Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Andika dan Jenita #7


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Di kamar Jenita sudah nampak cantik dengan kebaya nya, riasan sederhana menambah kesan natural untuk gadis cantik itu.


Menunggu akad itulah yang dia tunggu, Jenita sudah menjatuhkan pilihan nya pada pria yang selalu sabar menghadapi sikap nya yang aneh, dan pria itu adalah Andika.


Cinta pertama, pacar pertama dan suami satu untuk selamanya yang Jenita yakini akan memberikan banyak kebahagian dalam hidup nya.


"Mami Papi, aku akan menikah dengan pria pilihan aku Mi Pi, kalian mengenal dia yang dulunya selalu membuat aku menangis, sekarang dia menjadi satu-satunya alasan aku hidup Mi Pi" ucap Jenita sambil menatap ke cermin.


Ada kesedihan dalam hatinya karena Jenita menikah tanpa di hadiri Mami dan Papi nya, tapi meski begitu Jenita tetap tegar karena dia tidak mau membuat acaranya kacau dengan air mata kesedihan nya.


Jenita akan menahan air mata nya, selama ini dia tidak pernah membagi kesedihan nya selain bersama Andika, dan Jenita akan menangis saat bersama Andika saja karena hanya Andika yang bisa membuat nya merasa nyaman.


"Jen" panggil Mom Arr.


"Ya Mom" Jenita tersenyum ke arah Tante nya.

__ADS_1


Beberapa tahun ini Jenita mendapatkan kasih sayang yang cukup dari banyak orang, termasuk Tante dan Om nya, tapi tentu hal itu tetap tidak bisa menggantikan peran orang tua nya.


"Kamu cantik sayang" puji Mom Arr sambil tersenyum haru.


Wajah Jenita dengan gaya potong rambut nya yang sebahu benar-benar sangat mirip dengan mendiang adik nya, Almrhum Jenny adiknya dulu juga sangat menyukai gaya rambut pendek.


Mom Arr memeluk Jenita lama, sekarang dia bisa lega karena Jenita sudah mau memulai hidupnya yang baru.


Juan, Jenn lihatlah putri kecil kalian sudah menjadi wanita dewasa, dia tumbuh menjadi wanita pintar dan sangat cantik. batin Mom Arr.


"Makasih Mom, Dad mana?" tanya Jenita.


Jenita tersenyum, dia melepaskan pelukan dari Mom Arr dan berjalan mendekati Dad Lian.


"Terimakasih untuk semua cinta yang Dad dan Mom berikan pada ku, aku beruntung memiliki kalian" kata Jenita sambil memeluk Dad Lian.


"Gadis kecil kita sudah besar sayang" Dad Lian mengusap punggung Jenita lembut.


Mom Arr mengangguki ucapan suaminya, mereka menganggap Jenita sebagai putri bungsu nya dan selamanya akan begitu.

__ADS_1


Aku dan istri ku sudah menjadi orang tua pengganti untuk Jenita, tapi meski begitu kami masih tidak bisa sehebat dan sebesar kalian mencintai Jenita, aku sudah menepati janjiku Juan, Jenn.. semoga kalian tenang Jenita sudah menemukan pria yang tepat untuk nya. batin Dad Lian.


Acara nya di mulai, Jenita keluar setelah Andika berhasil mengucapkan ijab kabul nya dan semuanya berjalan dengan lancar.


Senyuman terlihat jelas di wajah Andika dan Jenita membuat semua mata yang melihat itu ikut senang dengan kebahagiaan pengantin baru itu.


Semua tamu undangan termasuk kerabat nampak turut memberikan selamat pada Andika dan Jenita, mereka senang karena pada akhirnya Jenita dan Andika meresmikan hubungan nya menjadi suami dan istri.


"Di sini sudah habis, tinggal Devan yang nikah" celetuk Mama Hana.


"Masih lama bang Devan kan jomblo" celetuk aunty Tara ikut memojokkan putra nya.


"Nggak apa Bang Devan kan masih 22 tahun Tar, nanti juga kalau jodoh pasti bertemu" timpal Mom Fallen.


Aunty Tara mengangguk, dia bukan hanya telat mendapatkan baby tapi juga telat segalanya, termasuk memiliki menantu dan cucu.


🌹


Udah malam kan?

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2