Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Tidak ada romantis nya.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


"Jangan menyentuh milik ku atau aku akan membuat mu lupa rasanya memiliki tangan!"


"Serem banget pake lupa punya tangan." Syakira melihat kedatangan Rayden.


Rayden berjalan mendekati Syakira, jangan lupakan topeng nya pria itu masih memakai nya, dan saat dia sudah di dekat Syakira tangan nya terulur untuk memegang tangan Syakira.


"Kau tidak apa?" tanya Rayden.


"Tidak, masih bisa berdiri kok." balas Syakira santai.


Rayden melirik Rico, dan Rico yang paham dengan tatapan itu langsung mengangguk kecil.


Syakira mencium aroma aneh dari tatapan itu, dia pun langsung melirik resepsionis dan scurity yang tengah menunduk itu.


"Jangan pecat mereka, beri SP saja pada si mbak nya agar bisa lebih sopan, dan untuk si bapak, dia nggak salah cuman ngejalanin tugasnya." kata Syakira bijak.


Tentunya dia tidak mau membuat orang yang mengusik nya harus kehilangan pekerjaan nya, apalagi Syakira bisa merasakan bagiamana susah nya mencari kerja, dia tidak mau menjadi orang jahat dengan menghentikan rejeki seseorang.


Tidak menjawab, Rayden membawa Syakira ke arah lift, meninggalkan resepsionis dan scurity yang tengah di hadapkan dengan Rico, asisten yang terkenal kejam nya melebihi dari Rayden.


Di dalam lift, Syakira melihat Rayden yang masih memperlihatkan wajah dingin nya itu, dia ragu mengeluarkan suara, Syakira memilih diam sampai akhirnya pintu lift terbuka.


Keduanya berjalan ke arah ruangan CEO, dan sesampainya di ruangan CEO Rayden langsung membuka topeng nya itu, lalu menatap Syakira dengan wajah yang tidak bisa di artikan.


"Apa aku terlihat sangat jelek?" tanya Syakira tidak nyaman di tatap seperti itu.


Bukan nya menjawab, Rayden malah mendekati Syakira hingga Syakira terpojokkan ke ding-ding dan saat itulah tangan Rayden mulai melingkar di pinggang nya.


"Jangan jauhi aku." akhirnya Rayden berani mengeluarkan suara nya.


Syakira kaget, gadis itu mematung karena bukan hanya tangan Rayden ada di pinggang nya, tapi tatapan pria itu juga membuat nya terhipnotis untuk beberapa saat.


Sampai akhirnya Syakira merasa tangan itu mulai naik menyentuh punggung nya, membuat Syakira menutup matanya..


"Perasaan pas nonton udah belajar biar nggak tegang, kenapa sekarang aku jadi tegang gini ya." batin Syakira gugup.


Rayden melihat Syakira yang menutup matanya itu dengan senyuman kecil nya, apa yang di pikirkan gadis itu? apa Syakira berpikir jika dia akan?..


Astaga..


Tut..


Rayden memencet hidung Syakira, membuat Syakira kaget dan langsung replek membuka matanya.


"Kenapa di pencet? nggak jadi di cium?" tanya Syakira.


"Emang boleh?" tanya Rayden.


Dan saat itulah Syakira menutup bibirnya, lupa akan kepolosan nya dan malah menjadi gadis liar.

__ADS_1


Pukk!!


Syakira memukul pelan pipi nya, merasa bodoh karena keceplosan, dan melihat Syakira yang terus memukul pipi nya membuat Rayden yang langsung menahan tangan Syakira.


"Hey, apa yang kau lakukan!" Rayden menahan kedua tangan Syakira.


Syakira tidak mau melihat Rayden, dia selalu tidak terkontrol saat di hadapkan dengan Rayden.


"Syakira?" panggil Rayden lagi.


Dan saat itulah Syakira menatap Rayden, keduanya saling menatap untuk beberapa saat sampai akhirnya Rayden mengecup singkat kedua pipi Syakira.


Cup..


Cup..


"Jangan di pukul terus, pipi nya nanti jelek." kata Rayden.


Syakira melongo, dia masih belum bisa berekspresi apa-apa.


"Aku mencintai mu, Syakira Putri Chris." ucap Rayden sambil melepaskan pegangan tangan nya, lalu tangan nya terulur untuk mengusap pipi Syakira.


"Apa ini kejujuran?" tanya Syakira.


Dan Rayden mengangguk kecil.


