Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Nekat!


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Di apartemen Ayuna nampak baru merebahkan tubuhnya, dia baru pulang makan malam di luar, Ayuna jarang masak karena dia tidak terlalu pandai.


Sambil tiduran Ayuna memainkan ponselnya, dia melihat banyak notif pesan dari Mama Daddy dan teman-teman nya yang lain nya, sampai akhirnya mata nya melihat pesan yang baru di kirim beberapa menit yang lalu dari sang kekasih.


Cinta ku


"Minggu depan aku ke Amerika ya, aku merindukan mu"


Ayuna yang membaca pesan singkat itu tersenyum, dia cepat membalas.


"Aku tunggu kamu.


Balas nya singkat, Ayuna memang tidak pulang di pernikahan Vira dan Rico, dia tidak pulang karena hari pernikahan Vira ia punya banyak tugas.


Bulak balik dari Indonesia Amerika itu jauh, Ayuna hanya mengirimkan kado yang dia beli di Amerika untuk sang sahabat, dan mengucapkan selamat lewat vidio call.


Tring !


Cinta ku


"Sayang buka pintu"


Deg..


Ayuna melihat ke sekeliling nya, lalu tersenyum lagi, dia tau Syaka suka bercanda.


"Kamu prenkkk aku ya, nggak mempan Syaka"


Cinta ku


"Aku nggak bohong coba deh kamu buka pintu nya"


Ayuna menggelengkan kepalanya melihat pesan yang di kirimkan sang kekasih.


Karena penasaran akhirnya Ayuna keluar dari kamar nya, dan Ayuna mendengar suara bel berbunyi.


"Kok tumben, perasaan Glanci dan Ciple kan lagi main ke club" gumam Ayuna.

__ADS_1


Ceklek..


"Sia__" ucap Ayuna terhenti karena seorang pria tiba-tiba masuk ke Apartemen nya.


"Maling!" teriak Ayuna.


Tapi dia lupa kalau bahasa yang di gunakan nya itu tidak sesuai dengan bahasa yang di gunakan di tempat baru nya.


Pria itu menutup pintu nya, Ayuna kaget dia langsung mengambil pas bunga berniat memukul pria yang memakai masker.


Sampai akhirnya..


"Syaka!" kaget Ayuna melihat Syaka.



"Hem, kan aku bilang aku akan menemui mu" kata Syaka sambil tersenyum.


Ayuna mengunci pintu nya, dan setalah itu dia menatap Syaka yang sedang membuka Hoodie nya.


"Kamu nakal ya" Ayuna memukul pelan tangan Syaka.


"Oh jadi nakal? aku nggak dapat pelukan?" Syaka menaikan sebelah alisnya ke atas.


Syaka tersenyum, dia membalas pelukan sang kekasih dengan senang.


Syaka sengaja pergi ke Amerika menggunakan jet pribadi Daddy nya, rasa rindunya membuat Syaka nekat mengunjungi Ayuna di apartemen nya.


Sebenarnya dari siang Syaka sudah mengikuti kemana pun Ayuna pergi, dan Syaka lega karena dia melihat Ayuna yang selalu menolak tawaran pria-pria yang mendekatinya.


"Cium" kata Syaka sambil memanyunkan bibirnya.


Ayuna terdiam sebentar, karena dia pendek Ayuna agak kesusahan untuk mencium Syaka.


"Bisakah kita duduk? kamu terlalu tinggi" kaya Ayuna.


Haha.


Syaka tertawa, dia menyimpan tangan nya di pinggang Ayuna lalu mengangkat tubuh kecil Ayuna agar tinggi nya sama dengan nya.


__ADS_1


"Kamu yang pendek seperti ini lucu, aku suka" kata Syaka sambil tersenyum.


"Ya aku pendek" Ayuna mengembungkan pipi nya sebal.


Sampai akhirnya..


Hemphh..


Syaka membungkam bibir Ayuna dengan sebuah ciuman, keduanya berciuman untuk beberapa bahkan satu tangan Syaka saat ini mulai liar dan meraba beberapa bagian favorit nya.


Keduanya saling merindukan, bahkan Ayuna tanpa sadar melingkarkan kaki nya di pinggang Syaka dengan satu tangan Syaka yang menahan bokong Ayuna.


Tangan Ayuna melingkar di leher Syaka, dia membiarkan Syaka berbuat sesukanya karena sekarang ini Ayuna memang merindukan Syaka.


"Aku merindukan mu" kata Ayuna saat ciuman nya terlepas.


"Aku juga, aku sangat mencintaimu" balas Syaka sambil meremas bokong Ayuna.


Uh..


Ayuna mengeliat, dia menempelkan bibir nya di bibir Syaka, hidung Kedung bersentuhan Ayuna senang melihat Syaka yang semakin tampan.


Apalagi kabar akan Papa nya yang merestui hubungan nya membuat Ayuna semakin bahagia, meski dia harus melihat wajah bonyok Syaka yang di pukul Papa nya.


Syaka dan Ayuna kembali berciuman, saat keduanya sudah saling menuntut tiba-tiba terdengar suara.


Ting tong!


Terdengar suara bel lagi, Ayuna melepaskan ciuman nya, keduanya saling membenarkan pakaian nya yang agak kusut.


"Sebentar" kata Ayuna sambil membelai pipi Syaka.


Syaka ikut berjalan, dengan santainya dia melingkarkan tangan nya di pinggang Ayuna, dan saat pintu terbuka Ayuna melotot kaget..


"Pap! Mam!"


Ayuna menutup bibir nya melihat kedatangan Mama dan Papa nya.


Plakkkk !


๐ŸŒน

__ADS_1


Dag Dig dug serr๐Ÿคฃ


Jangan lupa like coment and Vote ya kak โ™ฅ๏ธ๐Ÿค—๐Ÿ™


__ADS_2