
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Tidak banyak undangan, resepsi akan di adakan setalah dua hari pernikahan, dan acara pernikahan yang baru beberapa menit di sah kan itu masih berlangsung.
Setelah akad yang penuh haru dan bahagia kini Rayden dan Syakira sudah Sah menjadi sepasang suami istri, jangan di tanya seberapa bahagia nya mereka sekarang karena wajah keduanya tidak bisa di bohongi jika siang ini kebahagiaan seolah hanya untuk mereka.
Tidak ada duduk di kursi atau salam menyalami, Syakira dan Rayden ikut bergabung dengan keluarga besar dan makan juga berbincang bersama yang lain nya.
"Mau ini nggak?" tanya Syakira.
"Tidak, kamu makan saja aku sudah kenyang." balas Rayden.
Syakira mengangguk, dia kembali fokus pada makanan nya, di sampingnya Rayden yang sedang bertatapan dengan Dad Bastian.
"Dasar Omes!" batin Dad Bastian tau akan pikiran mesum menantu nya.
"Yang penting su**dah halal." batin Rayden.
Mom Fallen yang melihat tingkah Dad Bastian hanya bisa menggelengkan kepalanya, bisa di bayangkan nanti malam suaminya menangis seperti apa.
Mungkin menurut orang lain suaminya itu lebay, tapi tidak untuk Mom Fallen. suaminya adalah ayah terbaik untuk anak-anak nya, dan selama mengarungi bahtera rumah tangga Mom Fallen benar-benar di buat kagum dengan suaminya yang penuh kejutan itu.
"Sudah jangan di lirik terus, nih makan." Mom Fallen memberikan suapan nya.
Dad Bastian melirik Istrinya yang selalu bisa bersikap lebih dewasa dari nya, kadang dia juga malu sendiri kenapa dia selalu lebay jika menyangkut anak-anak nya, mungkin itulah yang di namakan jiwa seorang Ayah.
"Makasih sayang." Dad Bastian menerima suapan itu.
"Sama-sama, jangan sedih lagi nggak lihat tuh anak nya lagi bahagia." bisik Mom Fallen sambil melihat Syakira yang nampak tersenyum senang.
Dad Bastian hanya melihat ke arah Syakira dan Rayden dengan pandangan tidak terbaca, rasa sayang nya tidak bisa dia ungkapkan bahkan untuk kata-kata sekalipun.
"Kalau Syakira udah nikah berarti aku juga boleh nikah kan!" tiba-tiba Syaka bersuara dengan nada yang sedikit di keraskan.
Uhuk..uhukk..
Ayuna langsung terbatuk-batuk mendengar ucapan Syaka, menikah? Seketika kata itu membuat Ayuna merinding.
"Nikah aja sama ayam." batin Ayuna entah kenapa dia geer Syaka akan menyebut nama nya.
"Minum sayang." Papa Gibran memberikan segelas air minum pada sang putri.
"Makasih Pap." Ayuna menerima nya dan meminum setengah nya.
Syaka tersenyum melihat Ayuna yang terbatuk-batuk, dia masih tidak bersuara sehingga membuat wajah penasaran keluarga besar nya itu kini teralih pada nya semuanya.
"Mau nikah sama siapa?" tanya Om Darrel pura-pura tidak tau.
__ADS_1
"Asalkan tidak dengan Yuna saja, anak ku masih kecil." Papa Gibran menyahuti.
Sudah tau dari lama jika diantara Syaka dan Ayuna sempat ada sesuatu, lebih tepatnya cinta.
"Baru juga ngode udah punya penolakan aja dari calon papa mertua." batin Syaka sedih.
"Pasti sama Vira ya, kan sekarang Syaka dekat dengan Vira." aunty Jenn menyahut.
Membuat gadis yang dari tadi makan sambil menunduk itu kaget, apalagi kini semua tatapan mata jauh pada nya.
Termasuk Ayuna yang nampak sama kaget nya, tapi sedetik kemudian dia mengubah raut wajahnya menjadi biasa saja, Ayuna tidak mau membuat Syaka geer dan kepedean.
"Nggak lah, Vira kan sudah aku anggap sebagai adik aku sendiri." Syaka menyangkalnya.
Membuat gadis yang semula kaget dengan hati yang berbunga-bunga itu hanya bisa mengalihkan perhatian nya pada makanan nya lagi, seperti biasnya Syaka selalu menganggap nya sebagai adik nya.
"Kapan sih kak Syaka natap aku kaya gadis lain, Ayuna terus yang di tatap tapi aku? aku bahkan mencintai nya lebih dari Ayuna!" batin Vira sedih.
Merasa suasana menjadi aneh karena Syaka, Mom Fallen dan Dad Bastian langsung mengalihkan topik pembicaraan nya agar tidak terlalu menegangkan.
Sedangkan di meja sebrang nampak Syakila yang duduk bersama teman-teman suaminya, para uncle dan istri-istri nya dan Syakila termasuk yang paling muda karena rata-rata istri dari para uncle itu usainya kepala tiga.
"Kamu udah isi belum nih Kil?" tanya Tari, istri uncle Toni yang baru melahirkan tiga Minggu yang lalu.
