Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Tanda vampir


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam harinya Syakira yang baru selsai sholat isya dia ajak makan malam, bukan makan kaleng-kaleng tapi mereka makan di gazebo luar kamar Rayden yang ternyata sudah di hiasi dengan indah.



...(Anggap aja malam)...


"Wah indahnya." Syakira berjalan arah tempat tidur yang ada di depan nya.


Empuk dan lembut itulah yang Syakira rasakan saat menduduki ranjang empuk itu.


"Kalo makan di kasur nanti banyak semut." lanjut Syakira yang kini memegang cake.


"Tidak apa ada banyak pelayan, mereka akan membersihkan nya." kata Rayden.


Syakira hanya mengangguk kecil, dia ingin mengigit cake pertama nya, tapi baru saja dia membuka mulut nya kejutan lainnya membuat perhatian Syakira teralihkan.


"Daging asap." Syakira mengendus bau enak itu.


Rayden yang melihat itu tertawa dan memberikan arahan pada koki untuk menyajikan nya di depan istri cantik nya.


"Tundukan mata kalian!" suara itu terdengar jelas.


Membuat para koki itu langsung menunduk tidak berani membantah ucapan si tuan muda, mereka menyajikan makanan yang di pesan si tuan muda dengan perasaan was-was takut makanan nya tidak sesuai dengan lidah si nona muda.


"Bau nya enak." ucap Syakira sambil tersenyum.


Dan saat Syakira akan menyuapkan suapan pertama nya lagi-lagi Rayden menghentikannya.


"Sayang jangan di makan dulu." kata Rayden sambil berjalan mendekati sang istri.


Ke empat koki handal itu hanya bisa menunduk dan berdiri satu meter sesuai dengan perintah si tuan muda.


"Apaan sih? laper banget aku." Syakira mengembungkan pipi nya sebal.


"Sebentar, aku harus memastikan jika makanan ini tidak mengandung racun yang berbahaya." balas Rayden lalu melirik ke empat koki yang menunduk itu.


"Maju satu orang." kata Rayden dingin.


Wajah Rayden yang sekarang beda jauh dari biasanya, dan melihat itu Syakira hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Kucing manis ku benar-benar menggemaskan kalo lagi marah gitu." batin Syakira.


Salah satu dari koki itu mendekat, dan Rayden menyuruh di mencicipi makanan yang ada di piring kecil, seperti biasa Rayden selalu menyuruh koki nya untuk mencoba makanan yang di siapkan untuk nya.


Tapi untuk sekarang Rayden akan lebih hati-hati lagi mengingat Syakira sangat menyukai makanan, dan tentunya sebagai seorang suami Rayden harus antisipasi takut makanan bisa menyakiti sang istri.


"Sudah tuan." Koki itu menunduk.


"Bawa piring dan sendok bekas makan mu dan cepat keluar kalian merusak pemandangan mata ku." kata Rayden lagi-lagi dengan nada yang sangat galak.


Rayden melihat para koki yang berjalan terburu-buru itu, dan bukan hanya itu Rayden juga melihat beberapa pelayan yang sedang mengganti seprei.

__ADS_1


"Percepat, dasar lambat!" ketus Rayden yang membuat ke empat pelayan itu langsung mempercepat pekerjaan nya.


"Cepat! kalian pikir waktu ku hanya untuk melihat kalian bekerja apa!" suara Rayden semakin naik satu oktaf.


Astaga !!


Syakira lagi-lagi melihat sisi galak Rayden yang selalu manis pada nya, tapi tidak pada orang lain dan entah kenapa itu membuat Syakira tidak suka karena untuknya yang ramah dan tidak sombong, sikap Rayden itu terlalu tidak Arogant.


Karena pelayan dan koki sudah pergi dan pintu kamar kembali tertutup Rayden langsung berjalan mendekati sang istri.


"Sayang." Rayden kaget melihat Syakira yang sudah menghabiskan daging asap nya.


"Apa? kamu marah-marah terus nyebelin." ketus Syakira sambil makan cake.


"Sayang kok kamu begitu sih." Rayden duduk di dekat Syakira dan memeluk Syakira dengan penuh sayang.


Huh..


"Aku masih lapar." kata Syakira.


"Ini spaghetti sama steak nggak mau?" tanya Rayden.


Dan tanpa banyak bicara Syakira langsung makan, dan tidak menawari Rayden karena Syakira masih kesal dengan sikap Rayden yang tidak sopan.


Meski koki dan pelayan itu rata-rata usianya masih muda, tapi Syakira tetap tidak suka karena bagaimana pun kita hidup saling membutuhkan, dan tidak seharusnya Rayden bersikap seperti itu pada pelayan nya.


"Suapin dong." pinta Rayden.


Dia tau istrinya terlihat bete, hanya saja Rayden tidak mau merusak moment nya karena dua hari lagi waktu mereka akan di hentikan dengan acara resepsi yang akan memakan waktu seharian.


