
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Setelah acara utama selesai dengan pemasangan cincin berlian di hari manis si wanita, kini mereka nampak sedang makan malam, merayakan proses lamaran yang sangat sederhana itu.
Syakira makan tanpa canggung, dia bahkan mengambil apapun makanan yang di sukai nya, tanpa terkecuali.
sejak sore dia memang menahan lapar nya, karena Mom Fallen melarang nya makan terlalu banyak.
Tapi untuk sekarang Syakira akan balas dendam untuk makan banyak, dia sedang proses diet tapi perduli apa Syakira pada diet nya tidak perduli dengan perut nya, dia suka makan dan mencintai makanan.
Di kursi yang berbeda sepasang kekasih yang sebentar lagi melepas masa lajang nya itu nampak saling bertukar pandangan, melupakan jika di meja makan itu bukan hanya ada mereka berdua saja, tapi ada keluarga dan teman nya.
Begitulah cinta yang bisa mengalahkan ego, tapi meski begitu Syakila ataupun uncle Alex masih terlihat malu-malu, keduanya bahkan tatapan tanpa ragu untuk saling bertanya satu sama lain.
"Kapan sih punya waktu berdua, padahal mau gitu makan berdua tatap-tatapan dan saling suap.. terus.. aaaaaa!! pengin banget ya ampun." batin Syakila.
"Bagiamana pun caranya besok aku harus bisa mengajak Syakila makan siang bersama, mungkin dengan alasan bekerja contoh nya." batin Uncle Alex, yang sangat ingin memiliki waktu berduan saja bersama gadis yang di cintai nya.
Tapi sepertinya nya itu akan sulit mengingat Syakila memilki dua saudara yang hobby nya menganggu itu, siapa lagi kalau bukan Syaka yang tengil dan Syakira yang suka ceplas-ceplos.
"Cie yang tatap-tatapan tapi nggak bisa deketan " celetuk Syakira.
Kembali memulai drama nya, dia memang suka menjadi pusat perhatian, tapi sekarang dia hanya ingin menggoda kakak nya yang malu-malu itu.
"Godain terus aja, nanti giliran kamu yang di lamar aku akan balik godain ya." sewot Syakila, heran kenapa adik nya menjadi lemes begini, membuat dia bete saja.
"Ya silahkan aja, lagian kan aku masih sendiri, belum kepikiran nikah apalagi tunangan." sahut Syakira sangat santai.
Semua mata hanya menggelengkan kepalanya melihat cekcok antara adik dan kakak itu, dan seperti biasanya Syakira selalu menang dalam hal adu mulut.
"Sudah, Kira jangan godain terus kak Kila, ayo minta maaf kakak nya malu tuh." perintah Mom Fallen.
Seperti biasnya ibu dari tiga anak itu selalu tegas dan keras dalam hal mendidik anak nya, tapi meski begitu anak-anak nya selalu paham dan tidak baper dengan sikap Mom Fallen yang memang tegas.
"Masa sih kak Kila malu? biasnya kan kak Kila cuek bebek." ceplos Syakira sambil mengunyah makanan nya.
Yang membuat Syakila gemas, sangat-sangat gemas dan ingin mencubit habis pipi gembul adiknya yang tak henti-henti nya mengunyah makanan itu.
"Kira makan yang benar dulu, jangan bicara terus." kata Dad Bastian memperingati.
Putri nya yang satu ini memang sangat lain dari yang lain nya, terlalu gemoy yang membuatnya selalu tidak mau jauh-jauh dari putri nya yang satu ini.
"Iya Dad." jawab Syakira sambil manyun.
Membuat Syakila tersenyum puas, untuk yang pertama kali nya adik nya kalah.
__ADS_1
"Rasain!" bisik Syakila puas.
"Tuh Dad dengarkan, kak Kila yang mulai." Syakira tidak terima.
"Kak Kila, dek Kira." suara Dad Bastian mulai meninggi, membuat Syakira dan Syakila saling melirik, lalu saling menjewer telinga masing-masing.
"Maaf Kak." ucap Syakira sambil menatap kakak nya.
"Maaf juga Dek." balas Syakila tentunya dengan menatap adik nya.
Cup..
Cup..
"Gemas nya adik kakak." Syaka tertawa setelah mengecup pipi kedua adik nya.
Uncle Alex hampir saja tersedak makanan nya melihat calon istrinya di cium Syaka.
begitupun dengan para uncle yang sama kagetnya melihat apa yang di lakukan Syaka.
