Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Duda perjaka.


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Apa yang kau lakukan para putriku sialan!"


Dad Bastian melangkah cepat mendekati putri dan pria yang sedang mencubit pipi Putri kesayangan nya itu.


"Berani nya kau__" ucap Dad Bastian menggantung.


Tangan nya yang semula melayang dan ingin meninju wajah pria itu kini menjadi tidak jadi dia layangkan.


"Dad! apa yang Daddy lakukan?" Syakira kaget.


"Dia mencubit mu sayang, apa pipi tembem mu terluka?." Dad Bastian mengusap pipi Putri nya, mencari luka di pipi sang putri bungsu.


"Ini tidak sakit Dad." balas Syakira.


Tidak malu dengan sikap Daddy nya yang posesif dan terlihat lebay, Syakira suka di perlakukan manis seperti ini.


Dad Bastian menatap tajam pria di depan nya,


"Tampan sih, tapi tetap lebih tampan aku sewaktu muda. Aku tidak akan semudah itu membiarkan dia mendekati putri ku. Putri ku harus mendapatkan pria yang mencintai nya bukan yang selalu menyakiti nya." batin Dar Bastian.


Rayden masih tidak berekspresi apa-apa, dia melihat drama ayah dan putri nya itu, tentunya dengan wajah yang masih datar.


"Siapa nama mu?" tanya Dad Bastian, melihat penampilan pria di depan nya dengan mata yang penuh ketajaman nya.


"Rayden." balas singkat padat dan jelas Rayden, tentunya wajah nya masih santai dan terkesan datar.


Rayden?


Dad Bastian terdiam, dia merasa pernah mendengar nama itu. sampai akhirnya dia ingat akan obrolan malam itu, dimana Syakila dan Syaka sempat menyenggol nama itu.


Dia adalah.. pria yang mendekati putrinya akhir-akhir ini!


"Lain kali jangan mencubit Putri ku sembarangan, jika aku melihat nya lagi aku pastikan tangan mu akan aku patahkan!" lanjut Dad Bastian memberikan peringatan.


"Ayo sayang, kita akan pulang." lanjut Dad Bastian sambil merangkul sang putri.


Syakira melongo, dia masih belum mau pulang, dia masih ingin mengobrol atau bertegur sapa dengan Rayden. Tapi Aaaa !! dia tidak bisa menolak perintah Daddy nya.


Syakira tidak mau melukai perasaan Daddy nya dengan memilih Rayden, tau seperti apa sensitif nya sang Daddy pada nya.


Akhir nya mereka berjalan menjauh, Rayden hanya melihat punggung Syakira dan calon mertuanya itu dengan alis terangkat sebelah.


Calon mertua? haha Rayden memang sudah menganggap Syakira calon istrinya, lebih tepatnya mulai hari ini.


"Syaka benar, Daddy nya menjadi kucing yang manis di depan putri nya, tapi menjadi kucing yang galak saat anak nya tersakiti." gumam Rayden.


Alih-alih takut, Rayden malah semakin berniat untuk mendekati Syakira, dan sikap posesif nya Dad Bastian dia anggap sebagai tangtangan terberat nya.


tring..


Ndut.


"Nanti malam jadi nggak? kalau jadi di tempat yang dekat-dekat rumah aja ya. Soalnya sekalian mau ke supermarket belanja cemilan juga."


Sudut bibir Rayden terangkat, dia tersenyum melihat notip pesan yang di kirimkan Syakira.


"Iya." singkat padat dan jelas, balasan yang di kirim Rayden.

__ADS_1


Dia memang senang Syakira sudah mulai berinsiatif untuk mengirim pesan padanya, tapi meski begitu dia tetap menjaga image nya sebagai seorang pria yang penuh sejuta pesona nya.


"Malam ini aku pastikan dia akan menjadi milik ku." gumam Rayden.


Tau banyak saingan, dia tidak akan mengundur lama-lama pendekatan nya.


secepatnya dia akan memastikan jika Syakira akan menjadi milik nya.


Tring..


Ndut.


"Daddy nanyain kamu, aku bilang kalau kamu pernah maling moge aku. Dan Daddy bilang kamu ganteng ya cuman kelihatan galak."


Maling moge?


Memang ya! Syakira selalu polos dengan kejujuran nya.


Tring.


Ndut.


"Kata Daddy kalau serius harusnya ke rumah, bukan main kucing-kucingan."


Untuk kali ini Rayden semakin sesak nafas, benar apa kata Syaka, Syakira memang anak DADDY! apa-apa ya selalu curhat pada Daddy nya.


"Astaga gadis gemoy itu!" Rayden benar-benar di buat gemas dengan semua pesan yang Syakira kirimkan.


Dretttt..


