
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Hari ini Jenita di ajak bumil ke Mall, dia cuty untuk bekerja karena tidak berani menolak ajakan calon kakak ipar nya.
"Kak Yuna sudahlah, jangan lagi" kata Jenita saat Ayuna memaksa nya ke gerai dalaaman.
"Hem, aku harus menyiapkan banyak untuk mu Jen" kata Ayuna sambil tersenyum.
Dia sudah mencuri dompet adik tersayang nya dan akan belanja sepuasnya untuk menyenangkan Jenita.
"Tapi ini lebih dari cukup kak" sahut Jenita lagi.
"Tidak, masih kurang" balas Ayuna tegas.
Huh..
Jenita akhirnya melihat apa yang di lakukan bumil di depan nya, Ayuna banyak memesankan lingerie seksi untuk nya.
Jenita yang melihat lingerie seksi itu merinding, dia pernah menggunakan itu saat tidur bersama Andika, lebih tepatnya dulu saat usianya yang ke 17 tahun, tapi aneh nya Andika tidak berekspresi apa-apa.
Itu akan menjadi rahasia mereka berdua, Ayuna dan Andika memiliki hubungan yang sangat dekat dan tidak akan orang bayangkan sebelumnya.
__ADS_1
"Ini semua untuk mu" kata Ayuna sambil memberikan keranjang yang penuh itu pada Jenita.
"Ini sangat banyak kak" Jenita tidak habis pikir dengan banyak nya lingerie di keranjang.
"Tidak apa, kau tau malam pertama itu akan sangat panjang. dan itu untuk membuat Andika semakin bersemangat" jelas Ayuna.
Jenita tidak menjawab, dia akanna selalu kalah jika di hadapkan dengan bumil bawel satu ini, Tapi meski demikian Jenita senang karena keluarga Andika sangat welcome pada nya.
Setelah selesai membayar kini keduanya kembali ke tempat baju tidur, Ayuna kembali membelikan beberapa piyama couple untuk adik dan ipar nya itu.
Dika benar humor kak Yuna benar-benar sangat kekanak-kanakan, tapi huh.. sudahlah yang paling penting kan mereka menerima ku. batin Jenita.
"Jen kamu mau sesuatu lagi?" tanya Ayuna menawarkan.
Hah?
Jenita kaget bukan main, dia langsung menggelengkan kepalanya cepat, dia salah tingkah.
"Tidak usah, aku yakin Dika pasti bisa mengajari aku" sahut Jenita yang kini pipi nya bersemu merah.
Ucapan kakak ipar nya yang tanpa filter benar-benar membuat Jenita yang mendengar nya menjadi merinding saat membayangkan apa yang akan terjadi pada mereka nanti.
Bayangkan saja 8 tahun mereka bersama, Jenita dan Andika sering tidur satu ranjang dan tiba-tiba mereka saling polos? apa Jenita tidak akan merasa geli membayangkan nya?, jelas dia merasa malu dan aaa Jenita tidak akan bisa membayangkan semua itu.
__ADS_1
"Punya adik ku gede atau kecil Jen?" tanya Ayuna penasaran.
Saat Andika berumur 14 tahun dia sering melihat adiknya berjalan dengan polos tanpa sehelai benang, tapi saat Jenita mulai hadir di hidup adiknya Andika sangat pemalu dan tidak menjadi nakal lagi.
"Apa nya?" tanya Jenita pura-pura tidak paham.
Padahal dia tadi sepolos itu juga dengan hal itu, tentu sering nya bersama Andika membuat Jenita terkadang juga merasakan beberapa sentuhan kecil di tubuhnya.
"So polos kamu Jen, itu loh ubi kayu nya yang panja__" ucap Ayuna terhenti karena ponselnya berdering.
"Baby ku nelpon" gumam Ayuna sambil mengangkat telpon nya.
Telpon itu dari Syaka suaminya, dan Ayuna mengobrol dengan sang suami.
Jenita mengelus dada nya pelan melihat calon kakak ipar nya itu tidak melanjutkan pertanyaan nya, dia benar-benar tidak bisa membayangkan berada di satu tempat di mana dia sedang bersama Andika dan mereka saling melihatku semuanya.
Ya ampun kenapa aku jadi gugup seperti ini, ini kan masih lama masih dua Minggu lagi tapi kenapa aku malah tegang nya sekarang. batin Jenita resah.
🌹
Udah siap kondangan belum?
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1