"Kak Syaka ihk bau tau! pipi aku nanti jerawatan!" kesal Syakila.
"Iya ihk, bau opor tau kak Syaka nakal ihk, Dad tuh kak Syaka nya nakal." Syakira menatap Daddy nya.
"Kak, minta maaf sama adik-adik nya cepat." kata Dad Bastian.
Setelah itu mereka kembali makan, seperti biasanya Dad Bastian selalu menyuruh anak-anak nya untuk berbaikan dengan saling menjewer telinga nya masing-masing, lalu berbicara meminta maaf tanpa terkecuali.
Dan hal itu sudah ketiga anak nya terapkan sejak dini, jika salah satu di antara mereka salah maka yang salah harus minta maaf, dan sebagian saudara mereka pantang untuk bertengkar karena itu bisa membuat tali persaudaraan nya merenggang.
Selesai acara lamaran, semuanya pulang termasuk para uncle.
Syakila masuk ke kamar nya begitupun Syaka dan Mommy Daddy nya.
Di kamar Syakira yang tidak bisa tidur karena engap habis makan banyak nampak hanya bisa duduk di sopa sambil bermain ponsel.
"Pengen sendawa ihk." gumam Syakira sambil menguap.
Kebiasaanya setelah makan adalah sendawa, dan setelah itu dia akan merasa baikan karena perutnya tidak terlalu penuh.
tapi sekarang dia masih belum sendawa, dan masih mengusap perut nya yang sedikit buncit itu.
Menguap, Syakira mulai mengantuk, padahal jelas-jelas ini masih jam sembilan malam, bahkan belum masuk ke jadwal tidurnya yang selalu rutin jam sebelas malam.
Tring..
Tiba-tiba terdengar suara notip pesan.
__ADS_1
Syakira membuka matanya, dia mengantuk dan hampir tertidur itu berusaha untuk tidak tidur di sopa, dan suara ponselnya itu mengalihkan perhatian nya.
"Hi"
Pesan singkat yang entah dari siapa itu, membuat Syakira yang semula mengantuk menjadi membulatkan matanya.
"Astaga nomor baru lagi?" Syakira menggelengkan kepalanya.
Ini ke sembilan belas kali nya dia mendapatkan pesan berupa dua kata singkat Hi dari seseorang, dan pesan ini sudah hampir seminggu ini menganggu nya.
"Siapa sih yang berani nyebarin nomor aku." lanjut nya, kesal bukan main.
Syakira mengusap layar ponselnya, dia tidak terbiasa membalas pesan dari orang tidak di kenal, dan tanpa ragu Syakira langsung memblokir nomer itu.
"Kalau sampai ada nomer nggak di kenal yang ke dua puluh nya, awas aja!" kesal Syakira sambil mengusap layar ponselnya lagi.
Dia membaca pesan-pesan terdahulu, sampai matanya tertarik untuk membaca pesan dari seorang pria yang sangat sulit dia gapai itu.
Bang Willy.
"Kira, maafin aku."
"Kira, lagi apa?"
"Aku punya coklat, kamu mau nggak?"
Dan banyak lagi pesan lain nya yang selalu Willy kirimkan pada nya.
Mimpi rasanya Syakira mendapatkan pesan sebanyak itu dari pria yang jelas-jelas sering menolak nya, apalagi perhatian nya itu. Syakira merasa geli saat seorang Willy berani mengajak nya makan siang.
"Dulu kemana aja, sekarang aja pas aku udah nggak niat jatuh cinta kamu datang dan ngemis waktu ku. benar ya kata orang kalau Tuhan itu maha membulak-balikan hati manusia, seperti bang Willy yang sekarang contohnya." gumam Syakira.
Tapi jelas sebanyak apapun Willy mengirimi nya pesan Syakira tidak mau berhubungan dengan pria itu lagi, seperti yang Willy katakan pada nya dulu.
"Jika kau tau kau bodoh kenapa harus di lanjutkan, itu sama saja dengan menyakiti diri sendiri."
Dan sampai kapanpun Syakira akan mengingatkan nya, kata-kata yang menyakiti perasaan nya.
Tring..
"Kenapa di blok terus!! awas ya Ndut aku pulang kamu aku makan!"
Brukkk !!
Syakira melemparkan ponselnya ke sopa, kaget membaca pesan dari nomer tidak di kenal lagi.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