Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Di gendong


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Kak Syaka! kayanya mau quality time sama adik nya! kok malah asyik sama teman sih!" suara teriakan Syakira itu membuat Syaka dan Rayden kaget.


"Iya, kak Syaka buruan katanya mau main di pantai." Syakila ikut berteriak.


Dan saat keduanya sampai di teras samping yang memperlihatkan pemandangan pantai saat itulah Syakira kaget.


"Astaga, pait pait." Syakira mengetok kepala nya pelan, sambil mengatakan kata-kata yang selalu di ucapkan Oma Rosa saat bertemu dengan hal tidak di sukai nya.


"Kenapa?" tanya Syaka aneh melihat Syakira.


Syakila juga ikut melihat tingkah adik nya yang aneh itu, lain hal nya dengan Rayden yang nampak tersenyum kecil.


Takdir seolah mendukung nya untuk bisa meruntuhkan tembok keras Syakira yang sombong itu, semakin gadis itu jual mahal semakin penasaran pula Rayden di buatnya.


"Ray, kenalkan ini Syakila, adik ku yang pertama." mengenalkan Syakila yang pertama kalinya.


Rayden tidak menjabatkan tangan nya, dia hanya mengangguk kecil tanpa ekspresi, bahkan tidak menyebutkan namanya.


"Syakila." ucap Syakila memperkenalkan diri nya, meski reaksi wajah Ray itu sangat menyebalkan di mata nya.


"Dan ini, kenalkan nama nya Syakira, dia adik bungsu ku." lanjut Syaka memperkenalkan Syakira.


Tanpa di duga Rayden mengulurkan tangannya, membuat Syakila dan Syaka saling pandang, lain dengan Syakira yang langsung mundur satu langkah.


"Rayden, salam kenal." ucap Rayden di tambah senyuman kecil nya.


Mengaga Syaka di buatnya, ini pertama kalinya dia melihat Rayden tersenyum, selama berteman pria itu selalu dingin dan bicara seperlunya, tapi sekarang?


Seorang Rayden mengucapkan kata-kata tabu nya. Rayden, salam kenal? Syaka benar-benar di buat tidak percaya dengan apa yang dia dengar sekarang.


"Ogah kenalan sama maling, yuk kak main ke pantai bosen di kamar terus, kita kesini kan mau liburan." melirik kedua kakak nya, lalu menyipitkan matanya ke arah Rayden.


"Dasar pria aneh, di mana-mana terus aja nongol kaya hantu aja." batin Syakira masih menyimpan kesal yang membara.


"Aku memang pernah mengetahui Syaka punya adik kembar, tapi aku tidak percaya jika gadis sombong ini ternyata adik teman ku, haha ini benar-benar takdir." batin Rayden.


"Hah takdir? bahkan dalam doa pun aku selalu berharap tidak bertemu dengan maling berkedok CEO itu." batin Syakira lagi.


"Tuhan benar-benar baik, aku penasaran apa pertemuan sekarang aku akan mendapatkan uang dua puluh ribu lagi, atau mungkin sebuah timpukan lagi." batin Rayden lagi.


Syaka dan Syakila saling pandang, keduanya merasa aneh melihat Rayden dan Syakira yang terus saling pandang, seolah keduanya sudah saling mengenal, ralat seperti musuh bebuyutan yang kembali bertemu dan akan memulai perang.


"Kalian saling kenal?" tanya Syaka.

__ADS_1


"Tidak! Iya!" keduanya menjawab dengan serempak namun jawaban yang berbeda.


"Jangan bilang kalian matan pacar." Syakila mulai curiga.


Membuat Syakira melotot, dan melirik kakak nya itu.


"Ihk kak Kila malesin, dia bukan tipe ku kak." sahut Syakira memanyunkan bibirnya.


Yang mana hal itu membuat Rayden menelan ludahnya kasar, merasa terpana saat Syakira memanyunkan bibirnya dengan gemas itu.


"Gadis itu memang membuat aku tidak waras." batin Rayden.


"Kenapa aku merasa jika Rayden menyukai Syakira, tatapan nya yang berbeda pada ku dan Syakila itu sudah bisa diartikan tanda suka, apalagi dia tersenyum untuk pertama kalinya." batin Syaka penuh curiga.


"Kak Syaka! buruan ihk! aku mau main ke pantai!" Syakira yang sudah kembali ke mode normal nya menjadi so manja di depan kakak nya.