"Sejak pertemuan 18 tahun yang lalu, aku menyukai gadis yang memberikan ku uang dua puluh ribu, dan gadis itu sudah tumbuh menjadi gadis cantik yang kini ada di depan ku." lanjut Rayden.


"Aku bocah laki-laki yang dulu pernah melempari mu batu hanya untuk mengambil bola ku, dan kamu juga melempari ku batu." balas Rayden lagi.


Syakira menatap Rayden, mencari kejujuran di mata nya sampai akhirnya dia mendorong Rayden agar menjauh.


"Apa ini penolakan?" tanya Rayden mulai kecewa.


"Bukan, tapi aku engap dan susah nafas kalau terus di tatap kaya gitu, mana kaki pegel lagi." Syakira berjalan mendekati sopa lalu duduk.


Rayden ikut duduk, sikap Syakira yang terlalu blak-blakan lah yang membuat Rayden semakin penasaran untuk mendekati Syakira, Syakira berbeda dari gadis lain.


"Mau di jawab nggak?" tanya Syakira.


Rayden dengan cepat mengangguk, lupakan wajah arogan nya yang menghilang hanya untuk Syakira.


Syakira melirik Rayden yang kini menatap nya, ini adalah pertama kalinya Syakira di tembak dan dia juga di tembak di kantor.


"Aku nggak mau jadi pacar, tapi aku mau nya jadi calon istri." ucap Syakira sambil tersenyum.


"Siap nggak?" lanjut nya bertanya.


Bukan nya menjawab Rayden malah langsung menghamburkan tubuh nya untuk memeluk Syakira, yang mana membuat Syakira kaget dan tumbuhnya malah tumbang dengan posisi yang sangat mendebarkan.


Syakira ada di bawah Rayden, dan jangan lupakan wajah mereka yang sangat dekat itu karena jarak wajah keduanya hanya lah beberapa centimeter saja.


"Ganteng banget, dan bibirnya.. astaga!" jika bisa berteriak rasanya Syakira ingin berteriak.

__ADS_1


"Akhirnya aku mendapatkan mu, aku benar-benar tidak sabar untuk.." batin Rayden terhenti, matanya terus melihat ke arah bibir Syakira yang sangat seksi dan menggoda itu.


Wajah keduanya saling menatap, Syakira kembali menutup matanya dan Rayden kembali tergelak karena melihat Syakira yang selalu bisa membuat nya gemas.


"Aku siap menjadi calon suami mu, dan menikahi mu." balas Rayden tepat di telinga Syakira.


"Kok nggak romantis ya." gumam Syakira.


"Apa nya yang nggak romantis?" tanya Rayden, masih dengan posisi mengkungkung-kung tubuh Syakira.


Syakira menatap Rayden yang kini juga tengah menatapnya, lalu tangan nya terulur untuk mencubit pinggang Rayden.


Awwww !!


"Sakit nggak?" tanya Syakira cekikikan.


"Ya sakit lah." sahut Rayden sedikit meringis.


Dan tanpa keduanya tau jika di luar ada Rico yang mengintip, dia melihat posisi Syakira dan tuan muda nya yang terlalu intim itu, apalagi di tambah suara-suara itu.


Yang berhasil membuat otak nya tercemar dan semakin berpikir liar.


"Astaga tuan seharusnya anda menutup pintu nya, benar-benar meresahkan." batin Rico sambil menutup rapat pintu nya.


"Tuan muda benar-benar tidak bisa menahan, mungkin karena nona Syakira bule." kembali berbicara sendiri sambil berjalan ke ruangan nya.


Sedangkan di dalam ruangan, Syakira masih ada di bawah kungkungan Rayden.


"Berat, turun dong." kata Syakira.


Rayden melakukan nya, padahal hampir saja dia gila dengan posisi itu.


Tring..


Tiba-tiba sebuah pesan masuk ke ponselnya, Rayden dan Syakira kompak melihat ke ponselnya masing-masing, lalu mata keduanya saling bertatapan, sama-sama mendapatkan pesan dari Rico.


"Tuan nona, saya sarankan untuk mengunci pintu dan menyalakan penyedap suara agar suara kalian tidak terdengar ke luar." isi pesan yang di kirimkan Rico.


"Apa yang dia pikirkan?" tanya Syakira.


"Entah lah, mungkin dia berpikir aku dan kamu itu melakukan kenakalan." balas Rayden.


"Kenakalan apa?" tanya Syakira.


Dan saat itulah Rayden terdiam, bingung harus menjelaskan apa karena sejatinya Syakira itu sangatlah polos.


"Malam pertama ya!" lanjut Syakira asal.


Hah?


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2