"Aku nggak suka kamu ngomong kasar gitu, nggak baik loh marah-marah kan bisa bicara lembut kaya ke aku." Syakira berbicara sambil menyuapi sang suami.


Jika bukan dirinya lalu siapa lagi yang akan memperlihatkan suaminya?, tugas istri bukan hanya menjadi ibu rumah tangga dan mengurusi na*su suami tapi juga mengarahkan jalan yang baik agar suaminya tidak salah melangkah.


"Maaf, aku terbiasa seperti itu." balas Rayden, dan menerima suapan dari sang istri tercinta.


Dia kehilangan seorang Bunda di usianya yang masih lima tahun, dan di usia sekecil itu juga Rayden harus menjadi anak yatim piatu, sulit untuk anak sekecil nya dulu bisa menerima keadaan sampai datanglah Ibu Desi.


Dan Rayden sangat membenci nya karena ibu Desi adalah selingkuhan dari Papa tirinya, kebencian nya membuat Rayden menjadi sosok yang tertutup hingga saat ini.


Syakira melirik suaminya yang sedang mengunyah makanan, tangan nya terulur untuk mengusap tangan suami, lalu di letakan di perut nya.


"Jangan sedih Papih nanti dedek ikutan sedih." Syakira menirukan suara anak kecil.


Syakira tau suaminya pasti sedih dengan perkataan nya, tapi demi apapun Syakira tidak pernah menyesal dengan setiap kata yang terlontar dari bibir nya.


Meski itu membuat Rayden sedih karena yang menurutnya baik adalah baik, dan yang jelek tidak akan pernah Syakira ucapkan, tapi sepertinya kalau untuk ajakan di kamar dia akan mengatakan nya.


"Tuh dengerin kata anak nya, jangan sedih ayo aaaaaa lagi." Syakira kembali memberikan suapan lagi.


Rayden menerima nya, tentunya dengan perasaan yang teramat bahagia, memiliki Syakira adalah kebahagiaan terbesarnya.


"Makasih sayang" Rayden mengusap perut sang istri.


"Sama-sama sayang, suapin aku dong." ucap Syakira manja.

__ADS_1


Dan Rayden melakukan nya, dia menyuapi Syakira dan memberikan gigitan kecil di leher Syakira.


"Nanti ajarin aku bikin tanda vampir ya." kata Syakira sambil mengunyah.


Hah?


"Tanda vampir? apa?" tanya Rayden bingung.


"Ini, yang tanda merah di leher, di dada dan di perut aku nih." Syakira menaikan dress nya hingga bisa di lihat oleh Rayden.


Astaga !!


"Kamu mau aku ajarin?" tanya Rayden sambil tersenyum misterius.


"Boleh, mau nyoba juga biar bisa ngerasain juga" balas Syakira lagi.


"Ngerasain apa?" tanya Rayden lagi.


Membuat Syakira menghentikan gerakan tangan nya, lalu mengubah posisinya menjadi berhadap-hadapan.


"Kaya gini nih." Syakira langsung mendekati leher Rayden.


Dan memberikan gigitan penuh gairah nya di leher Rayden, yang mana hal itu membuat Rayden kaget bukan main sekaligus kesakitan.


Awww !


"Sayang apa yang kamu lakukan." Rayden menjauhkan tubuhnya dari istrinya.


Syakira menatap suaminya dengan wajah bingung, apa caranya salah? tapi Syakira rasa itu benar kok.


"Kenapa? enak ya atau mau main di sini?" tanya Syakira dengan nada menggodanya.


Rayden menggelengkan kepalanya, dia mengusap leher nya yang terasa sakit, bagaimana tidak sakit Syakira mengigit leher nya layaknya vampir yang kehausan darah.


"Bukan begitu caranya, yang kamu lakukan itu bikin leher aku sakit." Rayden masih meringis dan mengusap leher nya lembut.


"Salah gimana? kamu juga gigit aku kan? buktinya ini merah nya banyak banget." lagi-lagi Syakira menaikan dress nya sampai terlihat bagian dada nya.


"Coba kamu lihat apa tanda yang aku buat sama dengan bekas gigitan kamu itu?" tanya Rayden sambil menunjuk bekas kepemilikannya yang ada di tubuh Syakira.


Syakira kembali menaikan dress nya melihat beberapa detik ulah suaminya itu, lalu melihat hasil mahakarya nya yang aneh itu.


"Sama nggak?" tanya Rayden.


Syakira terkekeh pelan, lalu menggelengkan kepalanya dan dengan polos nya dia berkata..


"Yang buatan kamu itu kaya bentol-bentol gitu, dan kalau buatan aku kaya bekas gigitan, itu cap gigi aku juga ada."


"Tapi nggak apa, itu kan belajar nanti juga aku bisa bikin tanda vampir yang banyak."


"Terserah kamu, untung aku cinta."


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2