
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Di taman, Syakira nampak asyik makan cimol yang di belinya di pinggir jalan tadi, tidak mendapatkan pekerjaan membuat Syakira merasa kesal, dan berakhir melampiaskan kekecewaannya nya itu di taman kota.
Tempat yang selalu dia pakai jikalau sedang galau dari sejak dulu, tidak mungkin dia menyerah dan mengatakan jika dia gagal mendapatkan pekerjaan.
"Kak Kila beruntung banget dapat kerjaan jadi model lagi." Syakira makan cimol nya.
Cimol yang penuh dengan bumbu pedas itu terlihat mengerikan di mata orang yang tidak menyukai pedas, tapi terasa menggiurkan untuk Syakira yang sangat menyukai makanan pedas.
Meski kakak nya lebih beruntung tidak pernah Syakira merasa iri pada kakak nya, dia malah senang kakak nya itu selalu start lebih unggul dari nya.
Tiba-tiba ponselnya berdering..
"Hallo Mom." menjawab dengan mulut yang menahan pedas.
"Kak Kila mau makan nasi Padang, kalau pulang tolong beliin ya." suara Mom di sebrang telpon terasa sangat aneh.
"Mom menangis?" Syakira menjawab dengan wajah bingung.
"Tidak sayang, pulanglah hibur kakak mu." kata Mom Fallen lagi.
"Mom bohong, suara Mom seperti orang yang habis menangis, kak Kila kenapa?" kini perasaan Syakira merasa tidak enak.
Tidak mendengar suara Mom Fallen lagi.
"Mom.." Syakira merasa panik.
Dan pada akhirnya Mom Fallen pun menjelaskan semuanya tanpa terkecuali, dan jangan di tanya lagi reaksi seperti apa yang Syakira perlihatkan.
Wajah nya marah, tentu saja adik mana yang tidak marah jika mendengar kabar kakak nya telah melalui hari yang buruk, demi apapun Syakira akan membasmi pria yang telah membuat kakaknya ketakutan itu.
"Mom tenang saja, aku akan menghibur kak Kila jika pulang nanti." Syakira mematikan panggilan nya sepihak.
Meneguk setengah dari minuman kemasan yang di minum nya, dan setelah itu melemparnya asal karena sedang marah.
Bukkk !!
Entah kesialan atau apa tapi lagi-lagi Rayden yang baru sampai di taman penuh kenangan itu kembali mendapatkan timpukan lagi, meski sekarang tidak sesakit dulu yang di timpuk batu.
__ADS_1
Dan ya pelaku nya masih tetap sama seperti sebelumnya, yaitu gadis bule itu siapa lagi kalau bukan Syakira.
"Astaga, kenapa di mana-mana ada orang ini sih." Syakira menggelengkan kepalanya melihat Rayden yang ada di depan nya.
CEO gila yang maling moge kesayangannya.
"Kita bertemu lagi, sudah ku duga kau ada di sini." Rayden tersenyum.
Yang mana hal itu membuat Syakira merinding di buatnya, Syakira mengulurkan tangan nya untuk memegang kening Rayden.
Tapi hal itu di salah artikan oleh Rayden yang kini malah menatap Syakira dengan wajah tidak terbaca, bibir yang seksi.. rambut pirang dan juga mata biru nya berhasil membuat pria 25 tahun itu terpesona sampai tidak bisa mengedip.
(Visual Syakira Putri Chris).
Plakkkk !!
Syakira menampar pipi Rayden, membuat pria itu meringis sakit tapi tatapan nya masih tetap tertuju pada gadis bule di depan nya.
"Kenapa kau menampar ku?" tanya Rayden sambil memegang pipi nya.
Kali ini pria itu tidak memperlihatkan tatapan tajam nya, melainkan wajah yang sangat tabu untuk dia perlihatkan pada siapapun, dan Syakira adalah orang pertama yang melihat wajah teduh itu.
"Apa salahnya, kita bertemu karena ketidaksengajaan bukan?" Rayden menaikan sebelah alisnya ke atas.
"Terserah, yang jelas aku tidak menyukai pertemuan kita, dan sekali lagi aku tegaskan jangan berani menatapku lebih dari lima detik." tegas Syakira sewot.
"Kenapa?" Rayden malah dengan sengaja ingin menggoda gadis yang membuat dia selalu penasaran itu.
