
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Sudah makan?" tanya uncle Alex.
"Nanti saja uncle, aku nggak biasa makan sebelum mandi." balas Syakila, bangkit dari tempat duduknya.
Lalu melirik uncle dan adik nya.
"Pinjem kamar mandinya ya uncle, aku mau mandi dulu." lanjut Syakila.
"Silahkan pakai saja, tapi nanti mau makan apa?" tanya uncle Alex.
Syakila terdiam, lalu melirik Syakira yang main ponsel dengan wajah yang bahkan Syakila yakini adik nya itu pasti belum cuci muka.
"Urusan makan terserah Kira saja, aku ngikut saja." balas Syakila, lalu berjalan pergi ke kamar Uncle Alex untuk meminjam kamar mandi nya.
Uncle Alex melirik Syakira, dan Syakira ikut melirik uncle nya dengan senyuman polos nya.
"Mau apa?" tanya uncle Alex.
"Mau spaghetti, sama nasi Padang." balas Syakira.
"Bule makan nya emang campuran ya?" uncle Alex menggelengkan kepalanya.
"Kan bule kampung, udahlah Uncle buruan pesenin aku lapar tau." kata Syakira lagi, lalu fokus pada ponsel nya.
Uncle Alex menggeleng kepala nya mendengar kata lapar yang terucap dari bibir keponakan nya itu, padahal jelas-jelas dia tau kalau nasi goreng buatan nya yang dua piring itu sudah di makan habis oleh gadis bule itu.
"Diet Ndut, nanti gendut lagi." uncle Alex bangkit dari tempat duduknya, lalu pergi ke gazebo luar apartemen nya untuk memesankan makanan nya.
Dan jangan di tanyakan lagi raut wajah Syakira sekarang, gadis itu terlihat cemberut kesal karena kesal.
"Si uncle depan kak Kila aja baik, kalau nggak ada gini nih malah manggil Ndut, aku kan nggak gendut." kesal Syakira, tidak terima di panggil gendut.
Sedangkan di kamar mandi Syakila yang baru selesai mandi keluar dengan pakaian yang sudah rapih, dia memang membawa pakaian ganti di ransel nya, rambutnya yang basah dia gosok dengan handuk agar tidak terlalu basah.
"Uncle punya hair dryer nggak ya." gumam Syakila sambil melihat sekeliling kamar nya.
Untuk seorang pria kamar ini memang sangat rapih dan bersih, apalagi harum nya Syakila suka harum wangi ruangan ini.
Karena tidak menemukan hair dryer akhirnya Syakila memilih menyisir, dan memakai make up tipis-tipis agar terlihat cantik, dan terakhir sebelum keluar Syakila menyemprotkan parfum ke bagian-bagian yang menurutnya sangat penting.
Ceklek..
Pintu terbuka, Syakila yang ingin keluar melihat Syakira yang datang dengan wajah jutek nya.
__ADS_1
entah apa yang membuat adik nya itu bad mood tapi Syakila yakini ini pasti berbau hal sensitif.
Awwww !!
"Sakit kak Kila!" kesal Syakira, pipi nya di cubit sang kakak.
"Biarin, abisnya tadi bibir kamu bocor banget, pake bawa jigong segala nggak tau apa kalau kakak belum cuci muka sama gosok gigi!" Syakila bersidekap dada di depan adik nya.
Masih kesal dengan apa yang terjadi beberapa jam yang lalu, adik nya membuatnya malu di depan pria yang di sukai nya.
"Lebay kak Kila." Syakira melewati kakak nya begitu saja.
"Awas ya nanti kakak balas!" teriak Syakila.
"Silahkan aja, lagian siapa juga yang mau punya pacar." Syakira menutup pintu kamar mandi setalah mengatakan nya.
Syakila menghela nafasnya panjang, seperti biasanya tidak akan ada kalah nya jika berdebat dengan Syakira, adiknya itu selalu menang sendiri dan tidak mau kalah.
Dan saat Syakila membuka pintu, di saat itulah dia melihat uncle Alex, keduanya berpapasan dan saling pandang.
"Sudah mandi nya?" tanya uncle Alex.
