Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Andika dan Jenita #9


__ADS_3

^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Tamu masih berdatangan, saat sedang makan bersama Mom Arr mendapatkan telpon dari Willy.


"Jenn kak Willy mau bicara" kata Mom Arr memberikan ponselnya pada Jenita.


Jenita menerima ponselnya dan dia melihat kakak sepupunya yang tersenyum pada nya.


"Selamat untuk pernikahan mu Jenn, maaf tidak bisa datang" kata Willy.


"Tidak apa kak, kasih sayang yang kakak dan keluarga Mom berikan sudah cukup. aku paham kakak pasti masih honeymoon bersama kak Joy" sahut Jenita.


Ya Willy memang masih berstatus pengantin baru, Jenita tidak mempermasalahkan hal itu dia malah senang jika Kakak sepupunya itu bisa memprioritaskan kebahagiaan nya.


Karena selama ini yang Jenita lihat kakak sepupunya itu selalu sendirian, hingga masalah jodoh nya pun harus di antar dengan cara yang sedikit drama, ya Jenita mendengar cerita pernikahan mendadak kakak sepupunya dari Vira.


"Semoga kamu bahagia" balas Willy lagi.

__ADS_1


"Hem, kakak juga semoga cepat memberikan cucu buat Mommy" kata Jenita lagi.


"Ya itu pasti karena kakak sedang mengusahakan nya" sahut Willy lagi.


Sampai akhirnya panggilan itu terputus, Jenita mendengar suara seorang wanita ya itu adalah Joy kakak ipar nya.


"Sudah?" tanya Mom Arr.


Jenita mengangguk kecil dan memberikan ponselnya pada sang pemilik.


"Daddy mana Mom?" tanya Jenita tidak melihat Dad Lian.


"Tadi di sana, mau Mom panggilkan?" tawar Mom Arr.


Dan saat akan sampai Jenita melihat Dad Lian yang sedang tertawa dengan Vira, Jenita tersenyum kecil dia tidak cemburu dengan hal itu karena kasih sayang Dad Lian padanya juga sangatlah besar.


"Apa hanya Lian yang akan mendapatkan pelukan dari putrinya?" tanya seseorang di belakang Jenita.


Jenita membalikan tubuhnya dan seketika senyuman nya mengembang melihat dua sosok yang juga selalu ada untuk nya.

__ADS_1


"Dad" Jenita tersenyum melihat Dad Bastian dan Om Darrel.


"Hem, pilih siapa yang akan kau peluk lebih dulu sayang" kata Om Darrel.


Jenita kebingungan memilih sampai akhirnya ada Nuna Putri bungsu Om Darrel yang datang dan minta di gendong, membuat Jenita akhirnya memilih memeluk Dad Bastian.


"Kamu tumbuh sangat cepat Jenn, Daddy benar-benar terharu kamu menjadi pengantin yang sangat cantik" puji Dad Bastian sambil membalas pelukan Jenita.


Tak bisa Jenita lupakan jika selama ini dukungan dari orang terdekat benar-benar dia rasakan, seperti Dad Bastian dan Om Darrel, teman-teman Papi nya itu sangat menyayangi nya layaknya putri mereka sendiri.


"Terimakasih untuk semua Dad" Jenita tidak bisa mengeluarkan banyak kata, karena kata Terimakasih saja sebenar nya tidak cukup untuk membalas kebaikan orang-orang yang menyayangi nya selama ini.


Juanda lihat putri mu sudah menjadi pengantin yang cantik, kau melihat nya bukan? aku juga ikut menjaga nya dengan baik jadi tenanglah di surga. batin Dad Bastian.


Setelah pelukan terlepas Jenita memeluk Om Darrel, dan di balas dengan pelukan kasih sayang seorang Ayah oleh Om Darrel, dulu diri nya dan Juan sangat penuh perjuangan untuk memiliki baby, mereka bahkan sampai di pijat agar cepat memiliki baby.


Hampir semua orang terdekat Jenita merasa terharu dengan pernikahan Jenita dan Andika, mereka senang sekaligus sedih karena hari bahagia ini seharusnya mereka melihat senyuman di wajah Papi Juan dan Mami Jenny, orang tua Jenita.


Tapi takdir berkata lain yang membuat Jenita menikah tanpa hadirnya orang tua, meski begitu mereka sangat yakin jika Mami Jenny dan Papi Juan di surga juga melihat senyuman kebahagiaan di wajah putrinya.

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2