Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Ingin melamar gadis


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Pagi harinya Ayuna terbangun karena merasa kan hal aneh, dan benar saja saat dia bangun Ayuna melihat Syaka yang tengah memberikan kecupan di bibir nya.


"Morning baby" sapa Syaka sambil memberikan kecupan terakhir di bibir Ayuna.


"Em, pagi too" balas Ayuna agak aneh.


"Bisakah kau turun? tubuh mu berat" lanjut Ayuna.


Membuat Syaka tersenyum dan turun dari tubuh Ayuna, tadi saat bangun tidur Syaka memang sengaja mengkung-kung tubuh Ayuna untuk memberikan kecupan.


Haha.. sebenarnya bukan hanya kecupan tapi Syaka bermain dengan Ayuna yang tertidur, dan ya Syaka mendapatkan kesenangan nya.


"Padahal aku pikir aku akan mendapatkan kecupan dari mu" Syaka pura-pura merajuk.


Ayuna membenarkan posisi nya, di bibir nya sangat basah karena terus di kecup oleh Syaka.


Cup..


"Sudah kan?"


Ayuna mengecup pipi Syaka.


"Masih kurang, bukan pipi saja tapi bibir dan leher juga" kata Syaka menunjuk dua bagian yang di sebutkan nya.


Ayuna kaget mendengar itu, dia langsung memegang leher nya dan benar saja di leher nya sangat basah, dia benar-benar menjadi mainan Syaka dari tadi.


"Syaka!" kesal Ayuna mengusap leher nya yang basah.


Bisa dia bayangkan jika di leher dan dada nya pasti banyak tanda kepemilikan Syaka.


"Kamu mangap loh sayang, apalagi pas aku cium kamu balas kok tadi" sahut Syaka semakin suka menggoda Ayuna.


"Mana ada, aku nggak gitu ya!" Ayuna menyahut agak sewot.


"Utu tu gemas nya baby ku yang cantik" Syaka mencium gemas pipi Ayuna.



"Dada polos mu mengganggu pemandangan ku, pakai baju mu" kata Ayuna kesal.

__ADS_1


Syaka tidak mendengarkan dia malah mencubit pipi Ayuna dengan gemas.


"Kamu seperti nya GENDUTAN, aku suka kamu yang lebih terlihat seksi seperti ini" kata Syaka sambil memeluk Ayuna.


Ayuna diam di pelukan Syaka, keduanya cukup lama berpelukan sampai Ayuna melihat jam di nakas yang sudah memperlihatkan jam 7 pagi.


"Kamu nggak kerja?" tanya Ayuna.


"Untuk apa? aku tidak akan mengabaikan kekasih ku yang cantik ini, cuty sehari itu bukan masalah bukan?" Syaka menjawab tanpa melepaskan pelukan nya.


"Terserah kamu, apa aku boleh mandi?" tanya Ayuna sudah mulai bosan berpelukan terus.


"Apa aku boleh ikut?" tanya balik Syaka.


"Tidak, aku mandi sendiri begitupun dengan kamu" sahut Ayuna tegas.


Membuat Syaka gemas dan mencium bibir Ayuna, keduanya saling berbalas ciuman sampai akhirnya Ayuna dan Syaka sama-sama melepaskan ciuman nya.


"Ini masih pagi, mandi nya nanti saja oke" ucap Syaka.


"Nggak bisa, aku harus sampai di rumah jam 10 siang, jadi aku mandi sekarang" balas Ayuna sambil beranjak berdiri.


Syaka melihat Ayuna yang berjalan ke kamar mandi, entah kenapa dia merasa waktu yang keduanya miliki itu terlalu singkat.


Syaka menunggu Ayuna yang mandi sambil memainkan ponselnya, dia memesan makanan di aplikasi ponselnya dan setelah itu menyiapkan pakaian untuk Ayuna.


Tangan nya menyentuh barang-barang milik Ayuna, Syaka tersenyum dia menyiapkan apa yang akan Ayuna pakai untuk pulang nanti.


"Sudah siap" ucap nya tersenyum saat melihat pakaian pilihan nya yang akan terlihat cantik jika di kenakan oleh Ayuna.


Rasanya waktu seharian bersama Ayuna tidak lah terasa, meski keduanya tidur satu ranjang tapi tetap saja Syaka merasa kurang karena setelah ini dia akan sulit bertemu dengan Ayuna.


Apalagi hubungan nya dengan Papa Gibran sangatlah buruk untuk saat ini, sejak ketahuan mimpi basah di hari resepsi pernikahan Syakira dulu Syaka tidak punya wajah untuk berhadapan dengan calon mertuanya itu.


Setelah selesai mandi Ayuna memakai pakaian yang di pilih kan Syaka, dia senang saat Syaka perhatian pada nya, dan setelah berpakaian kini giliran Ayuna yang menunggu Syaka selesai mandi.


"Dia menyiapkan pakaian untuk ku, dan sekarang giliran aku yang menyiapkan pakaian untuk nya" gumam Ayuna sambil tersenyum.


Ayuna berjalan mendekati almari, dengan santai Ayuna mengambil stelan yang menurut nya akan pas di pakai sang kekasih.


"Waw, dari dulu boxer nya selalu sama selalu saja ada motif nya, menggemaskan sekali" Ayuna berbicara sendiri.


Setelah cukup lama Syaka keluar dari kamar mandi, Ayuna menunggu di sopa dekat tv dan setelah Syaka selesai berpakaian keduanya langsung sarapan bersama.

__ADS_1


Saling suap menyuapkan dengan menggunakan sendok yang sama, baik Syaka ataupun Ayuna keduanya sama-sama senang dengan waktu kebersamaan nya.


"Apa kita akan punya banyak waktu lagi?" tanya Ayuna.


"Tentu saja, aku akan selalu ada banyak waktu untuk mu" balas Syaka.


Keduanya baru selesai makan, dan kini Syaka sedang memeluk pinggang Ayuna, dia masih belum rela untuk melepaskan Ayuna pergi.


Dan saat tiba waktu nya Ayuna pulang Syaka benar-benar tidak bisa menahan nya lagi, dia langsung menarik Ayuna ke pelukan nya dan mencium bibir Ayuna ganas.



"Aku mencintai mu" kata Syaka.


Hemph..


"Aku tau" balas Ayuna, ciuman nya terlepas, Ayuna mengelap bibir nya yang basah.


"Telpon aku jika sudah sampai rumah"


"Pasti, aku mencintaimu"


Dan setelah itu Syaka mengantarkan Ayuna ke loby, Syaka ingin mengantarkan Ayuna, tapi karena tidak mau membuat keluarga nya curiga Ayuna memilih untuk pulang dengan taksi.


"Halo Dad!"


"Ya, kenapa kau mengambil cuty di hari Senin, kemana saja kemarin meeting penting kau juga tidak ada"


"Dad, jangan bawel aku bukan orang asing, aku putra mu"


"Ya, Dad tau maka dari itu kau harus bisa menjadi pengganti Daddy! perusahaan itu nantinya akan menjadi milik mu"


"Dad stop bicarakan pekerjaan, aku ingin melamar seorang gadis"


"What!"


"Daddy siapkan cincin dan semuanya, aku tidak mau tau aku mau melamar seorang gadis!"


Tut!


Syaka mematikan panggilan nya sepihak.


"Aku harus ke salon, penampilan ku harus terlihat perfect, aku harus terlihat tampan."

__ADS_1


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2