"Iya, ayo kita ke pantai." Syaka menjawab sambil melirik kedua adiknya, lalu melirik Rayden.


"Seperti nya aku tidak bisa berlama-lama, adik ku ingin bermain di pantai. maaf, mungkin lain kali kita bisa menghabiskan waktu lebih lama lagi." lanjut Syaka sambil melirik Rayden.


"Tidak apa, sebenarnya aku juga memiliki waktu luang, dan seperti nya aku masih bisa bermain sebentar di pantai." menjawab dengan gaya nya yang seperti biasanya, lalu melirik Syakira.


"Jangan kak, kita kan quality time, orang luar di larang ikutan." sinis Syakira.


Syaka melirik Syakila yang nampak menahan sakit karena berdiri terlalu lama itu, lalu melirik Rayden dan Syakira.


"Ogah, nggak mau." balas Syakira masih menyimpan kesal.


"Ya sudah kalau nggak mau biarin Rayden ikut kita main, lagi pula pantai kan milik umum jadi semua orang berhak ke pantai." balas Syaka lagi, yang membuat Syakira bete mendengar nya.


Apalagi saat Syaka yang tiba-tiba memangku Syakila, membuat Syakira yang melihat nya mengembungkan pipi nya.


"Kak Syaka, habis ini aku yang di gendong nya ya." ucap Syakira santai, dan manja.


"Jadi seperti ini sikap nya di rumah? di luar jadi kucing nakal dan di rumah menjadi kucing manja, benar-benar menggemaskan." batin Rayden.


Dan ucapan Syakira itu membuat Syaka yang memangku Syakila itu terdiam di tempat nya, dia melirik Rayden yang berjalan di samping nya.


"Ray kau tau apa maksud ku?" tanya Syaka.


Rayden mengangguk, tanpa mengatakan apa-apa dia berjalan ke arah Syakira yang malah duduk di bangku yang tadi di tempati nya.


"Mau ngapain?" tanya Syakira karena tiba-tiba Rayden berjongkok di depan nya.


"Menggendong mu." menjawab dengan singkat padat dan jelas.


"Nggak mau, mau sama kak Syaka." sinis Syakira.

__ADS_1


"Oh ya sudah, Syaka tidak akan kembali lagi, dia akan ke tepi pantai itu (menunjuk ke arah kejauhan)" balas Rayden.


Syakira terdiam sebentar, dia menimbang sampai akhirnya dia bangkit dari duduknya.


"Moge ku aman nggak?" tanya Syakira, meski dia mengatakan dia bisa membeli moge baru tapi jauh dari lubuk hati nya dia tidak rela, apalagi moge itu adalah moge kesayangan nya.


"Aman, Rico mengurus nya dengan baik bahkan di mandikan susu." menjawab asal.


"Jongkok dong." pinta Syakira.


Rayden melakukan nya, dan saat Syakira akan naik ke punggung Rayden tiba-tiba tangan nya di tahan oleh seseorang, membuat Syakira melihat ke belakang.


"Bang Willy? ngapain?" tanya Syakira, acuh.


Willy tiba-tiba datang tentu saja menyimpan rasa aneh di pikiran Syakira, kenapa dan mau apa? dua pertanyaan itu hadir di kepala nya.


Rayden melirik pria bule di samping nya itu, apalagi pria itu kini tengah memegang tangan Syakira, dan rasanya dia ingin menepis tangan itu, menjauhkan nya dari tangan Syakira.



(Stelan Rayden saat bertemu Syakira).


"Kamu mau di gendong?" tanya Willy sambil menatap Syakira.



(Visual William Steep Xander)


"Iya, tapi udah punya punggung nyaman kok, kan punya pacar." melepaskan tangan Willy, lalu tersenyum ke arah Rayden.


"Yuk sayang, gendong aku nggak berat kan, maaf ya kalau berat aku soalnya agak GENDUTAN!" menekan kata gendut dengan sangat jelas.


Rayden tersenyum kecil, dia pikir Syakira akan memilih pria itu, tapi ternyata tidak.


Syakira memilih nya yang entah kenapa membuat nya berbunga-bunga.


"Berat nggak?" Syakira sudah ada di gendongan Rayden.


"Nggak, cuman dikit." balas Rayden yang membuat Syakira menggigit leher Rayden.


"Berat nggak?" tanya Syakira lagi.


"Iya!" singkat padat dan jelas.


🌹


Bingung mau pilih mana, dua-duanya ganteng,🤣😭

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2