Perjalanan Cinta Triplets S

Perjalanan Cinta Triplets S
Ceramah ibu empat anak


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Siang nya Vira yang baru bangun itu langsung mandi, tadi setelah melakukan permainan panas nya dia langsung ketiduran begitu pun dengan Rico.


Saat ini perasaan nya sedang tidak menantu, Vira berniat menenangkan diri sebentar dia mengendap-endap keluar dari apartemen nya setalah berpenampilan cantik.


"Maaf, tapi aku butuh sendiri dulu" gumam Vira lalu menutup pintu apartemen nya.


Di dalam kamar Rico nampak memakai kembali pakaiannya, dia tau istrinya seperti apa dan hal seperti ini sudah sering dia lalui selama menjadi suami Vira.


Mungkin inilah takdir yang harus di jalani nya, dia memiliki istri yang masih labil dan itu adalah resiko yang harus dia tanggung karena menikahi Vira adalah pilihan nya.


"Meski aku tau dia tidak bosan tapi ku akan selalu berusaha untuk menjadi suami yang bisa memahami istrinya" gumam Rico sambil berjalan masuk ke kamar mandi.


Dia akan membersihkan diri dan setalah itu mungkin dia akan mengecek pekerjaan nya di laptop nya, Rico tidak akan mencari Vira dia yakin Vira akan pergi ke tempat yang membuat nya happy.


Rico percaya jika istrinya itu tidak akan melakukan hal-hal aneh, meski masih labil tapi Vira memiliki komitmen yang baik di mana dia tidak akan mau menatap pria lain selain suaminya sendiri.


Kembali pada Vira, dia masih di dalam taksi dan sedang memainkan ponselnya.


"Halo!"


"Kakak dimana?"


Vira sedang menelpon Willy.


"Di kota C, bersama teman-teman kakak. ada apa? Hem.. kau merindukan kakak mu?"


"Sama sekali tidakkk ! kakak jangan bermain terus, cepat menikah aku tidak mau terus menerus mendapatkan omelan Mom untuk segera memberikan cucu"


Vira berkata dengan agak keras jangan lupakan wajah bete nya yang membuat supir taksi itu mengelus dada nya pelan, kali ini dia mendapatkan penumpang yang cerewet.


"Dengar baik-baik kakak! lupakan kak Kira dan cepatlah menikah, aku ingin fokus kuliah tanpa tertekan dengan permintaan Mom dan Dad, aku masih muda aku masih suka main!"


Dan Terdengar suara kekehan di sebrang telpon, membuat Vira semakin kesal.


"Hem kau sangat cerewet Vira, sudah ya kakak sibuk di sini Minggu depan kita bertemu, kakak menyayangi mu bye!"


Tut!

__ADS_1


Dan setelah itu panggilan nya di tutup sepihak oleh Willy, Vira mengembungkan pipi nya wajah nya terlihat jelas jika dia sedang kesal.


Hufh..


"Kak Willy benar-benar menyebalkan, perasaan aku move on dari bang Syaka aja gampang kenapa dia malah terus menerus tergila-gila dengan wanita yang bahkan sudah punya empat anak" kesal Vira sambil memasukkan ponselnya ke dalam tas.


Vira meminta berhenti di gerai cake, dan setelah itu dia kembali masuk ke taksi untuk melanjutkan perjalanan nya.


Tak lama setelah itu mobil pun berhenti kembali, Vira memberikan sejumlah uang pada pak supir, dan mengingatkan juga jika AC nya rusak karena udara di dalam mobil sangat panas.


Ting tong!


Vira memencet bel.


"Kak Kira nya ada mbak?" tanya Vira.


"Nyonya di dalam Nyonya" jelas bibi pembantu.


Vira masuk ke dalam, dia memberikan cake nya pada bibi pembantu dan setelah itu dia berjalan ke kamar four A karena Syakira sedang bermain dengan Four A.


"Aku datanggg" Vira masuk begitu saja tanpa permisi.