"Sudah uncle." balas Syakila, jantung nya berdegup kencang, apalagi melihat penampilan uncle Alex yang sangat tampan itu.
Kini keduanya duduk di sopa, menunggu pesanan makanan nya yang masih belum datang, dan itu terasa sangat lama untuk yang menunggu.
"Uncle nggak kerja?" tanya Syakila.
"Tidak." balas Uncle Alex singkat.
"Kenapa?" tanya Syakila lagi.
"Karena kamu." balas Uncle Alex sambil menatap wajah Syakila.
Deg..
Jantung Syakila berdetak semakin kencang, bahkan lebih kencang dari sebelum nya, kata-kata singkat itu benar-benar membuat nya serasa terbang tinggi.
"Uncle jangan gombal, aku kan jadi_" ucap Syakila terhenti.
Dia bukan seseorang yang mudah mengakui perasaannya, dia sangat tertutup dan untuk berekspresi lebih pun Syakila tidak bisa dia tidak mau di sebut lebay.
"Kenapa nggak di lanjutkan?" tanya uncle Alex mendekatkan wajahnya ke wajah Syakila.
"Uncle.." Syakila salah tingkah.
__ADS_1
"Biarkan aku menatap mu, aku mau menikahi mu." kata uncle Alex to the poin, dia tidak akan menunda niat baik nya, ingin segera cepat-cepat memantapkan hatinya dengan pilihan nya.
Usianya sudah tidak muda lagi, dia hanya butuh jawaban iya atau tidak.
Syakila teridam mendengar ucapan uncle Alex, apalagi sekarang pria itu tengah menatap nya dengan raut wajah yang tidak bisa di artikan
"Uncle.." Syakila kaget, secepat itu kah dia akan di lamar? dan menikah?.
"Jawaban nya hanya dua, iya atau tidak." balas Uncle Alex serius.
Syakila menjauhkan tubuhnya dari wajah uncle Alex, mencoba untuk tidak terlalu berlebihan karena dia harus menjaga harga diri nya sebagai seorang wanita, seperti yang sering Daddy nya katakan.
Tapi apa yang di lakukan Syakila itu di anggap sebagai penolakan oleh uncle Alex, yang membuat uncle Alex bangkit dari tempat duduk nya.
"Uncle serius?" tanya Syakila.
Dan membuat langkah uncle Alex terhenti.
"Tentu saja, aku benar-benar ingin menikahi mu, dan jika kamu tidak mau atau menolak ku aku tidak akan memaksa. aku sadar diri karena aku sudah tua." balas Uncle Alex.
"Siapa bilang, uncle itu tidak tua uncle hanya matang." kata Syakila menolak pria yang di sukai nya mengaku tua.
Karena di mata Syakila uncle nya itu sangat tampan, berkharisma dan juga sangat mempesona.
"Jadi?" uncle Alex membalikan tubuhnya, menatap Syakila yang kini menatap nya.
"Datanglah ke rumah, minta aku secara baik-baik pada Daddy, jika Daddy merestui aku akan menerima uncle karena aku memang menyukai Uncle." balas Syakila sambil tersenyum.
"Benarkah?"
"Aku serius uncle."
"Kau siap menikah?"
"Siap, dan itu hanya berlaku bersama uncle saja."
Dan saat akan uncle Alex ingin mengekspresikan betapa bahagianya dia, di saat bersamaan pula tiba-tiba Syakira keluar dari kamar uncle Alex dengan wajah segar.
"Loh kok nggak jadi pelukan nya? malu ya? ya udah aku merem aja deh." Syakira pura-pura memejamkan matanya, dia memang melihat kakak dan uncle nya yang hampir berpelukan, tapi tidak jadi saat adegan itu di lihat nya.
"Ihk Syakira nybelin!! awas aja nanti kalau si Ray pulang terus mereka berduaan aku gangguin dia, dasar adik ku tersayangggg!!" batin Syakila kesal bukan main.
"Nggak kakak nya nggak adik nya sama saja suka gangguin, emang benar kata Dani, harus nikah dulu biar nggak di gangguin kakak dan adik nya Syakila." batin uncle Alex sama kesal nya.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1