Bahkan gila nya dia sampai tidak bisa tidur selama beberapa hari ini karena selalu kepikiran dengan gadis galak di depan nya, aneh memang tapi itulah yang sekarang dia rasakan.
Entah hanya penasaran atau perasaan lain nya dia tidak tau, tapi yang jelas wajah menyebalkan Syakira selalu muncul di wajah nya dengan ekspresi yang sangat menyebalkan tentu nya.
Syakira menghela nafasnya kasar, dia menatap tajam pria aneh di depan nya itu, padahal dia sudah berdoa pada Tuhan untuk menjauhkan dia dari pria gila itu, tapi sepertinya Tuhan tidak mau mengabulkannya dan malah kembali mempertemukan mereka kembali.
(Visual Rayden Satria Prawira)
"Kau akan menyukai ku, dan jika itu terjadi bisa di pastikan aku akan menolak mu karena aku tidak menyukai pencuri mesum seperti mu! bye." Syakira langsung berlari setelah mengatakan itu, dia harus buru-buru pulang karena kakak nya membutuhkan nya.
__ADS_1
Tidak melihat ekspresi Rayden yang nampak menegang saat Syakira mengatakan ucapan terakhir nya.
"Aku memang akan menyukai mu, tapi tidak sekarang karena sekarang waktunya untuk aku membuat mu terpesona dengan diri ku." gumam Rayden sambil tersenyum menyeringai.
Tidak sabar untuk membuat Syakira jatuh ke dalam pesona nya, dan untuk hari ini dia tidak mendapatkan uang dua puluh ribu lagi, yang mana membuat nya tersenyum.
"Uang dua puluh ribu nya mungkin habis di belikan makanan itu." ucap Rayden lagi, dia melihat sampah plastik bekas Syakira makan yang masih ada makanan nya.
Di tempat lain, Syakira baru sampai di rumah nya langsung masuk ke kamar kakak nya.
untuk nasi padang nya dia berikan pada bibi pembantu untuk memindahkan nya ke piring.
"Kak." Syakira yang baru masuk itu di suguhkan pemandangan kakak nya yang sangat kacau.
Kakak nya itu si ratu perfect, dan aneh rasanya jika Syakira sekarang harus melihat mata sembab kakak nya itu.
"Kamu pulang? bawa nasi Padang nggak?" tanya Syakila.
Pura-pura baik-baik saja itulah yang dia lakukan sekarang, meski sebenarnya dia tau kalau adik nya itu pasti sudah mengetahui apa yang terjadi pada nya siang tadi.
"Lagi di pindahin ke piring sama mbak, kak Kila nggak apakan?" Syakila mengusap pipi kakak nya.
Sudut mata kakaknya masih menyimpan air mata, dan Syakira yakin jika kakaknya pasti habis menangis.
"Nggak, aku sudah baikan." balas Syakila sambil tersenyum. "Jangan bahas masalah ini lagi ya, aku tidak mau kamu melakukan hal aneh, biarlah yang sudah terjadi berlalu lagi pula dia sudah mendapatkan pelajaran atas ketidaksopanan nya itu." lanjut Syakila.
Dia tau karakter adik nya, di rumah mungkin Syakira adalah gadis manja yang selalu tidur di pangkuan sang Daddy, tapi di luar.. Syakira adalah si sabuk hitam, dan jangan di tanya lagi kehebatan adik nya itu seperti apa.
Syakira tidak pernah mau kalah, bahkan sekalipun dia salah, adik nya itu selalu memiliki cara untuk membuat lawan nya kalah.
Tiba-tiba bibi pembantu datang, membawa nampan berisi sepiring nasi padang dan juga segelas air hangat.
"Ya sudah sekarang kak Kila makan dulu, aku suapin." Syakira mengambil nampan itu, mengucapkan terimakasih pada bibi pembantu lalu kembali duduk di pinggir ranjang sang kakak.
Syakila membenarkan posisi nya, lalu membuka mulutnya saat Syakira menyuapkan sesendok makanan ke mulut nya.
"Jangan sedih, kak Kila punya aku."
"Iya, kakak nggak sedih."
Untuk pertama kalinya Syakila menyebut dirinya sendiri dengan sebutan kakak, karena biasanya dia tidak pernah menyebut nya dengan nama kakak.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