"Nggak tau Aunty, belum cek." balas Syakila.
Dari kecil Syakila memang dekat dengan istri-istri uncle nya.
"Mau nya cepet aunty, biar di apartemen nggak sepi-sepi banget." balas Syakila lagi jujur.
Yang membuat para uncle itu tergelak dan melihat ke arah Alex.
"Udah kode tuh Lex, buatin yang banyak." uncle Hadian berkata dengan tawa nya.
"Timbang langsung jos aja susah Lex, kan enak." uncle Toni ikut menimpali.
"Kurang hot kali Lo Lex, gercep dong." timpal uncle Dani sambil menyuapi sang istri.
Alex hanya menggelengkan kepalanya mendengar ucapan teman-teman nya itu, dan memilih makan sambil sesekali melirik Syakila yang nampak dengan santai berinteraksi dengan istri teman-teman nya.
Di luar nampak Rico yang baru keluar setalah selesai makan, saat dia duduk tiba-tiba Feni menghampiri nya dan duduk di bangku yang sama dengan nya.
"Kak Rico kenapa jauhin aku?" tanya Feni.
Butuh keberanian dirinya bisa sampai sejauh ini, tapi Feni benar-benar sudah tidak bisa menahan perasaan nya jika dia menyukai asisten kakak sepupunya itu.
"Bersikap layaknya nya asisten dan majikan, hanya itu." balas Rico dingin.
"Tapi kak Rico itu bukan asisten aku!" sahut Feni.
__ADS_1
"Ya, tapi anda adalah nona muda di keluarga Satria Prawira.
"Bukan, aku hanya orang asing. aku bukan siapa-siapa kak Rayden." balas Feni ngeyel.
"Nona sebaik nya anda bisa lebih baik dalam bersikap, jangan sampai tuan muda tau kalau adiknya tidak mau mengakui nya." Rico memberikan peringatan pada Feni.
Tapi Feni yang tau kalau Ibu nya dan bunda nya Rayden adalah anak yang dulunya sempat tinggal di satu panti asuhan tidak membenarkan jika dirinya adalah sepupuan dengan si tuan muda, karena Feni tau itu lah yang membuat Rico menjaga jarak dengan nya.
Harta dan statusnya, itulah yang membuat pria itu menjauh menurut Feni, tapi lain dengan Rico dia memang tidak pernah menyukai Feni dan selamanya menganggap Feni seperti adiknya sendiri.
"Aku suka kak Rico."
"Maaf, tapi aku hanya menganggap mu seperti adik sendiri."
Rico pergi setelah membuat Feni sedih, dan saat Feni akan bangkit dari tempat duduk nya tidak sengaja Feni menyenggol lengan seseorang.
"Kau lagi!" Willy melotot melihat gadis gila yang pernah melempari nya kue.
"Apa! dasar Intel minggir!" Feni sekali lagi menyenggol Willy lalu berjalan masuk ke rumah kakak iparnya.
Willy menghembuskan nafas nya kasar, jika bukan karena kedekatan antara keluarga nya tidak mungkin dia mau menghadiri acara pernikahan Syakira.
"Selamat tinggal gadis Endut ku, mungkin waktu telah berlalu.. tapi tau kah kamu semua sikap ku yang dingin itu adalah bentuk dari perhatian ku. maaf jika cara ku menyukai mu itu terlalu kasar hingga membuat mu takut padaku." gumam Willy, lalu berjalan ke arah mobilnya.
Setelah selesai makan acara itu di tutup dengan ucapan selamat dari tamu undangan yang tidak sampai seratus itu, Rayden dan Syakira keduanya memilih masuk ke kamar dan untuk pertama kalinya Rayden melihat isi kamar Syakira yang sangat rame.
Beberapa poster idol Korea nampak terpanjang, Rayden baru tau kalau ternyata istri nya adalah fans panitik dari aktor Korea.
"Mandi dulu, aku mau ke kamar Daddy." kata Syakira yang sudah melepas sanggul nya itu.
"Nanti saja mau di mandiin kamu." balas Rayden.
"Oke, aku ke kamar Daddy dulu kalau gitu." Syakira berjalan melewati suaminya begitu saja.
Meninggalkan Rayden yang duduk di pinggir ranjang dengan wajah nya yang tidak bisa di artikan itu.
"Kenapa tidak ada foto pas waktu gendut nya, semuanya rata-rata foto baru." gumam Rayden yang melihat beberapa foto di nakas.
Sedangkan Syakira yang sedang mengetuk kamar Daddy nya baru bisa masuk setelah pintu terbuka.
"Ada apa sayang?" tanya Dad Bastian mengusap pipi sang putri.
Mom Fallen yang baru membuka kebaya nya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kedekatan anak dan ayah itu, dan tanpa mengatakan apa-apa Mom Fallen berjalan ke arah kamar mandi untuk menyegarkan diri.
Meninggalkan Syakira dan Dad Bastian yang sedang duduk di pinggir ranjang dengan Syakira yang memeluk Daddy nya.
"Dad, aku gugup." cicit Syakira pelan.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