulang mu bisa patah sayang aku berat." kata Syakira sambil tertawa.


"Tidak akan patah, aku kuat dan akan membuat mu menyesal karena selalu mengatai ku banyak tulang!" Rayden mempercepat langkah kaki nya, dan sesampai nya di kamar mandi Rayden langsung mendudukkan bokong Syakira di pinggir bathub.


Syakira tersenyum dia berdiri dan menyalakan air untuk mengisi bathub, tak lupa Syakira juga menuangkan bebarapa tetes sabun aroma terapi yang akan membuat mandi mereka semakin segar dan nyaman.


Rayden membuka satu persatu kancing kemeja nya, ini masih jam satu siang dan bahkan untuk malam masih membutuhkan beberapa jam lagi.


"Habis mandi kita ke mansion ya." kata Rayden yang sedang membantu melepaskan kancing di kebaya Syakira.


"Iya mau." balas Syakira sambil mengigit bibirnya.

__ADS_1


Jangan lupakan pipi nya yang memerah karena melihat Rayden yang hanya memakai boxer saja, benar-benar seksi dan menggoda iman nya.


"Astaga kak Kila benar, kalau lokal lebih menantang di bandingkan bule." batin Syakira ingin berteriak.


Rayden membantu Syakira menurunkan rok kebaya nya dan hingga menyisakan dua kain tipis yang menutupi bagian dada dan intim nya saja.


Glekk


Rayden kesusahan menelan ludahnya melihat Syakira yang sangat menggoda iman itu, Syakira berjalan ke arah bathub dan langsung berendam di air bisa itu.


Rayden yang melihat itu tersenyum, dan tanpa ragu dia ikut duduk di belakang Syakira, di mana dia membiarkan Syakira duduk di atas pangkuan nya.


"Aku bahagia karena akhirnya kita menikah." Rayden memeluk pinggang Syakira.


"Aku juga bahagia karena perjalanan cinta ku yang dua puluh tahun sangat singkat, terimakasih telah hadir dengan sejuta pesona mu." balas Syakira sambil memainkan busa.


"Andai kita bertemu di saat kau masih 17 tahun, apa kau mau menikah muda dengan ku?" tanya Rayden, kini dia mencium leher Syakira dengan penuh cinta, sesekali dia bahkan mengigit telinga Syakira pelan.


Emmm..


Syakira mengeliat, Rayden memainkan peran nya dengan sangat santai dan itu membuat Syakira bisa merasakannya lebih nyaman.


"Aku mungkin akan memikirkan nya, tapi bisakah kau tidak membuat aku sakit kaki sekarang? bukan kah kita akan pulang ke mansion mu?" balas Syakira dengan ekspresi wajah yang sangat lucu.


Satu sisi dia penasaran kelanjutan nya, tapi satu sisi Syakira tidak mau ada yang menggoda nya, karena Syakila bilang setelah melakukannya dia akan berjalan dengan langkah seperti orang yang baru jatuh.


"Banyak orang yang akan menggoda mu, jadi lebih baik di tahan dulu dan di lanjutkan nanti di hotel atau di rumah Rayden." begitulah pesan Syakila.


"Bukan mansion ku, tapi mansion kita." kata Rayden.


"Ahk iya aku lupa kalau aku menikahi pria kaya." Syakira tergelak tawa.


Sampai bibirnya tidak bersuara lagi karena di bungkam oleh bibir Rayden, keduanya saling membalas ciumman itu, sampai akhirnya Rayden membalikan memangku tubuh Syakira dengan bibir keduanya yang masih bertautan.


Rayden berjalan membawa Syakira yang ada di pelukan nya itu ke bawah shower, kaki Syakira sengaja di kalungkan ke pinggang Rayden membuat posisi keduanya itu semakin terlihat mesra.


"Pegel nggak?" tanya Syakira menghentikan ciuman nya dan menatap Rayden.


"Tidak, hanya saja adik kecilku meronta meminta di lepaskan." kata Rayden sambil menciumi leher Syakira.


"Oh." Syakira memeluk Rayden.


Dan dengan jahilnya Rayden malah membuka pengait bra itu, sehingga Syakira benar-benar merasakan bagian dada nya yang bertubrukan dengan dada suaminya.


"Kok di lepas?" Syakira menutup bagian dada nya.


"Biarin aja, nanti juga aku mainin semuanya kok." kata Rayden santai yang membuat Syakira manyun.


"Siap-siap nanti malam di seruduk adik kecil, tapi kok kak Kila bilang banteng sih?"


🌹


jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2