
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Ya demi anak kita" balasnya singkat.
Feni terdiam untuk waktu yang lama, dan dia kembali mengingat masa-masa di mana dia masih bisa menentukan pilihan nya.
Flashback 5 tahun yang lalu..
Tiga bulan lagi, Feni benar-benar masih bimbang akan perasaan nya untuk Willy. jujur saja Feni masih sangat mencintai Rico.
"Daddy Mommy besok ingin mengajak kita makan malam bersama, jangan lupa pakai baju yang aku belikan. good night honey"
Feni meremas piyama yang dia pakai, pesan dari Willy benar-benar membuat dia merasa menjadi wanita paling jahat.
Dia memberikan harapan cinta palsu untuk Willy, ia berpura-pura mencintai William tapi kenyataannya? Feni masih belum melupakan perasaan cinta nya untuk suami orang.
"Feni, ayolah kau harus menerima dia kau bodoh jika kau menolak pria baik seperti William" kata Feni sambil menatap layar ponselnya.
Ragu-ragu dia membalas nya.
"Oke sayang. good night too" balas nya singkat dan setelah itu Feni mematikan ponselnya dan merebahkan tubuhnya di ranjang nya.
Berkali-kali Feni mencoba untuk melupakan perasaan nya dan meneruskan cinta nya yang masih baru menetes untuk Willy, tunangan nya
__ADS_1
tok..tok..
Suara ketukan pintu membuat Feni tersadar dari lamunan nya, dia langsung berdiri dan membuka pintu.
"Mom?" Feni melihat Mami nya.
"Mom mau bicara sama kamu Fen" kata ibu Desi.
"Hem masuk lah" Feni berjalan ke ranjang nya.
Pun dengan ibu Desi yang langsung duduk di samping putrinya.
"Mommy tau kamu tidak mencintai William sayang, tapi Mommy harap kamu bisa belajar mencintai nya. dua pria baik" kata Ibu Desi.
"Mom stop membahas itu, aku akan memikirkan nya lain kali" sahut Feni malas.
Dia tau seperti apa hubungan yang di jalani putri nya sekarang, dan Ibu Desi tidak mau putrinya berkahir tragis jika terus mementingkan ego nya.
Karena sudah malam ibu Desi pun akhirnya keluar, Feni mengunci pintu nya tapi dia tidak cepat tidur karena perasaan nya masih resah.
"I was wrong because when I started chasing you that's when I said that you are the source of my life" ucap Feni sambil terisak.
Dan tak lama kemudian dia tertidur karena kelelahan menangis.
Pagi hari nya Feni menghabiskan waktu nya untuk bekerja, dia memang bekerja di perusahaan kakak sepupunya menjadi manager.
__ADS_1
Sore nya Feni tidak langsung pulang, dia memilih ke salon karena dia harus menghadiri acara makan malam bersama keluarga Willy, tunangan nya.
Tepat jam 7 malam Feni di jemput oleh Willy, keduanya berangkat bersama dan saat sampai di rumah kediaman keluarga Willy saat itu juga Feni melihat Rico yang sedang menggendong Aqueena, putri pertama nya dan Vira.
"Kenapa aku lupa kalau bukan Vira saja yang ada, tapi juga Rico" Feni meremas gaun nya.
Dia selalu tidak bisa mengendalikan dirinya saat bertemu dengan Rico, mungkin karena Rico adalah pria pertama yang Feni sukai dan sejak SMP Feni sangat dekat dengan Rico sehingga sangat sulit untuk Feni melupakan perasaan nya.
"Aku memahami mu, tapi tolong bersikap lebih santai jangan seperti ini" ucap Willy sambil memegang tangan tunangan nya.
"Maaf, aku akan mencoba nya" balas Feni sedikit berbisik.
Acara makan malam keluarga itu pun berakhir di jam 9 malam, Feni memilih pulang cepat karena dia merasa tidak enak badan.
Willy tidak masalah dengan itu, dia mengantarkan tunangan nya dan Willy juga pamitan jika dia akan kembali ke kota C karena selama ini keduanya memang LDR.
Tepat jam 10 malam Feni tidak bisa tidur, dia memilih memainkan ponselnya sampai akhirnya Feni melihat status beberapa teman nya yang sedang bersenang-senang di salah satu club'malam dekat apartemen nya.
"Hanya sekali sebelum pernikahan" ucap Feni sambil bersiap-siap.
🌹
Ada satu bab lagi untuk cerita Feni, dan setelah itu di lanjut cerita Jenita dan Andika yang masih menggantung.
Banyak yang nanya kenapa nggak di bikin judul baru, sebenarnya mau tapi takutnya bosan jika pemainnya itu-itu aja, jadi aku gabungin di sini aja karena bab nya juga nggak banyak.
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