Syakira yang sedang mengajak main anak-anak nya melihat wajah Vira yang di tekuk, dia tau jika istri dari Asisten suaminya itu sedang kesal.


"Aku mau tanya sama kak Kira" Vira duduk dan melihat ke empat four A yang sedang tiduran sambil memainkan penganan nya.


"Tanya aja, nanti aku jawab semuanya" balas Syakira santai.


"Aku bawa cake buat kak Kira dan di titipin ke bibi pembantu" jelas Vira.


"Makasih, tapi pertanyaannya apa?" tanya Syakira masih penasaran.


Vira menghela nafasnya panjang, dia melihat wajah Syakira yang terlihat penuh kebahagiaan.


"Hamil itu rasanya gimana sih?" tanya Vira polos.


Hah?


Syakira langsung melirik Vira, dia mengerutkan keningnya aneh tapi melihat wajah serius Vira dia paham.


"Kenapa kamu takut hamil?" tanya balik Syakira dan Vira mengangguk yang membuat Syakira tergelak.

__ADS_1


Haha..


Syakira tertawa, pertanyaan ini sangat lucu dan konyol untuk nya.


"Kamu mau enak nya aja tapi nggak mau hamil nya, aneh dasar!" Syakira masih tergelak tawa.


"Aku serius!" Vira menekan kata serius.


"Ya, aku juga serius masa iya mau enak nggak mau ngandung baby, nikah itu bukan hanya ibadah tapi juga menyatukan dua ego, saling melengkapi dan juga komitmen." Syakira menjeda ucapan nya, dia melihat Vira yang terlihat melamun.


"Kalau kamu belum mau hamil terus ngapain nikah? atau jangan-jangan kamu cuman penasaran rasanya nano nano ya?" tebak Syakira.


Dan dengan polosnya Vira mengangguk, dia akui jika semula dia hanya berpikir kalau pernikahan nya itu hanya untuk menghindari fitnah juga dosa.


"Kamu gila Vira" Syakira tidak percaya jika alasan pernikahan yang sakral hanya karena rasa penasaran.


"Aku emang gila kak, dan sekarang aku pusing karena Mom dan Dad juga Mas Rico minta aku hamil, aku nggak mau hamil aku belum siap" Vira mengusap wajahnya dengan kasar.


Syakira menggelengkan kepalanya, dia tidak bisa percaya jika ada gadis yang lebih labil dari diri nya.


"Kalau nggak mau hamil ya jangan nano-nano" lanjut Syakira.


"Mana bisa, aku udah doyan apalagi Mas Rico selalu hot" sahut Vira agak sewot.


Sekali lagi Syakira menggelengkan kepalanya, dia tidak bisa berkata-kata dengan kepolosan atau labil yang di miliki Vira.


"Kasihan Bang Rico sudah main nano nano cape-cape eh malah harus di buang, punya istri bocah emang bikin setres ya, apa aku tawarin aja buat punya istri dua ya biar bang Rico punya anak cepet" Syakira berbicara sambil pura-pura tidak melihat ke arah Vira.


Vira yang mendengar ucapan Syakira melotot, dia tidak akan mau di madu dengan wanita lain, dan dia juga tidak akan pernah mau miliknya di ambil wanita lain.


"Dengerin aku baik-baik Vira, bang Rico laki-laki normal dia pasti pingin punya anak apalagi usia nya sekarang sudah tua. Aku mau ngingetin aja ya takut nya kamu nanti nya nyesel saat bang Rico nikah lagi dan kamu tau kan nanti nya nasib kamu gimana?, ihk kalau aku sih ogah ya di madu mana punya suami ganteng hot di ranjang uhh dan__" ucap Syakira terhenti karena suara Vira.


"Aku pulang! kak Kira nyebelin" Vira beranjak dari duduk nya dan pergi.


Syakira tertawa melihat itu.


"Dasar labil, padahal punya anak enak di sayang suami di manjain"


"Nggak boleh, nggak boleh di madu aku nggak mau di duain sama wanita lain. Rico hanya milik ku hanya milik ku!" batin Vira.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2