Kali ini bukan pesan lagi, melainkan sebuah panggilan telpon.


"DADDY! uang dua puluh ribu nya, tolong ambilin lagi, anak-anak nya ada tiga lagi yang belum kebagian." suara Syakira.


Rayden terdiam mendengarkan.


"Iya sayang, ini uang nya." kali ini terdengar suara Dad Bastian.


"Anak-anak jangan lari-lari lagi ya, ini jalan raya bahaya, harus hati-hati ya."


"Makasih kakak cantik." suara anak-anak serempak.


"Sama-sama, Dadah!"


"Dad, peluk lagi dong ngantuk mau di usap.." suara Syakira terdengar manja.


"Uhh manjanya anak Daddy."


"Anak Mommy juga." kali ini terdengar suara ibu-ibu.


"Kan buat nya barengan." dan sekarang terdengar suara Syaka.


Rayden tidak mematikan ponselnya, dia terus mendengar obrolan keluarga harmonis itu.


Dan untuk Syakira, dia sangat senang meski tidak melihat nya secara langsung, kebaikan ketulusan, semuanya ada pada diri gadis cantik itu.


"Dia benar-benar sempurna untuk aku yang seorang pria kesepian." batin Rayden.


Semuanya sudah pulang, begitupun keluarga terdekat yang memilih pulang ke rumah masing-masing, dan Syakira ikut pulang dengan Syaka dan orang tuanya.


Sedangkan Syakila? gadis itu kini baru sampai di Apartemen suaminya.

__ADS_1


pasangan pengantin baru itu nampak tidak malu-malu lagi, Syakila bahkan kini sedang bermain ponsel untuk mengunggah beberapa foto keluarga dan suaminya.


"Bagaimana dengan ini? bagus nggak?" tanya Syakila, menatap wajah tampan yang kini sedang mengusap kepalanya lembut.


"Bagus, cantik kaya yang buat" sempat-sempatnya Alex mencubit gemas hidung mancung Syakila.


"My beloved family, and you...my husband forever."


"Keluarga tercinta, dan kamu.. suamiku selamanya."


Caption cantik Syakila.


Setelah berhasil mengunggah satu update terbaru nya Syakila memilih bangkit dari tempat tidur, Alex yang melihat nya langsung ikut bangkit dan mengekori Syakila.


"Mau kemana?" tanya Alex.


"Ke kamar mandi." jawab Syakila.


"Ngapain?" tanya Alex lagi.


Syakira mengangkat sebelah alisnya ke atas, lalu tersenyum.


"Kenapa mau ikut?" tanya Syakila menggoda.


Dengan sengaja dia menaikan dress pendek nya ke atas, membuat Alex kaget dan langsung menarik nya ke bawah lagi.


"Jangan menggodaku." ucap Alex.


"Mas, mau?" Syakila malah semakin menggoda suaminya.


"Sayang." tentu saja Alex mau, dia bahkan menjadi duda berstatus perjaka di usianya yang sudah hampir kepala empat itu.


"Mas." Syakila semakin liar, tangan nya mulai meraba wajah tampan suaminya.


"Harus jago rayu suami, kaya bilang kata-kata yang manja. dan terkesan menggoda. Kalau jual mahal pamali nanti yang ada nggak dapat-dapat anak nya."


Pesan aunty Tara terngiang-ngiang di telinga Syakila.


"Kamu di ajari siapa?" Alex mulai tergoda, kening nya sengaja di tempelkan di kening sang istri.


"Nggak belajar dari siapa-siapa." Balas Syakila, dia menatap wajah suaminya.


Keduanya bertatapan beberapa menit, sampai akhirnya tangan Alex melingkar di pinggang Syakila.


"Aku mau jujur, dan ini hanya kamu yang tau." ucap Alex, terdiam sebentar menunggu reaksi sang istri.


"Jujurlah, aku akan mendengarkan." balas Syakila, tangan nya di lingkarkan di leher suaminya.


Dengan jarak yang sangat dekat keduanya bisa saling menatap.


"Sebenarnya.. aku masih perjaka. aku dan mantan istriku tidak pernah melakukan nya, kita menikah dengan terpaksa karena dia hamil anak Daddy ku. Dan aku__" kejujuran Alex terhenti karena Syakila mengecup bibir nya.


"Jangan katakan itu, aku tau jujur itu bagus. tapi bisakah tidak membahas masa lalu? biarlah yang lalu berlalu dan mari memulai semua nya dari awal." Syakila berucap tanpa beban sedikitpun.


Tapi dalam hati dia benar-benar ingin berteriak senang, karena fakta yang tersembunyi sudah terungkap. tentang Alex dan aunty Ratna tentunya.


"*Daddy pasti akan syok kalau tau anak nya menikahi duda polos, hihi."


🌹*


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2